Aug 25, 2026
entertainment

D'MASIV Siap Mengguncang Asia Home Run, Rian Cerita Perjalanan Bermusik

Di sudut ruangan konferensi pers yang hangat di sebuah hotel kawasan Jakarta, Rabu (19/8/2026), Rian Ekky Pradipta duduk dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajahnya. Vokalis D'MASIV itu sesekal...

D'MASIV Siap Mengguncang Asia Home Run, Rian Cerita Perjalanan Bermusik

Di sudut ruangan konferensi pers yang hangat di sebuah hotel kawasan Jakarta, Rabu (19/8/2026), Rian Ekky Pradipta duduk dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajahnya. Vokalis D'MASIV itu sesekali menunduk sejenak, menata kata-kata, lalu kembali melempar tawa kecil ketika membicarakan mimpi besarnya bersama band yang telah ia besarkan selama bertahun-tahun. Hari itu, Rian dan kawan-kawan mengumumkan D'MASIV Asia Home Run, sebuah rangkaian konser yang akan membawa musik mereka melintasi batas negeri.

Suasana ruangan itu sederhana, tetapi penuh kehangatan. Di belakang Rian, deretan logo dan nama kota yang akan disinggahi terpampang jelas, penanda bahwa perjalanan panjang sedang menanti. Namun bagi Rian, ini bukan sekadar agenda panggung. Ini tentang mengisahkan kembali perjuangan panjang sebuah band yang lahir dari kamar kos kecil di Jakarta Selatan, bermimpi menggemakan suaranya hingga ke penjuru Asia. Sebab di balik nama besar yang mereka sandang hari ini, tersimpan kisah panjang tentang konsistensi, kerja keras, dan cinta pada musik.

Perjalanan dari Kamar Kos ke Panggung Asia

Rian mengisahkan bagaimana D'MASIV bermula dari hal-hal yang sangat sederhana. Ruang latihan yang sempit, peralatan seadanya, dan tekad yang membara menjadi modal awal mereka. Ia bercerita bahwa mimpi untuk tampil di luar negeri pernah terasa sangat jauh, bahkan nyaris mustahil. Namun perlahan, satu per satu lagu mereka dinyanyikan orang, dari warung kopi hingga panggung konser besar, dan mimpi itu mulai menemukan jalannya sendiri.

“Ini bukan tentang seberapa besar panggungnya. Ini tentang bagaimana musik kami bisa sampai ke hati orang-orang yang bahkan tidak pernah kami temui,” ujar Rian dengan mata yang berkaca-kaca. Baginya, D'MASIV Asia Home Run adalah jawaban atas doa-doa panjang yang ia panjatkan diam-diam sejak bertahun-tahun lalu, saat ia masih berjuang menulis lagu di tengah malam demi mengejar mimpi yang sempat dianggap banyak orang sebagai angan-angan belaka.

Di Balik Layar Persiapan yang Tak Pernah Mudah

Di balik layar, persiapan konser ini bukan perkara yang sederhana. Rian mengungkapkan bahwa timnya telah bekerja berbulan-bulan, mengurus perizinan, menyiapkan peralatan panggung, hingga berlatih keras agar setiap penampilan menjadi momen yang tak terlupakan bagi penonton. Ia menegaskan, kesuksesan di atas panggung selalu lahir dari kerja keras yang tak terlihat di bawahnya. Setiap detail, dari tata panggung hingga aransemen lagu, dibicarakan berulang kali demi menghadirkan pengalaman terbaik bagi penonton di setiap kota.

Menurut Rian, setiap kota yang akan disinggahi membawa cerita dan tantangannya sendiri. Cuaca yang berbeda, budaya yang berbeda, dan penonton yang berbeda pula. Namun justru di situlah letak keindahan perjalanan ini. Ia percaya musik adalah bahasa yang menyatukan banyak orang, dan D'MASIV ingin menjadi bagian dari percakapan itu di berbagai penjuru Asia.

“Kami tidak ingin sekadar tampil. Kami ingin membawa rasa hangat dari rumah, dari setiap lagu yang pernah menemani orang-orang di masa sulit mereka,” tambah Rian, tersenyum.

Momen Mengharukan dan Pesan untuk Penggemar

Di tengah konferensi pers, ada momen mengharukan ketika Rian mengenang penggemar-penggemar setia yang telah menemani perjalanan band ini dari masa ke masa. Ia bercerita tentang surat-surat yang pernah ia terima, tentang orang-orang yang mengaku bangkit dari keterpurukan berkat lirik-lirik mereka. Bagi Rian, hal-hal sederhana semacam itulah yang membuat perjalanan ini terasa begitu bermakna.

Ia pun menitipkan pesan kepada seluruh penggemar di Tanah Air dan di luar negeri. Rian berharap D'MASIV Asia Home Run bukan hanya menjadi konser biasa, melainkan ruang bagi setiap orang untuk merayakan hidup, mimpi, dan kebersamaan. Air mata haru sempat menggenang di sudut matanya ketika ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung band ini sejak awal berdiri.

“Terima kasih sudah percaya pada mimpi kami. Kami akan membawa nama Indonesia sebaik-baiknya,” ucap Rian, dan ruangan pun riuh oleh tepuk tangan yang lama tak berhenti. Pada hari itu, Jakarta menjadi saksi sebuah perjalanan baru yang baru saja dimulai: sebuah perjalanan yang lahir dari kesederhanaan, tumbuh dari perjuangan, dan kini siap mengguncang Asia. Bagi Rian, inilah awal dari babak baru yang akan terus ia jaga dengan sepenuh hati.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User