Di Balik Gerimis Petang: 27 Titik Panas Mengintai Sumatera Utara
Sore itu, di sudut perkebunan sawit Kabupaten Langkat, Sukri (47) berdiri memandang langit yang mulai berubah kelabu. Tangannya yang kasar menggenggam segenggam tanah kering yang merekah. Sudah tiga p...
Sore itu, di sudut perkebunan sawit Kabupaten Langkat, Sukri (47) berdiri memandang langit yang mulai berubah kelabu. Tangannya yang kasar menggenggam segenggam tanah kering yang merekah. Sudah tiga pekan tak ada hujan yang benar-benar membasahi lahannya. Debu beterbangan, tenggorokan terasa gatal, dan tanaman mulai menguning. Namun, prakiraan dari lembaga meteorologi menyebut sore ini dan malam nanti, gerimis mungkin akan turun. Seulas harapan menyungging di wajah lelah Sukri. Tapi, harapan itu tak sepenuhnya lega—sebab di kejauhan, asap tipis masih mengepul dari lahan gambut yang terbakar. Ada sesuatu yang menggerogoti ketenangan di balik rinai hujan yang dinanti.
Baca juga:
Comments (0)