Zainal Habib Kritik Materialisme Lewat Filsafat Islam

Suasana Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pagi itu terasa berbeda. Puluhan mahasiswa dan dosen dari berbagai fakult

Jul 19, 2026 - 07:51
0 0
Zainal Habib Kritik Materialisme Lewat Filsafat Islam

Suasana Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pagi itu terasa berbeda. Puluhan mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas memadati ruangan. Mereka datang bukan untuk seremoni biasa, melainkan untuk menyimak kuliah umum yang disampaikan oleh Zainal Habib, dosen filsafat fakultas ushuluddin yang namanya mulai dikenal di kalangan akademisi karena pemikirannya yang kritis dan segar.

Zainal Habib tampil dengan setelan batik cokelat tua, topik yang diangkat tidak main-main: "Membongkar Materialisme Modern: Perspektif Filsafat Islam". Dalam pemaparannya selama hampir dua jam, ia mengupas bagaimana konsumerisme dan kapitalisme telah mengubah cara manusia memandang kebahagiaan. "Manusia kini teralienasi dari esensi dirinya sendiri", ujarnya dengan nada tegas di depan layar presentasi.

Kritik Terhadap Budaya Konsumtif

Menurut Zainal, filsafat Islam klasik—terutama pemikiran Al-Farabi dan Ibnu Sina—memiliki jawaban relevan atas krisis identitas di era digital. Ia mencontohkan bagaimana konsep saadah (kebahagiaan sejati) dalam filsafat Islam sering diabaikan demi kepuasan sesaat. "Iklan dan media sosial terus membombardir kita dengan ilusi bahwa memiliki barang mahal sama dengan sukses. Padahal, dalam tradisi kita, kesuksesan hakiki adalah mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa dan menjaga harmoni sosial," paparnya.

"Saya prihatin melihat mahasiswa lebih sibuk dengan gawai daripada merenungi makna kehidupan. Filsafat Islam mengajarkan kita untuk berpikir kritis, bukan hanya menjadi konsumen pasif," ungkap Zainal Habib dalam wawancara usai acara.

Kuliah umum ini merupakan bagian dari rangkaian "Pekan Filsafat Nusantara" yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Filsafat UIN Malang. Ketua panitia, Ahmad Rizki, mengaku sengaja mengundang Zainal Habib karena pemikiran-pemikirannya dianggap mampu menjembatani antara tradisi klasik dan realitas kontemporer.

Respon Mahasiswa dan Dosen

Antusiasme terlihat jelas. Banyak mahasiswa mencatat poin-poin penting yang disampaikan Zainal. Beberapa dosen dari fakultas lain juga turut menyimak. Dr. Lailatul Qodar, dosen psikologi yang hadir, berkomentar: "Perspektif yang ditawarkan Pak Zainal sangat orisinal. Ia tidak sekadar mengulang teori barat, tetapi menggali khazanah lokal dan Islam yang sering dilupakan."

Sementara itu, di sela-sela acara, beredar kabar bahwa Zainal Habib tengah menyelesaikan buku berjudul "Filsafat Bahagia: Menemukan Makna di Tengah Himpitan Modernitas". Rencananya, buku setebal 250 halaman itu akan diterbitkan oleh penerbit lokal dalam waktu dekat. "Saya ingin buku ini bisa menjadi bacaan ringan namun berbobot bagi siapa saja yang merindukan kedamaian batin," tambahnya.

Implikasi bagi Pendidikan Tinggi Islam

Kuliah umum ini menegaskan pentingnya peran filsafat dalam kurikulum pendidikan tinggi Islam. Di era disrupsi, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan analitis dan reflektif. Zainal Habib berharap semakin banyak akademisi yang berani mengkritisi arus utama menggunakan perspektif lokal dan spiritual. "Kita tidak perlu malu belajar dari Ibnu Sina atau Suhrawardi. Mereka adalah ilmuwan kelas dunia yang diakui barat sekalipun," pungkasnya.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang hangat. Seorang mahasiswa Fakultas Syariah bertanya mengenai relevansi etika Islam dalam ekonomi digital. Zainal menjawab dengan gamblang dan menekankan perlunya tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) sebelum bertransaksi. Diskusi berjalan cair hingga bel istirahat berbunyi.

[SOCIAL_TWEET]: Dosen filsafat UIN Malang, Zainal Habib, kritik habis-habisan materialisme modern. Filsafat Islam jawabannya? #FilsafatIslam #UINMalang #ZainalHabib [SOCIAL_TG]: 🎓 Zainal Habib luncurkan buku baru? Dosen filsafat UIN Malang ini kritik materialisme lewat lensa Islam. Jangan lewatkan ulasan lengkapnya di portal kami. #Filsafat #Islam

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User