Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Polisi Periksa CCTV dan Saksi untuk Ungkap Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Pengacara di Ciracas

Jakarta - Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur terus mengusut tuntas kasus pelemparan bom molotov yang menyasar rumah pengacara Sulardi di wilayah Ciracas. Hingga kini, petugas masih mel

Jul 07, 2026 - 23:04
0 0
Polisi Periksa CCTV dan Saksi untuk Ungkap Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Pengacara di Ciracas

Jakarta - Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur terus mengusut tuntas kasus pelemparan bom molotov yang menyasar rumah pengacara Sulardi di wilayah Ciracas. Hingga kini, petugas masih melakukan penyisiran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi pelaku.

Kronologi dan Temuan Awal

Peristiwa pelemparan bom molotov ini terjadi pada Kamis (2/7/2026) malam. Menurut informasi yang dihimpun media kami, kejadian berawal saat dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor melemparkan bom molotov ke rumah korban. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ledakan api sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Pemeriksaan Saksi dan Barang Bukti

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa setidaknya dua orang saksi yang diduga melihat langsung aksi pelemparan tersebut. "Iya, tentu polisi melakukan pengecekan CCTV di lokasi tersebut," ujar Made Budi saat dikonfirmasi Beritaseputar.com, Sabtu (4/7/2026).

"Berdasarkan keterangan saksi, pelemparan bom molotov tersebut diduga dilakukan oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor," tambahnya.

Pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan barang bukti berupa pecahan botol dan sisa bahan bakar yang digunakan dalam bom molotov tersebut. Analisis laboratorium forensik akan dilakukan untuk mencari sidik jari atau DNA pelaku.

Motif Masih Didalami

Hingga kini, motif di balik aksi teror tersebut masih belum terungkap. Polisi belum memberikan keterangan resmi apakah pelemparan bom molotov ini terkait dengan profesi Sulardi sebagai pengacara atau murni tindakan kriminal lainnya. Beberapa sumber di kepolisian menyebutkan bahwa korban pernah menangani sejumlah perkara hukum dan memiliki riwayat pengancaman sebelumnya, namun hal ini belum bisa dipastikan.

AKP Made Budi enggan berspekulasi lebih jauh dan memastikan bahwa penyelidikan masih berjalan. "Kami masih mendalami semua kemungkinan motif, termasuk hubungan antara korban dan pelaku. Tim reskrim Polres Jaktim saat ini tengah memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang didapat dari saksi dan rekaman CCTV," jelasnya.

Imbauan Kepada Masyarakat

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menghubungi pihak kepolisian setempat. Selain itu, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memasang CCTV di lingkungan tempat tinggal untuk mencegah aksi kejahatan serupa.

Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan. Beritaseputar.com akan terus mengupdate perkembangan kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User