Argentina Juara Copa America 2021 Usai Taklukkan Brasil di Maracana

Stadion Maracana, Rio de Janeiro, menjadi saksi bisu kemenangan bersejarah Argentina atas tuan rumah Brasil di final Copa America 2021. Dengan gol tunggal

Jul 13, 2026 - 16:28
0 0
Argentina Juara Copa America 2021 Usai Taklukkan Brasil di Maracana

Stadion Maracana, Rio de Janeiro, menjadi saksi bisu kemenangan bersejarah Argentina atas tuan rumah Brasil di final Copa America 2021. Dengan gol tunggal Angel Di Maria pada menit ke-22, Argentina mengakhiri penantian panjang 28 tahun tanpa trofi mayor. Kapten Lionel Messi pun akhirnya memeluk gelar internasional senior pertamanya bersama Albiceleste, setelah bertahun-tahun menelan pil pahit kekalahan di partai puncak.

Jalan Menuju Final

Argentina melaju ke final dengan performa impresif. Di fase grup, mereka finis di puncak Grup A dengan koleksi 10 poin dari empat laga — tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Di perempat final, mereka menundukkan Ekuador 3-0, kemudian di semifinal menang adu penalti atas Kolombia setelah bermain imbang 1-1. Sementara Brasil, sebagai juara bertahan, mendominasi Grup B dengan 10 poin, lalu menyingkirkan Chile 1-0 di perempat final dan Peru 1-0 di semifinal. Laga puncak mempertemukan dua tim terbaik turnamen dengan sejarah rivalitas panjang.

Gol Di Maria yang Menentukan

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Brasil yang bermain di kandang langsung menekan, tetapi Argentina justru mencuri gol lebih dulu. Pada menit ke-22, Rodrigo De Paul mengirimkan umpan lambung jauh dari lini tengah. Angel Di Maria, yang lolos dari perangkap offside, dengan cekatan mengontrol bola lalu dengan tenang menaklukkan kiper Ederson melalui chip halus. Gol tersebut merupakan satu dari hanya dua tembakan tepat sasaran Argentina sepanjang laga, menunjukkan efisiensi klinis. Publik tuan rumah yang memadati tribun (dengan kapasitas terbatas karena pandemi) pun terdiam.

Neymar dan Messi: Pelukan Persaudaraan

Sebelum kick-off, sorot kamera tertuju pada momen emosional antara Neymar dan Lionel Messi. Keduanya, rekan setim di Paris Saint-Germain, berpelukan hangat dan bertukar kata-kata. Momen itu menjadi simbol rivalitas yang dibalut sportivitas tinggi. Sepanjang pertandingan, Neymar berusaha keras membongkar pertahanan Argentina, namun selalu digagalkan oleh solidnya lini belakang dan gemilangnya penampilan kiper Emiliano Martinez.

Pertahanan Argentina Tak Tertembus

Selepas gol, Brasil meningkatkan intensitas serangan. Mereka mencatatkan penguasaan bola hingga 59 persen dan total 13 tembakan, namun hanya dua yang mengarah ke gawang. Duet Nicolas Otamendi dan Cristian Romero tampil kokoh di jantung pertahanan, sementara gelandang bertahan seperti Rodrigo De Paul dan Giovani Lo Celso tanpa lelah memutus aliran bola ke Neymar. Di menit-menit akhir, Martinez melakukan penyelamatan krusial dari tembakan Gabriel Barbosa yang nyaris menyamakan skor.

Statistik Kunci yang Berbicara

StatistikArgentinaBrasil
Gol10
Tendangan ke Gawang22
Total Tendangan613
Penguasaan Bola41%59%
Pelanggaran1822
Kartu Kuning54

Data di atas menegaskan bahwa Argentina tidak perlu dominasi bola untuk menang; organisasi pertahanan dan efektivitas serangan menjadi kunci.

Akhir Penantian Messi dan Argentina

Kemenangan ini sangat berarti bagi Messi. Sebelumnya, ia telah gagal di empat final besar bersama timnas senior: final Piala Dunia 2014, serta final Copa America 2007, 2015, dan 2016. Gelar ini sekaligus mematahkan narasi bahwa Messi tidak bisa mengangkat trofi untuk negaranya. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen (MVP) dan menjadi top skor bersama dengan 4 gol. "Ini adalah momen yang sudah lama saya impikan. Untuk keluarga saya, untuk semua orang Argentina," ujar Messi dengan air mata bahagia.

Reaksi dan Pengakuan

Pelatih Lionel Scaloni, yang awalnya diragukan karena minim pengalaman, berhasil membawa Argentina meraih trofi mayor pertamanya sebagai pelatih. "Tim ini layak mendapatkan pengakuan. Mereka bekerja keras sejak hari pertama," kata Scaloni. Sementara itu, Neymar memuji perjuangan rekan setimnya meski harus menelan kekecewaan di kandang. "Kalah itu menyakitkan, tapi kami memberikan segalanya," ungkap Neymar.

Makna Lebih Luas

Gelar Copa America ke-15 bagi Argentina ini bukan sekadar angka. Ia menjadi fondasi mental menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar. Bagi Brasil, kegagalan di Maracana menambah daftar pahit setelah tragedi Piala Dunia 2014. Pertandingan ini akan selalu dikenang sebagai panggung di mana Messi akhirnya mengisi kotak trofi internasional yang kosong, dan di mana persahabatan antara dua bintang dunia bertahan di tengah rivalitas sengit.

[SOCIAL_TWEET]: 🏆 Sejarah! Argentina juara Copa America 2021 setelah mengalahkan Brasil 1-0 di Maracana. Gol Di Maria, air mata Messi, dan akhir penantian 28 tahun. #CopaAmerica2021 #Argentina #Messi[SOCIAL_TG]: 🏆 Argentina Juara Copa America 2021! Gol Di Maria, pelukan Messi-Neymar, dan akhir penantian panjang. Baca selengkapnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User