Jalanan Jakarta Macet Parah Akibat Pembongkaran JPO Tendean
Jakarta Selatan — Kemacetan luar biasa terjadi di sejumlah ruas jalan utama Jakarta Selatan pada Selasa (14/7/2026) imbas dari proses pembongkaran Jembatan
Jakarta Selatan — Kemacetan luar biasa terjadi di sejumlah ruas jalan utama Jakarta Selatan pada Selasa (14/7/2026) imbas dari proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean yang nyaris roboh setelah ditabrak truk pengangkut alat berat. Arus kendaraan di kawasan Blok M, Tendean, dan sekitarnya lumpuh total selama berjam-jam, memaksa ribuan pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif.
Kronologi Insiden
Peristiwa bermula pada Senin malam (13/7/2026) ketika sebuah truk bermuatan alat berat dengan dimensi melebihi kapasitas melintas di bawah JPO Tendean. Bagian crane atau boom hidrolik yang terpasang di truk tersebut menabrak struktur bawah jembatan hingga menyebabkan kerusakan parah pada tiang penyangga.
- Truk alat berat melintas di bawah JPO Tendean sekitar pukul 23.00 WIB
- Boom hidrolik crane menyangkut dan merusak struktur tiang utama jembatan
- JPO terlihat miring dan nyaris roboh pada Selasa pagi
- Petugas gabungan menutup akses jalan dan mulai proses pembongkaran
- Evakuasi material jembatan dilakukan sejak pukul 06.00 WIB
Dampak Kemacetan Meluas
Proses pembongkaran yang memakan waktu berjam-jam membuat ruas Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Sisingamangaraja mengalami antrean kendaraan hingga sepanjang tiga kilometer. Pengguna jalan dari arah Blok M menuju Semanggi harus bersabar selama lebih dari dua jam hanya untuk menempuh jarak satu kilometer.
"Saya terjebak macet sejak pukul 07.00 WIB dan baru bisa melewati kawasan Tendean pukul 09.30 WIB. Ini luar biasa parah," keluh Andre (35), seorang pekerja kantoran yang biasa melewati jalur tersebut setiap hari.
"Kami terpaksa mengalihkan arus kendaraan melalui jalan-jalan alternatif karena proses pembongkaran memakan waktu cukup lama demi keselamatan masyarakat." — Kasatlantas Jakarta Selatan
Proses Evakuasi dan Pembongkaran
Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan insiden ini, terdiri dari petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Selatan, Pemadam Kebakaran, serta polisi dari unit laka lantas. Dua unit crane besar didatangkan untuk membantu proses pembongkaran secara bertahap.
- Personel gabungan: 150 orang
- Alat berat dikerahkan: 3 unit crane
- Estimasi material jembatan: 40 ton
- Durasi pembongkaran: 8-10 jam
Penyelidikan Penyebab Kecelakaan
Polisi langsung mengamankan sopir truk berinisial RS (42) untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan awal, truk tersebut diketahui tidak memiliki izin angkut untuk kendaraan dengan dimensi berlebih atau over dimension. Perusahaan tempat sopir bekerja juga tengah diselidiki terkait kelayakan armada dan kelengkapan dokumen.
Kasus ini ditangani sesuai Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara dan denda hingga Rp24 juta bagi pengemudi yang kedapatan membawa muatan melebihi kapasitas.
Kerugian Material dan Tanggung Jawab
JPO Tendean yang dibangun pada tahun 2017 dengan anggaran mencapai Rp8 miliar tersebut mengalami kerusakan struktural yang cukup parah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga akan melakukan audit teknis menyeluruh sebelum memutuskan apakah jembatan perlu dibangun ulang atau cukup diperbaiki.
"Estimasi kerugian sementara mencapai Rp3 miliar untuk kerusakan struktur, belum termasuk biaya pembongkaran dan dampak ekonomi akibat kemacetan," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga dalam keterangan pers.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Satuan Lalu Lintas Jakarta Selatan mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Tendean hingga proses pembongkaran rampung sepenuhnya. Jalur alternatif yang dapat digunakan antara lain:
- Jalan Prapanca Raya – Radio Dalam
- Jalan Hang Tuah – Trunojoyo
- Jalan Senopati – Pattimura
Penyesuaian Transportasi Umum
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) DKI Jakarta juga menyesuaikan rute beberapa armada TransJakarta yang melewati koridor Tendean. Halte terdekat untuk sementara tidak beroperasi, dan penumpang dialihkan ke halte di Blok M atau Karet.
Comments (0)