Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pemkot Surabaya Kini Gandeng Ribuan Agen Demi Percepat Validasi Data Bansos

Pemerintah Kota Surabaya terus menggencarkan inovasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan mengimplementasikan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Inisiatif ini merupakan bagia

Jul 07, 2026 - 23:50
0 0
Pemkot Surabaya Kini Gandeng Ribuan Agen Demi Percepat Validasi Data Bansos

Pemerintah Kota Surabaya terus menggencarkan inovasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan mengimplementasikan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Inisiatif ini merupakan bagian dari proyek percontohan nasional yang akan dijalankan di 42 daerah, dan Surabaya menjadi salah satu wilayah yang terpilih untuk memimpin transformasi digital di sektor perlindungan sosial. Langkah ini diharapkan mampu memangkas waktu verifikasi data penerima bansos sehingga bantuan dapat tepat sasaran.

Sistem Integrasi Data Canggih

Program Perlinsos Digital mengintegrasikan berbagai basis data dari kementerian dan lembaga, dengan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta teknologi pengenalan wajah (face recognition). Sistem ini mampu mempercepat proses verifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, waktu verifikasi yang sebelumnya memakan waktu berminggu-minggu kini dapat dirampungkan hanya dalam 15 hingga 45 menit. Setelah verifikasi, sistem langsung menampilkan tingkat kelayakan seseorang sebagai penerima bansos, sehingga potensi penyimpangan atau kesalahan sasaran dapat diminimalisir.

Ribuan Agen Dikerahkan

Untuk mengakselerasi proses validasi di lapangan, Pemkot Surabaya menggandeng ribuan agen yang bertugas melakukan pendataan dan verifikasi langsung ke rumah warga. Para agen ini dibekali aplikasi khusus yang terhubung dengan sistem Perlinsos Digital. "Kami melibatkan ribuan agen agar proses pendaftaran dan verifikasi berjalan cepat," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya dalam keterangannya kepada Beritaseputar.com. Dengan model jemput bola ini, warga tidak perlu lagi antre di kantor kelurahan, cukup dikunjungi oleh agen yang akan memotret wajah dan memindai dokumen kependudukan.

Dampak Positif Bagi Masyarakat

Sistem yang terintegrasi secara digital ini tidak hanya mempercepat, tetapi juga meningkatkan akurasi data. "Kami ingin memastikan bantuan sosial benar-benar sampai kepada mereka yang berhak, bukan kepada yang mampu," tambahnya. Ke depan, data hasil verifikasi akan terus diperbarui secara berkala, sehingga Pemkot dapat memantau perubahan status sosial ekonomi warganya secara real-time. Program ini diharapkan menjadi model nasional yang dapat direplikasi di seluruh Indonesia, mengingat Surabaya ditunjuk langsung oleh pemerintah pusat sebagai daerah percontohan. Dengan kolaborasi antara petugas, agen, dan teknologi, diharapkan tidak ada lagi warga miskin yang terlewat dari bantuan sosial.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User