Aug 26, 2026
Hukum

Donald Trump Berdamai dengan Michael Cohen, Mantan Fikser Kuncinya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal bahwa ia telah menerima kembali mantan fiksernya, Michael Cohen, ke dalam lingkaran kepercayaannya.

Donald Trump Berdamai dengan Michael Cohen, Mantan Fikser Kuncinya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal bahwa ia telah menerima kembali mantan fiksernya, Michael Cohen, ke dalam lingkaran kepercayaannya. Hal itu terlihat dari sebuah wawancara yang sangat ramah dan ditayangkan secara penuh pada hari Minggu. Momen ini mengejutkan banyak pengamat politik Washington, mengingat kedua tokoh tersebut sempat saling melempar tuduhan tajam selama beberapa tahun terakhir.

Wawancara tersebut menjadi kali pertama Trump dan Cohen berbicara di depan publik sejak Cohen menjadi saksi kunci dalam kasus uang diam — hush money — yang berujung pada vonis bersalah bagi Trump atas 34 dakwaan felony pemalsuan catatan bisnis. Bagi banyak pihak, rekonsiliasi ini terasa seperti babak baru yang tak terduga dalam hubungan personal dua figur yang pernah begitu dekat, lalu saling menghancurkan.

Dari Musuh Bebuyutan Menjadi Rekan Lagi

Selama bertahun-tahun, Trump dan Cohen diketahui kerap saling serang lewat pernyataan publik. Cohen pernah menyebut Trump sebagai seorang "conman" alias penipu, bahkan menyebutnya "predator". Sebaliknya, Trump tak segan menjuluki Cohen sebagai "rat" atau tikus — istilah peyoratif untuk pengkhianat.

Namun dalam wawancara Minggu lalu, suasana berubah total. Keduanya terlibat percakapan yang hangat, dengan Cohen berulang kali memanggil presiden dengan sebutan "boss". Mereka bahkan membuka-bukaan soal mengapa begitu banyak orang di Amerika membenci Trump.

"Mereka mengancammu dengan segala cara kalau kamu tidak melawan Trump, dan kau menyerah. Aku bahkan tidak akan mau bicara denganmu sekarang jika tidak," ujar Trump merujuk pada kesaksian Cohen.

Dalam pembicaraan itu, Trump melemparkan tanggung jawab atas kesaksian Cohen kepada Jaksa Agung New York Letitia James dan Jaksa Distrik Manhattan Alvin Bragg. Menurut presiden, keduanya memaksa Cohen untuk bersaksi melawannya.

Ragam Topik: Balai Bola, Ekonomi, hingga "Weaponization"

Wawancara tersebut tidak hanya membahas masa lalu kelam keduanya. Trump dan Cohen juga menyinggung beragam isu aktual, mulai dari rencana pembangunan balai bola (ballroom) di Gedung Putih, kondisi ekonomi Amerika Serikat pada masa jabatan kedua Trump, hingga fenomena yang oleh presiden disebut sebagai "weaponization" — politisasi institusi negara — yang katanya sedang menghancurkan Amerika.

AspekMasa LaluKini
Status hubunganSaling serang di publikBerdamaian, saling menyapa
Istilah panggilan"Conman", "Predator", "Rat"Cohen menyebut Trump "Boss"
Kasus hush moneyCohen jadi saksi kunciTrump salahkan jaksa lokal

Bagi analis politik, perubahan sikap ini membuka pertanyaan besar tentang arah strategi Trump menjelang agenda-agenda politik besarnya. Sebagian menilai rekonsiliasi ini murni personal; lainnya menduga ada kalkulasi politik di baliknya.

Makna Rekonsiliasi bagi Lanskap Politik AS

Hubungan Trump dan Cohen adalah salah satu kisah kompleks dalam politik Amerika. Cohen dulunya adalah pengacara pribadi yang paling setia, orang yang siap melakukan apa pun demi sang bos di Trump Organization. Namun semuanya runtuh ketika penyelidikan federal menjerat Cohen, yang akhirnya memilih bekerja sama dengan penegak hukum dan bersaksi melawan majikannya sendiri.

Vonis terhadap Trump atas 34 dakwaan felony menjadikannya presiden AS pertama yang dinyatakan bersalah dalam perkara pidana. Kini, dengan wawancara ramah tersebut, tampaknya keduanya memilih menutup babak konflik. Apakah rekonsiliasi ini akan bertahan atau hanya damai sesaat, masih menjadi teka-teki besar di tengah dinamika politik Washington.

[SOCIAL_TWEET]: Trump berdamai dengan Michael Cohen! Mantan fikser yang pernah jadi saksi kunci vonis 34 felony itu kini menyebutnya lagi "Boss". #Trump #MichaelCohen #PolitikAS[SOCIAL_TG]: 🔴 Trump & Cohen Berdamai — Setelah bertahun-tahun saling sebut "conman" dan "rat", Donald Trump dan mantan fikser-nya Michael Cohen tampil ramah dalam satu wawancara. Baca analisis lengkapnya hanya di Beritaseputar.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User