Aug 25, 2026
Hukum

Budiman Tinjau Desa Digital di Bali, Polisi Tangkap Pencuri Emas Depok

Dua kabar berbeda mewarnai pemberitaan nasional pekan ini. Di ujung timur Pulau Jawa, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Su

Budiman Tinjau Desa Digital di Bali, Polisi Tangkap Pencuri Emas Depok

Dua kabar berbeda mewarnai pemberitaan nasional pekan ini. Di ujung timur Pulau Jawa, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menyapa warga Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali, dalam agenda Tilik Desa Digital pada Kamis (20/8/2026). Sementara itu, di wilayah Jakarta dan sekitarnya, polisi di Kota Depok, Jawa Barat, mengamankan seorang pria berinisial RR yang diduga mencuri 11 keping emas milik tetangganya sendiri di Jalan Waru III, Kecamatan Sukmajaya.

Sekilas kedua peristiwa itu tampak jauh dan tak saling berhubungan. Namun bila ditelisik lebih dalam, keduanya merekam dua sisi kehidupan masyarakat Indonesia hari ini: desa yang tengah berupaya keluar dari jerat kemiskinan melalui teknologi, dan kota yang masih dihantui persoalan keamanan lingkungan tempat tinggal.

Tilik Desa Digital: Teknologi untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

Kunjungan Budiman Sudjatmiko ke Desa Duda Timur bukan sekadar seremoni kenegaraan. Melalui Tilik Desa Digital, mantan aktivis reformasi itu ingin memastikan bahwa program digitalisasi desa tidak berhenti pada pemasangan perangkat atau pengadaan jaringan internet, melainkan benar-benar berdampak pada penguatan ekonomi warga dan penurunan angka kemiskinan.

Desa Duda Timur sendiri dikenal sebagai salah satu kantong agrowisata di Karangasem, wilayah yang kerap menghadapi tantangan kemiskinan struktural serta keterbatasan akses pasar dan informasi. Kehadiran infrastruktur digital diharapkan mampu membuka akses pemasaran produk lokal, mempermudah layanan administrasi desa, hingga mendekatkan program bantuan sosial kepada keluarga yang paling membutuhkan.

"Digitalisasi desa harus menggerakkan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target infrastruktur. Keberhasilan program ini diukur dari naiknya pendapatan warga dan turunnya angka kemiskinan di desa," ujar Budiman dalam keterangannya kepada awak media.

BP Taskin memang menempatkan data dan teknologi sebagai tulang punggung strategi penanggulangan kemiskinan nasional. Dengan pendekatan berbasis data by name by address, pemerintah berupaya memastikan bantuan tepat sasaran, termasuk di desa-desa terpencil yang selama ini kerap luput dari intervensi program pembangunan.

Kronologi Pencurian Emas di Depok: Tetangga Berbalik Jadi Tersangka

Beralih ke Depok, aparat Kepolisian Sektor Sukmajaya mengamankan RR yang diduga kuat terlibat dalam pencurian perhiasan emas milik tetangganya. Pelaku disebut memanfaatkan rumah korban yang sedang kosong untuk melancarkan aksinya tanpa sepengetahuan pemilik.

Peristiwa ini mengundang keprihatinan lantaran pelaku dan korban tinggal di lingkungan permukiman yang sama. Rasa saling percaya antartetangga justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana pencurian. Polisi hingga kini masih mendalami jumlah kerugian, barang bukti yang berhasil diamankan, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

"Pelaku kami amankan bersama sejumlah barang bukti. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap apakah ada pelaku lain serta memastikan nilai kerugian korban secara keseluruhan," kata petugas kepolisian setempat.

Dua Wajah Persoalan: Akses Desa dan Keamanan Kota

Jika disandingkan, dua peristiwa ini menjadi cermin dua tantangan pembangunan yang berjalan bersamaan di Indonesia. Di satu sisi, desa berjuang melawan kemiskinan yang menuntut intervensi teknologi, pendataan akurat, dan pendampingan berkelanjutan. Di sisi lain, perkotaan menghadapi persoalan keamanan yang menuntut pengawasan lingkungan dan penegakan hukum yang cepat serta tegas.

AspekDesa Duda Timur (Bali)Kota Depok (Jawa Barat)
Isu utamaDigitalisasi dan pengentasan kemiskinanKeamanan dan pencurian rumah
Tokoh/aktorKepala BP Taskin Budiman SudjatmikoTersangka berinisial RR dan polisi
Waktu kejadianKamis, 20 Agustus 2026Pekan ini, Agustus 2026
Respons negaraProgram Tilik Desa DigitalPenyelidikan dan pengamanan tersangka

Menurut pengamat kebijakan publik, dua peristiwa ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sepihak. "Kemajuan ekonomi desa harus diimbangi dengan penguatan keamanan dan ketertiban di perkotaan. Keduanya adalah prasyarat kesejahteraan yang sesungguhnya bagi masyarakat," ujar pengamat dalam analisisnya.

Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Di sisi lain, publik juga berharap program digitalisasi desa terus berlanjut hingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga miskin di pelosok, bukan sekadar menjadi agenda kunjungan pejabat.

[SOCIAL_TWEET]: Budiman Sudjatmiko tinjau desa digital di Bali demi ekonomi warga, sementara polisi tangkap pencuri 11 keping emas di Depok. #DigitalisasiDesa #PengentasanKemiskinan[SOCIAL_TG]: Berita pilihan hari ini: Budiman Sudjatmiko dorong digitalisasi desa untuk pengentasan kemiskinan di Bali, dan polisi Depok amankan pencuri 11 keping emas. Simak terus update kami.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User