Bupati Mesuji Unggah Sayembara Tangkap Tapir Hidup-hidup, Hadiah Rp 50 Juta
Mesuji — Bupati Mesuji, Elfianah, membuat heboh jagat dunia maya setelah mengunggah poster sayembara menangkap tapir hidup-hidup di akun Facebook pribadinya. Dalam poster tersebut, ia menawarkan
Mesuji — Bupati Mesuji, Elfianah, membuat heboh jagat dunia maya setelah mengunggah poster sayembara menangkap tapir hidup-hidup di akun Facebook pribadinya. Dalam poster tersebut, ia menawarkan hadiah senilai Rp50 juta bagi siapa pun yang berhasil menangkap satwa dilindungi itu dalam keadaan sehat.
Berdasarkan laporan media kami, unggahan yang muncul pada awal pekan ini langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Elfianah menuliskan keterangan yang menggugah rasa penasaran publik:
"Mohon untuk disebar luaskan!! Siapa tahu anda yang beruntung akan diberi hadiah oleh Pak Gubernur Rp 50 juta."
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa hadiah tersebut bukan berasal dari kantong pribadi Bupati, melainkan dari Gubernur Lampung. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Gubernur Lampung maupun Bupati Mesuji terkait maksud dan tujuan di balik sayembara tersebut.
Praktik sayembara berhadiah yang menyasar satwa liar ini memicu perdebatan karena tapir Asia (Tapirus indicus) merupakan spesies yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Satwa yang kerap disebut sebagai salah satu spesies kunci di ekosistem hutan Sumatera ini berstatus terancam punah dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Sejumlah pegiat lingkungan dan organisasi konservasi menyayangkan langkah tersebut. Mereka menilai bahwa ajakan menangkap tapir hidup-hidup justru dapat mengancam populasi yang tersisa, terlepas dari tujuan pemindahan atau penyelamatan yang mungkin mendasarinya. Penangkapan satwa liar secara tidak profesional berisiko menyebabkan stres, cedera, hingga kematian pada hewan.
Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung hingga berita ini diturunkan belum memberikan pernyataan resmi. Sementara itu, unggahan Bupati Elfianah masih dapat diakses dan terus dibagikan oleh sejumlah pengguna Facebook.
Comments (0)