[Jakarta] — Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Tidur Sambil Duduk yang Bikin Azia Riza Melongo
Di balik sorot lampu panggung dan tepuk tangan membahana, ada sisi lain dari seorang Dandy Panjawi yang tak banyak orang tahu. Siang itu, di sebuah kafe ke
Di balik sorot lampu panggung dan tepuk tangan membahana, ada sisi lain dari seorang Dandy Panjawi yang tak banyak orang tahu. Siang itu, di sebuah kafe kecil di bilangan Jakarta Selatan, Dandy duduk bersandar dengan kedua mata terpejam. Bukan sedang meditasi, bukan pula kelelahan biasa. Ia benar-benar tertidur, dalam posisi tegak di kursi, dengan tangan terlipat rapi di dada. Azia Riza yang duduk di hadapannya hanya bisa mematung, mulutnya setengah terbuka menahan tawa sekaligus kekaguman. “Aku kira dia cuma merem sebentar. Ternyata lima belas menit kemudian masih belum bergerak. Aku cubit pipinya, dia malah tersenyum dalam tidur,” kisah Azia, rekan sekaligus sahabat dekat Dandy.
Kebiasaan yang Terungkap di Balik Panggung
Dandy Panjawi dikenal publik sebagai sosok yang tenang, berkarisma, dan selalu terkontrol saat tampil di panggung Indonesian Idol. Namun di luar itu, ia menyimpan kebiasaan unik yang kontras dengan image panggungnya. Salah satunya adalah kemampuannya untuk tidur dalam posisi duduk tanpa sandaran leher. Bukan sekadar tidur ayam, Dandy bisa terlelap selama 20 menit hingga setengah jam dalam posisi yang sama, seolah-olah ia sedang menikmati alunan simfoni sunyi yang tak terdengar orang lain.
Bagi sebagian orang, tidur sambil duduk mungkin hal yang lazim saat perjalanan jauh atau di ruang tunggu. Tapi bagi Dandy, ini adalah kebiasaan yang sudah dilakukannya sejak kecil. “Dulu waktu masih suka nemenin ibu masak di dapur, saya sering nunggu sambil duduk di kursi kecil. Karena masakan ibu lama, ya saya ketiduran. Lama-lama jadi kebiasaan,” kenangnya sambil tersenyum.
Reaksi Azia Riza: Antara Heran dan Terharu
Azia Riza, yang kerap menghabiskan waktu bersama Dandy di sela-sela jadwal latihan, mengaku sering menjadi saksi bisu kebiasaan tersebut. Mulanya ia merasa heran, bahkan sempat khawatir. “Pernah suatu kali kami lagi ngobrol serius, tiba-tiba dia diam. Kirain lagi mikir, ternyata sudah tidur. Aku sampai bingung mau nerusin ngobrol atau nunggu dia bangun,” ujarnya sambil tertawa kecil.
“Dandy itu manusia paling santai yang pernah aku kenal. Tapi justru di situlah letak kekuatannya. Dia bisa menemukan ketenangan di mana saja, bahkan di tengah tekanan besar sekalipun. Itu pelajaran buat aku.”
Namun di balik keterkejutannya, Azia justru menemukan makna yang lebih dalam. Menurutnya, kebiasaan tidur sambil duduk itu mencerminkan kepribadian Dandy yang mudah berdamai dengan situasi. Di industri hiburan yang penuh tekanan dan ketidakpastian, kemampuan untuk benar-benar rileks adalah sebuah anugerah langka.
Dandy Bercerita: Asal-Usul Kebiasaan Tidur Sambil Duduk
Dalam perbincangan santai itu, Dandy membagikan cerita di balik kebiasaannya. Bukan hanya soal menunggu ibunya di dapur, tapi juga tentang masa kecilnya di Surabaya, di mana ia sering mengantarkan ayahnya bekerja sebagai sopir angkot. “Saya duduk di bangku belakang, lihat jalanan macet, suara klakson di mana-mana. Tapi entah kenapa, justru suara berisik itu yang bikin saya ngantuk. Mungkin tubuh saya sudah otomatis menyesuaikan,” tuturnya.
Kini, kebiasaan itu justru menjadi mekanisme coping yang efektif. Saat jadwal syuting padat, proses rekaman yang melelahkan, atau sekadar menunggu giliran tampil, Dandy cukup mencari kursi dan “menyalakan” mode tidur duduknya. “Saya nggak perlu kasur empuk. Yang penting kursinya stabil dan nggak goyang. Lima belas menit cukup untuk ngisi ulang energi,” tambahnya.
Pandangan Psikolog: Kebiasaan Unik dan Kepribadian
Dr. Rani Mahendra, M.Psi., seorang psikolog klinis yang tidak terkait langsung dengan Dandy, menjelaskan bahwa kebiasaan tidur dalam posisi duduk bisa jadi merupakan bentuk adaptasi perilaku yang terbentuk sejak kanak-kanak. “Ketika seseorang secara konsisten terpapar situasi yang sama—misalnya menunggu dalam waktu lama—otak dapat membentuk asosiasi antara posisi duduk dengan rasa tenang dan aman,” jelasnya.
Menariknya, kebiasaan ini sering kali berhubungan dengan tingkat kecemasan yang rendah dan kemampuan regulasi emosi yang baik. Seseorang yang bisa tertidur di posisi tidak lazim cenderung memiliki sistem saraf parasimpatik yang mudah diaktifkan, memungkinkan tubuh masuk ke mode istirahat lebih cepat. Bagi seorang figur publik seperti Dandy, ini adalah modal psikologis yang sangat berharga.
Sore itu, saat matahari mulai condong ke barat, Dandy kembali menunjukkan kebolehannya. Di tengah obrolan yang mulai renyah tentang rencana single terbarunya, ia kembali menutup mata. Kali ini Azia hanya tersenyum, lalu mengambil jaketnya dan menyelimutkan ke bahu Dandy. “Sudah, biarin aja. Nanti aku rekam buat konten,” bisiknya pada kami sembari mengarahkan kamera ponselnya.
Dandy Panjawi mungkin akan terus dikenal sebagai penyanyi jebolan Indonesian Idol yang suaranya mampu menghipnotis penonton. Namun bagi Azia dan orang-orang terdekatnya, ia juga seorang pemuda sederhana yang menemukan kenyamanan di ruang-ruang tak terduga, bahkan di kursi tanpa sandaran yang sempit sekalipun.
Comments (0)