Pelatih Inggris Minta Orang Tua Relakan Anak Begadang: Piala Dunia Hanya Empat Tahun Sekali
Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka meminta dukungan para orang tua agar mengizinkan anak-anak mereka begadang demi menyaksikan laga krusial The Three Lions di babak 16 be
Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka meminta dukungan para orang tua agar mengizinkan anak-anak mereka begadang demi menyaksikan laga krusial The Three Lions di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Ajakan itu datang menjelang duel sengit melawan Meksiko yang dijadwalkan bergulir di Stadion Azteca pada Senin dini hari waktu setempat, atau pukul 07.00 WIB.
Menurut laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, Tuchel menilai momen seperti ini tidak datang setiap hari—Piala Dunia hanya bergulir empat tahun sekali. Oleh karenanya, ia berharap para orang tua bisa sedikit melonggarkan aturan tidur demi memberi kesempatan bagi generasi muda untuk merasakan atmosfer sepak bola level tertinggi secara langsung, meski dari layar kaca.
Dukungan Penuh untuk Generasi Muda
Inggris memastikan tempat di babak 16 besar setelah kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar. Kini, tantangan berikutnya sudah menanti: Meksiko, yang akan bertindak sebagai tuan rumah di salah satu stadion paling ikonik di dunia. Jadwal kickoff pukul 01.00 dini hari waktu Inggris tentu menjadi dilema bagi banyak keluarga, terutama yang memiliki anak usia sekolah.
“Piala Dunia cuma empat tahun sekali. Ini momen langka yang harus dinikmati. Saya paham besoknya anak-anak harus sekolah, tapi kenangan menyaksikan tim nasional bertanding di turnamen sebesar ini bisa bertahan seumur hidup,” ujar Tuchel seperti disampaikan dalam konferensi pers jelang laga.
Pernyataan Tuchel langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pendukung. Di satu sisi, banyak orang tua yang sepakat bahwa kesempatan melihat tim nasional berlaga di fase gugur tidak boleh dilewatkan begitu saja. Di sisi lain, kekhawatiran tentang dampak kurang tidur terhadap konsentrasi belajar anak tetap menjadi bahan pertimbangan.
Pihak Federasi Sepak Bola Inggris sendiri belum mengeluarkan panduan resmi terkait hal ini, namun sejumlah sekolah di wilayah Inggris dikabarkan mulai menerima pertanyaan dari orang tua mengenai kemungkinan toleransi keterlambatan atau izin khusus bagi siswa yang memilih mendukung timnas hingga larut malam.
Media kami memantau bahwa demam Piala Dunia 2026 memang membawa warna tersendiri. Dukungan dari kursi penonton di rumah tidak kalah penting dengan teriakan langsung di stadion. Dengan waktu pertandingan yang tidak bersahabat bagi pemirsa di Inggris, Tuchel tampaknya ingin memastikan bahwa dukungan tetap mengalir deras, termasuk dari kalangan anak-anak yang selama ini menjadi penggemar setia Harry Kane dan kawan-kawan.
Pertandingan melawan Meksiko sendiri diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim memiliki sejarah persaingan dan gaya bermain yang saling mengimbangi. Bagi Inggris, ini adalah kesempatan besar untuk melangkah lebih jauh dan membayar kepercayaan jutaan pendukung, termasuk anak-anak yang akan begadang demi menyaksikan aksi para punggawa negaranya.
Comments (0)