Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Ambruknya Rumah Pinggir Kali di Benhil Jakpus gegara Abrasi

Sebuah rumah yang berlokasi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilaporkan ambruk pada Jumat (26/6/2026) pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami di lapangan,

Jul 06, 2026 - 13:39
0 0
Ambruknya Rumah Pinggir Kali di Benhil Jakpus gegara Abrasi

Sebuah rumah yang berlokasi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilaporkan ambruk pada Jumat (26/6/2026) pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami di lapangan, peristiwa nahas tersebut terjadi akibat pengikisan tanah atau abrasi di tepi Kanal Banjir Barat (KBB). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir cukup signifikan karena bangunan semi-permanen tersebut roboh terseret longsoran tanah ke aliran kanal.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, membenarkan adanya laporan warga terkait rumah ambruk di Jalan Administrasi Negara I, RT 01 RW 07, Kelurahan Bendungan Hilir. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada pukul 05.30 WIB saat sebagian besar penghuni masih berada di dalam rumah. Beruntung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum struktur bangunan kehilangan daya dukungnya akibat tergerusnya fondasi oleh air.

Menurut keterangan yang diperoleh dari para saksi di lokasi, suara gemuruh dan retakan pada dinding sudah mulai terdengar sejak dini hari. Warga yang panik segera berinisiatif mengevakuasi penghuni dan barang-barang berharga. "Anggota mendapat laporan dari warga bahwa ada rumah yang ambruk atau tanah longsor," ujar AKBP Dhimas Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media di lokasi kejadian.

Kami mengimbau kepada warga yang tinggal di bantaran kali untuk selalu waspada, terutama saat musim dengan debit air tinggi. Kondisi tanah yang labil akibat gerusan air menjadi ancaman serius.

Penanganan dan Potensi Risiko

Tim gabungan dari kepolisian, BPBD, serta petugas terkait langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pembersihan puing-puing bangunan. Selain melakukan pendataan terhadap keluarga terdampak, pihak berwenang juga memasang garis polisi di sekitar area longsor untuk mengantisipasi jatuhnya korban susulan akibat tanah yang masih berpotensi bergerak.

Fenomena abrasi di bantaran Kanal Banjir Barat memang bukan kali pertama terjadi. Beberapa hunian liar dan semi-permanen di sepanjang aliran kali kerap menghadapi ancaman serupa ketika intensitas hujan meningkat dan aliran air menggerus tepi daratan. Pemerintah setempat melalui laporan media kami diimbau untuk segera mencari solusi jangka panjang, termasuk program normalisasi kali atau relokasi warga ke tempat yang lebih aman. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi material masih terus berlangsung dan akses warga di sekitar lokasi untuk sementara dibatasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User