Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pimpin Upacara Hari Keluarga, Gus Ipul Bacakan Puisi Berjudul Keluarga

Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara Kementerian Sosial (Kemensos) pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang akrab

Jul 06, 2026 - 13:32
0 1
Pimpin Upacara Hari Keluarga, Gus Ipul Bacakan Puisi Berjudul Keluarga

Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara Kementerian Sosial (Kemensos) pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, bertindak sebagai inspektur upacara dalam agenda penting tersebut. Tidak hanya memimpin jalannya upacara, Gus Ipul juga membacakan sebuah puisi bertajuk "Keluarga" yang menyentuh hati para peserta yang hadir.

Refleksi Keluarga di Era VUCA

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul turut membacakan amanat tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/BKKBN). Berdasarkan keterangan yang diterima media kami pada Senin (29/6/2026), amanat tersebut menekankan bahwa Harganas bukanlah sekadar acara seremonial tahunan belaka. Momentum ini dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk melakukan refleksi mendalam guna memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

Tantangan zaman yang kian kompleks menjadi sorotan utama dalam amanat yang dibacakan Gus Ipul. Era yang dikenal dengan istilah VUCA, yakni singkatan dari Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity, menuntut setiap keluarga untuk lebih tangguh dan adaptif. Pesatnya arus perubahan sosial serta perkembangan teknologi digital dinilai membawa dampak signifikan terhadap pola asuh dan kehidupan anak-anak Indonesia.

"Keluarga menjadi benteng pertama dalam menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang memengaruhi kehidupan anak-anak," ujar Gus Ipul saat membacakan petikan amanat tersebut.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi urgensi keluarga sebagai tameng utama dalam menyaring pengaruh negatif dari dunia maya. Tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat dari keluarga, anak-anak dinilai rentan terpapar konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral dan budaya bangsa.

Membangun Ketahanan dari Rumah

Upacara peringatan Harganas ke-33 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan karakter dan ketahanan nasional sesungguhnya berawal dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga. Keluarga diharapkan menjadi ruang aman yang menumbuhkan kasih sayang, pendidikan karakter, serta penanaman nilai-nilai spiritual sejak dini. Di tengah gempuran informasi yang serba cepat dan tidak pasti, keberadaan keluarga yang harmonis diyakini mampu menciptakan generasi penerus yang berdaya saing dan berakhlak mulia.

Pembacaan puisi berjudul "Keluarga" oleh Gus Ipul pun menambah semarak sekaligus makna mendalam dari peringatan kali ini. Lantunan bait-bait puisi tersebut seolah menjadi penguat pesan bahwa di balik segala kesibukan dan dinamika pembangunan, keluarga tetaplah pusat kehidupan yang paling utama untuk dijaga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User