Atasi Macet Akibat Truk, Jalan Bojonegara Cilegon Bakal Dilebarkan
Cilegon, Beritaseputar.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Provinsi Banten segera merealisasikan pelebaran Jalan Raya Bojonegara di Kota Cilegon. Inisiatif ini menjadi solusi a
Cilegon, Beritaseputar.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Provinsi Banten segera merealisasikan pelebaran Jalan Raya Bojonegara di Kota Cilegon. Inisiatif ini menjadi solusi atas kemacetan kronis yang dipicu oleh padatnya lalu lintas truk di kawasan industri tersebut. Berdasarkan laporan media kami, ruas jalan nasional sepanjang 31,42 kilometer ini merupakan akses strategis yang menghubungkan pusat kota dengan Kawasan Industri Bojonegara, area pertambangan, dan Pelabuhan Bojonegara Bulk Terminal (BBJ).
Kondisi lalu lintas di jalur itu semakin pelik karena selain menjadi urat nadi logistik industri, jalan yang sama juga digunakan ribuan warga untuk aktivitas harian. Mobilisasi kendaraan berat yang beroperasi hampir tanpa henti kerap bercampur dengan sepeda motor dan kendaraan pribadi yang mengantar anak ke sekolah atau menuju fasilitas kesehatan. Akibatnya, antrean panjang dan waktu tempuh yang membengkak menjadi pemandangan yang diterima oleh masyarakat setempat setiap hari. Dinas Perhubungan setempat mencatat peningkatan volume kendaraan hingga 30 persen dalam lima tahun terakhir, sejalan dengan ekspansi pabrik dan terminal di sekitar Bojonegara.
“Kondisi jalan ini sudah tidak lagi memadai untuk kawasan industri yang terus berkembang. Karena itu kami mengusulkan pelebaran agar kebutuhan masyarakat dan industri dapat terlayani secara seimbang,” ujar Gubernur Banten Andra Soni, Selasa (7/7/2026).
Proyek pelebaran ini akan menambah kapasitas lajur di titik-titik kritis, terutama di segmen yang kerap menjadi simpul kemacetan, seperti pintu masuk kawasan tambang dan persimpangan menuju pelabuhan. Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) telah menyelesaikan kajian teknis dan menyatakan bahwa penambahan lajur hingga empat ruas di beberapa segmen menjadi opsi yang paling memungkinkan. Selain itu, rencana tersebut juga mencakup pembangunan drainase baru dan perkerasan jalan yang mampu menahan beban kendaraan berat di atas 40 ton.
Pelebaran ini diharapkan tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga mendongkrak efisiensi distribusi barang dari dan ke Pelabuhan BBJ. Kalangan pelaku usaha menyambut baik rencana ini karena selama ini biaya logistik membengkak akibat waktu tempuh yang tidak pasti. Sementara itu, Pemprov Banten berkomitmen menyelesaikan pembebasan lahan pada tahun ini agar pengerjaan fisik bisa dimulai pada awal 2027. Tahap awal akan difokuskan pada segmen sepanjang 12 kilometer terdepan yang memiliki kepadatan lalu lintas tertinggi. Dengan terobosan ini, diharapkan tarik-ulur kepentingan antara aktivitas industri dan mobilitas warga bisa menemukan titik temu yang lebih aman dan lancar.
Comments (0)