Kyiv Kembali Dibombardir Rudal Balistik Rusia, 11 Warga Terluka dan Satu Tewas
Ibu Kota Ukraina, Kyiv, kembali menjadi sasaran serangan mematikan. Dalam gelombang serangan semalaman, Rusia meluncurkan kombinasi rudal balistik dan drone yang menghantam sejumlah titik di kota ter
Ibu Kota Ukraina, Kyiv, kembali menjadi sasaran serangan mematikan. Dalam gelombang serangan semalaman, Rusia meluncurkan kombinasi rudal balistik dan drone yang menghantam sejumlah titik di kota tersebut. Suara ledakan bergemuruh silih berganti, memecah keheningan malam dan menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, sedikitnya sebelas orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara satu orang dilaporkan tewas akibat insiden tersebut. Serangan ini juga mengakibatkan kerusakan parah pada beberapa bangunan sipil, termasuk sebuah gedung apartemen, serta memicu kebakaran di sejumlah lokasi.
Kronologi dan Dampak Serangan
Menurut laporan yang diterima Beritaseputar.com, serangan udara dan rudal ini terjadi pada Kamis dini hari (2/7/2026). Peringatan serangan udara meraung-raung di seluruh penjuru kota, mendorong warga untuk segera mencari perlindungan di bunker dan stasiun bawah tanah. Meski demikian, gempuran yang datang dalam beberapa gelombang ini tetap menimbulkan korban dan kehancuran. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa rudal balistik yang digunakan mampu meluncur dengan kecepatan tinggi, sehingga sistem pertahanan udara Ukraina kesulitan untuk mencegat seluruh proyektil yang masuk.
Walikota Kyiv, Vitali Klitschko, dalam pernyataan resminya mengonfirmasi jumlah korban dan kerusakan yang terjadi. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang kembali merenggut nyawa warga sipil ini.
“Setidaknya sebelas orang yang terluka telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Kami juga kehilangan satu nyawa dalam serangan brutal malam ini. Tim penyelamat sedang bekerja keras di lokasi,” ujar Klitschko seperti dikutip oleh tim liputan kami di Kyiv.
Pusat dari kerusakan terparah berada di sebuah bangunan apartemen berlantai sembilan yang hancur akibat hantaman langsung. Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat bergegas menuju reruntuhan bangunan tersebut. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena dilaporkan masih ada sejumlah penghuni yang terjebak di bawah puing-puing beton dan material bangunan yang roboh. Suasana di sekitar lokasi dipenuhi debu tebal dan bau asap yang menyengat, sementara para petugas berusaha menyelamatkan korban selamat dengan peralatan seadanya di tengah ancaman serangan susulan.
Serangan ke Kyiv ini merupakan bagian dari eskalasi serangan udara Rusia dalam beberapa minggu terakhir. Para analis militer yang diwawancarai media kami menyebutkan bahwa penggunaan kombinasi drone dan rudal balistik merupakan taktik untuk membebani dan menguras sistem pertahanan udara Ukraina. Selain menimbulkan korban jiwa, infrastruktur sipil seperti jaringan listrik dan pipa gas di sekitar lokasi kejadian juga dilaporkan mengalami gangguan. Meski situasi di lapangan masih tegang, pemerintah kota menjamin bahwa layanan darurat terus dioptimalkan untuk menangani dampak serangan dan memulihkan kondisi secepat mungkin.
Comments (0)