Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Polda Riau Tangkap Penambang Emas Liar yang Nyambi Jualan Sabu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil mengamankan seorang pria berinisial YP (33) yang diduga kuat berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuans

Jul 08, 2026 - 00:04
0 0
Polda Riau Tangkap Penambang Emas Liar yang Nyambi Jualan Sabu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil mengamankan seorang pria berinisial YP (33) yang diduga kuat berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Ironisnya, selain terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba, tersangka juga diketahui berprofesi sebagai penambang emas ilegal atau liar. Penangkapan ini menjadi bukti nyata bagaimana aktivitas kriminal dapat saling berkaitan dan menjadi ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berawal dari Laporan Masyarakat

Kasus ini terungkap setelah aparat kepolisian menerima informasi dari masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran sabu di sekitar Kecamatan Singingi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau langsung bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan intensif di lapangan. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima media kami pada Senin (22/6/2026), Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, menjelaskan bahwa proses penyelidikan membuahkan hasil pada Sabtu malam, 20 Juni 2026.

Penangkapan di Lokasi Timbang Sabu

Tim Opsnal Subdit II berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka YP di sebuah rumah yang berlokasi di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi. Tanpa membuang waktu, polisi langsung melakukan penggerebekan. Tersangka YP ditangkap saat sedang berada di dalam kamar rumah tersebut dalam kondisi tengah melakukan aktivitas menimbang sabu yang diduga kuat akan segera diedarkan. Modus operandi yang dilakukan tersangka terbilang nekat, yakni menjadikan rumah tinggalnya sebagai markas sekaligus "dapur" untuk mengemas barang haram tersebut. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti kunci berupa dua paket sabu-sabu dengan berat total mencapai 36,94 gram.

"Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Saat kami gerebek, tersangka tidak bisa berkutik karena kedapatan sedang menimbang narkoba di dalam kamarnya. Selain sabu seberat hampir 37 gram, kami juga menyita sejumlah alat pendukung transaksi," ujar Kombes Pol Putu Yudha Prawira dalam konferensi pers yang dikutip media kami.

Pekerjaan Ganda: Penambang Liar dan Pengedar

Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap fakta mengejutkan bahwa keseharian YP bukan hanya sebagai pengedar narkoba. Tersangka ternyata merupakan seorang penambang emas ilegal yang beroperasi di kawasan Kuansing. Pekerjaan sebagai penambang liar ini diduga kuat menjadi kedok sekaligus menjadi jalur pendistribusian sabu di kalangan para pekerja tambang dan masyarakat sekitar. Praktik ganda ini menunjukkan kompleksitas kejahatan di wilayah pedesaan, di mana aktivitas ekonomi ilegal seperti pertambangan liar kerap beririsan langsung dengan kejahatan narkotika yang merusak generasi muda.

Ancaman Hukuman Berat Menanti

Atas perbuatannya, YP kini harus mendekam di sel tahanan Polda Riau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal berlapis tentang penyalahgunaan narkotika golongan I. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Para penyidik juga terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan pengedar yang lebih luas di Kabupaten Kuantan Singingi, termasuk menelusuri asal-usul barang haram tersebut. Kombes Putu Yudha menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkoba, termasuk mereka yang mencoba bersembunyi di balik profesi ilegal lainnya seperti penambang liar. Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar demi menciptakan wilayah Riau yang bebas dari narkoba.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User