[JAKARTA] — Kebiasaan Main HP Sebelum Tidur Sebabkan Gangguan Tidur dan Sering Beser
Rina (28), seorang desainer grafis di perusahaan rintisan kawasan Jakarta Selatan, sudah tiga bulan terakhir merasa hidupnya seperti robot dengan baterai s
Rina (28), seorang desainer grafis di perusahaan rintisan kawasan Jakarta Selatan, sudah tiga bulan terakhir merasa hidupnya seperti robot dengan baterai setengah penuh. Setiap pagi, ia terbangun dengan kepala berat, mata perih, dan tubuh yang seolah baru saja selesai bertanding maraton. Ironisnya, ia tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam. Namun ada satu ritual yang tidak pernah ia lewatkan: bermain ponsel hingga matanya benar-benar terpejam.
“Saya pikir, ‘kan sudah rebahan, jadi pasti tetap istirahat. Ternyata salah besar,” ujar Rina sambil tersenyum getir, mengenang kebiasaan yang kini sudah ia tinggalkan.
Malam yang Tak Pernah Benar-Benar Gelap
Beginilah rangkaian malam yang Rina lalui, sebuah siklus yang diam-diam menggerogoti kualitas istirahatnya:- Pukul 22.00 WIB: Rina masuk kamar. Niat awal: tidur paling lambat pukul 22.30. Ia merebahkan tubuh, meraih ponsel, dan membuka TikTok—sekadar “melihat sebentar”.
- Pukul 22.15–23.30 WIB: Satu video pendek berubah menjadi 50 video. Aplikasi berganti: dari TikTok ke Instagram, lalu ke Twitter, lalu ke grup WhatsApp yang ramai membahas gosip artis.
- Pukul 23.30 WIB: Mata mulai mengantuk. Namun tangan reflek menggulir layar lagi. Paparan cahaya biru dari layar ponsel terus merangsang otak, memberi sinyal bahwa “hari masih terang”.
- Pukul 00.00 WIB: Akhirnya Rina memejamkan mata. Tapi otak terasa “hidup”—pikiran melompat dari satu topik ke topik lain. Sulit benar-benar terlelap.
- Pukul 02.30 WIB: Rina terbangun. Perutnya tidak sakit, namun ada dorongan kuat untuk buang air kecil. Ia berjalan ke kamar mandi, lalu kembali tidur.
- Pukul 04.00 WIB: Terbangun lagi. Ingin pipis lagi. Padahal sebelum tidur ia sudah buang air kecil.
- Pukul 06.00 WIB: Alarm berbunyi. Rina bangun dengan perasaan seperti tidak tidur sama sekali. Lelah, lesu, dan mulai menghitung jam sampai bisa kembali ke ranjang.
Comments (0)