Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Polisi Imbau Warga Lapor Jika Ada Korban Lain Pelecehan Tukang Fotokopi di Bogor

Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA/PPO) Polres Bogor memperdalam penyelidikan kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Ter

Jul 08, 2026 - 05:19
0 0
Polisi Imbau Warga Lapor Jika Ada Korban Lain Pelecehan Tukang Fotokopi di Bogor

Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA/PPO) Polres Bogor memperdalam penyelidikan kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Tersangka pelaku adalah seorang pria berinisial AN (34), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang fotokopi di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penyelidikan dimulai setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib, memicu langkah cepat kepolisian untuk mengamankan pelaku serta mendorong warga agar tidak ragu membuka suara.

“Kami infoin ke lingkungan setempat ya, ke RT/RW-nya kan. Kalau memang ada korban lain ya silakan maksudnya dikomunikasikan untuk kami lakukan pemeriksaan,” ujar Kasatres PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri kepada media kami, Senin (29/6/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sejauh ini baru satu korban yang tercatat dalam laporan resmi. Meski demikian, kepolisian tidak menutup kemungkinan munculnya korban lain yang sebelumnya enggan melapor karena alasan pribadi atau tekanan dari lingkungan. AKP Silfi menegaskan bahwa seluruh warga, terutama yang berada di sekitar tempat tinggal dan tempat usaha tersangka, diimbau segera berkomunikasi dengan RT, RW, atau langsung ke pihak berwajib apabila memiliki informasi atau merasa pernah menjadi sasaran serupa.

Kepolisian juga menekankan aspek perlindungan terhadap korban. Identitas pelapor dan pendampingan psikologis akan diberikan secara penuh agar para korban tidak merasa terbebani selama proses hukum berjalan. Langkah ini penting mengingat korban dalam kasus ini adalah anak di bawah umur yang rentan terhadap dampak trauma. Polres Bogor tengah bekerja sama dengan pemerintah desa setempat untuk mendata dan memberikan sosialisasi mengenai urgensi pelaporan kekerasan seksual.

Tersangka AN kini telah berada dalam penanganan penyidik. Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan, termasuk memeriksa saksi yang mungkin mengetahui gerak-gerik atau perilaku mencurigakan tersangka sebelumnya. Modus yang dilakukan masih terus didalami, namun informasi awal menyebut bahwa pelaku memanfaatkan posisinya sebagai tukang fotokopi untuk mendekati korban.

Wilayah Ciampea merupakan daerah yang ramai dengan aktivitas perdagangan kecil dan jasa, sehingga mobilitas warga cukup tinggi. AKP Silfi berpesan kepada orangtua agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di sekitar lingkungan usaha seperti tempat fotokopi yang kerap menjadi tempat singgah anak-anak seusai jam sekolah. “Kami juga mengajak para pemilik usaha untuk ikut berperan dalam menciptakan ruang aman bagi anak,” tambahnya.

Dengan terbukanya jalur komunikasi antara warga, perangkat lingkungan, dan aparat, diharapkan tidak ada lagi korban yang memendam sendiri kejadian serupa. Kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini secara transparan dan memastikan pelaku mendapat sanksi setimpal sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak. Bagi warga yang memiliki informasi atau ingin melapor, dapat langsung mendatangi Polres Bogor atau menghubungi nomor layanan pengaduan yang telah disediakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User