Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Kapolri: Kepercayaan Publik ke Polri Capai 80,6%, Hasil Kerja Keras dan Transformasi Digital

Berdasarkan laporan media kami, Beritaseputar.com, survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan peningkatan signifikan kepercayaan publik terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). S

Jul 06, 2026 - 13:19
0 1
Kapolri: Kepercayaan Publik ke Polri Capai 80,6%, Hasil Kerja Keras dan Transformasi Digital

Berdasarkan laporan media kami, Beritaseputar.com, survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan peningkatan signifikan kepercayaan publik terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebanyak 80,6% responden menilai kinerja Polri semakin baik. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran serta transformasi digital yang dijalankan secara konsisten.

Pernyataan tersebut disampaikan Jenderal Sigit dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Di hadapan ribuan personel, Kapolri mengingatkan kembali komitmen institusi untuk terus beradaptasi dan menghadirkan pelayanan yang humanis kepada seluruh lapisan masyarakat.

Transformasi Polri Menuju Humanis dan Pelayanan Pendapat

Dalam pidatonya, Kapolri menekankan bahwa transformasi institusi bukan hanya pada aspek teknologi, melainkan juga perubahan paradigma dalam menangani unjuk rasa. “Polri senantiasa bertransformasi guna menghadirkan sosok yang humanis. Salah satunya diwujudkan dengan mengubah paradigma pengamanan unjuk rasa menjadi pelayanan penyampaian pendapat,” ujar Jenderal Sigit. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tindakan tegas dan terukur akan tetap ditempuh jika terjadi aksi anarkis demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Polri senantiasa bertransformasi guna menghadirkan sosok yang humanis. Salah satunya diwujudkan dengan mengubah paradigma pengamanan unjuk rasa menjadi pelayanan penyampaian pendapat. Namun demikian, jika terdapat pelaku aksi anarkis, Polri akan melakukan tindakan tegas terukur agar Kamtibmas tetap terjaga."

Konsep pelayanan penyampaian pendapat ini, lanjut Kapolri, merupakan bagian dari pendekatan preventif dan edukatif yang mengedepankan dialog. Pendekatan tersebut diyakini mampu meredam potensi gesekan dan membangun kepercayaan antara pengunjuk rasa dan petugas di lapangan.

Digitalisasi Layanan Dorong Kepuasan Publik

Capaian kepercayaan sebesar 80,6% ini tak lepas dari masifnya digitalisasi layanan kepolisian. Berbagai inovasi seperti pembuatan surat kehilangan, pengurusan SIM, hingga pelaporan daring melalui aplikasi Polri SuperApp dinilai memudahkan masyarakat. Kapolri mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat infrastruktur digital agar akses pelayanan semakin cepat, transparan, dan bebas dari pungutan liar.

Apresiasi positif dari masyarakat ini juga sejalan dengan sejumlah survei nasional lainnya yang menempatkan Polri dalam tren peningkatan kepercayaan. Menurut Jenderal Sigit, hasil tersebut menjadi energi baru untuk terus memperbaiki kekurangan dan memperluas jangkauan pelayanan hingga ke pelosok desa.

Di penghujung amanatnya, Kapolri mengajak seluruh personel Bhayangkara untuk menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum introspeksi dan penguatan soliditas internal. “Kerja keras kita belum selesai. Angka ini harus kita jaga dan tingkatkan dengan kerja nyata di lapangan,” pungkasnya.

Laporan media kami dari Satlat Brimob Polri, Cikeas, mencatat bahwa upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Mabes Polri serta perwakilan polisi daerah seluruh Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User