Messi Cetak Brace, Argentina dan Inggris Melaju di Piala Dunia 2026

Atlanta menjelma menjadi panggung megah yang menyajikan dua babak krusial perjalanan Piala Dunia 2026 dalam rentang waktu kurang dari sepekan. Timnas Argen

Jul 12, 2026 - 06:55
0 0
Messi Cetak Brace, Argentina dan Inggris Melaju di Piala Dunia 2026

Atlanta menjelma menjadi panggung megah yang menyajikan dua babak krusial perjalanan Piala Dunia 2026 dalam rentang waktu kurang dari sepekan. Timnas Argentina yang dipimpin megabintang Lionel Messi sukses mengamankan tiket perempat final setelah menundukkan Mesir dengan skor 3-1 dalam laga babak 16 besar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa (7/7/2026). Lima hari sebelumnya, tepatnya pada Kamis (2/7/2026), Timnas Inggris lebih dulu memastikan langkah ke babak 16 besar usai menghancurkan Kongo dengan skor telak 4-0 di venue yang sama. Kedua pertandingan ini diabadikan oleh fotografer AP Photo, Colin Hubbard, dalam bidikan-bidikan yang kini menjadi dokumentasi bersejarah perjalanan turnamen sepak bola terakbar di dunia.

Kronologi Atlanta: Dua Laga, Dua Kisah Dominasi

Rangkaian peristiwa di Atlanta dapat ditelusuri secara kronologis sebagai berikut:

  1. Kamis, 2 Juli 2026 — Inggris membuka pesta gol melawan Kongo di babak 32 besar. Jude Bellingham mencetak gol pembuka pada menit ke-18 melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Trent Alexander-Arnold. Bukayo Saka menggandakan keunggulan pada menit ke-41 lewat aksi solo run yang diakhiri penyelesaian klinis. Harry Kane menambah gol ketiga pada menit ke-58 dari titik penalti, sebelum Phil Foden menutup kemenangan 4-0 pada menit ke-78 dengan tendangan melengkung dari luar kotak penalti.
  2. Selasa, 7 Juli 2026 — Argentina berhadapan dengan Mesir di babak 16 besar. Lionel Messi membuka skor pada menit ke-34 melalui eksekusi tendangan bebas yang meluncur deras ke sudut atas gawang. Mohamed Salah sempat menyamakan kedudukan untuk Mesir pada menit ke-55. Namun Messi kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-67 lewat aksi individu brilian melewati dua bek sebelum menceploskan bola ke pojok kiri bawah. Julian Alvarez memastikan kemenangan Argentina 3-1 pada menit ke-81.

Analisis Taktikal: Tiga Kunci Kemenangan Argentina

Kemenangan Argentina atas Mesir tidak lepas dari tiga faktor kunci yang menjadi pembeda sepanjang 90 menit pertandingan:

  • Kejeniusan Messi di sepertiga akhir lapangan. Meski telah berusia 39 tahun, Messi mencatatkan 4 dribel sukses, 3 tembakan tepat sasaran, dan 2 gol dalam satu laga. Pergerakannya yang sulit dibaca terus menerus memporak-porandakan lini pertahanan Mesir yang dikomandoi Ahmed Hegazi.
  • Dominasi lini tengah. Duet Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister berhasil memenangkan 67% duel di lini tengah, memutus aliran bola menuju Mohamed Salah, dan memastikan suplai bola ke lini depan berjalan lancar sepanjang pertandingan.
  • Soliditas pertahanan di babak kedua. Setelah kebobolan oleh Salah, lini belakang Argentina yang dipimpin Cristian Romero meningkatkan intensitas dan berhasil melakukan 8 intersep serta 12 clearance di 45 menit terakhir.
"Messi adalah anomali dalam dunia sepak bola. Di usia yang hampir menyentuh kepala empat, ia masih menjadi pemain paling menentukan di setiap pertandingan. Dua golnya malam ini adalah mahakarya seorang legenda hidup," ujar analis sepak bola TyC Sports, Gaston Edul, dalam siaran langsung pasca-pertandingan.

Inggris Pamer Kedalaman Skuad

Kemenangan Inggris atas Kongo menunjukkan betapa dalamnya skuad The Three Lions di bawah asuhan pelatih Lee Carsley. Empat gol yang dicetak oleh empat pemain berbeda—Bellingham, Saka, Kane, dan Foden—menegaskan bahwa Inggris tidak bergantung pada satu sosok saja. Foto yang diambil Colin Hubbard memperlihatkan seluruh pemain Inggris berkumpul dalam lingkaran erat usai pertandingan, sebuah gestur yang mencerminkan solidaritas dan semangat kebersamaan yang tengah dibangun dalam skuad muda ini.

Secara statistik, Inggris mendominasi penguasaan bola dengan 63%, melepaskan 18 tembakan (8 tepat sasaran), dan mencatatkan akurasi umpan mencapai 89%. Performa ini menjadi sinyal kuat bahwa Inggris serius mengincar gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah mereka, yang terakhir kali diraih pada 1966.

Atlanta: Venue yang Mengukir Sejarah

Mercedes-Benz Stadium yang berkapasitas lebih dari 71.000 penonton membuktikan kelayakannya sebagai salah satu arena utama Piala Dunia 2026. Dalam kurun waktu lima hari, stadion ini telah menyaksikan 7 gol tercipta dari dua pertandingan yang melibatkan tiga konfederasi berbeda: CONMEBOL (Argentina), UEFA (Inggris), dan CAF (Mesir serta Kongo).

Kehadiran Lionel Messi dan Mohamed Salah dalam satu laga pada 7 Juli menjadi magnet luar biasa yang menarik perhatian global. Sementara itu, penampilan kolektif Inggris yang menghancurkan Kongo menjadi bukti bahwa sepak bola modern dimenangkan oleh kerja sama tim, bukan sekadar kecemerlangan individu.

Jalan Terjal Menuju Final

Argentina kini tinggal selangkah lagi menuju semifinal. Mereka akan menghadapi pemenang laga antara Belanda dan Jepang di perempat final. Sementara Inggris harus melewati ujian berat di babak 16 besar sebelum berpotensi bertemu Argentina di babak berikutnya—sebuah duel yang akan membangkitkan kenangan pertemuan kontroversial kedua tim di Piala Dunia 1986 (gol Tangan Tuhan Maradona) dan 1998 (drama adu penalti).

Apapun yang terjadi selanjutnya, Atlanta telah menorehkan tinta emas dalam buku perjalanan Piala Dunia 2026. Dua raksasa sepak bola dunia telah menyatakan diri mereka sebagai kandidat kuat juara, dan dunia menanti babak selanjutnya dengan penuh antusiasme.

[SOCIAL_TWEET]: Lionel Messi kembali mencetak brace! Dua gol ke gawang Mesir antar Argentina ke perempat final Piala Dunia 2026. Di Atlanta, Inggris juga melaju usai bantai Kongo 4-0. Dua raksasa siap guncang turnamen! ⚽🔥 #PialaDunia2026 #Messi #Argentina #ThreeLions[SOCIAL_TG]: ⚽🔥 MESSI BRACE! Argentina kalahkan Mesir 3-1, lolos ke perempat final Piala Dunia 2026! Sebelumnya, Inggris juga melaju usai bantai Kongo 4-0. Atlanta jadi panggung dua raksasa. Jalan menuju final makin panas! 🏆🇦🇷🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User