Messi, Kucing Jogja Berusia 15 Tahun, Jadi Hewan Pertama yang Resmi Kantongi Kartu Anggota Muhammadiyah
Yogyakarta, Beritaseputar.com — Sebuah catatan unik terukir dalam sejarah persyarikatan Muhammadiyah. Seekor kucing betina berusia 15 tahun bernama Messi resmi menjadi hewan peliharaan pertama di I
Yogyakarta, Beritaseputar.com — Sebuah catatan unik terukir dalam sejarah persyarikatan Muhammadiyah. Seekor kucing betina berusia 15 tahun bernama Messi resmi menjadi hewan peliharaan pertama di Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM). Kepemilikan kartu sakral ini menjadikan Messi bukan sekadar hewan rumahan biasa, melainkan anggota istimewa dari Komunitas Kucing Muhammadiyah, yang dikenal dengan nama KucingMu.
Perjalanan Panjang Messi, dari Kucing Adopsi
Messi merupakan kucing kesayangan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY), Azman Latif. Kucing dengan corak klasik 'kembang telon' ini telah menjadi bagian dari keluarga Azman sejak diadopsi dari kerabatnya saat masih berusia sekitar dua bulan. Sosoknya yang kini telah berusia 15 tahun—kategori lanjut usia bagi seekor kucing—dikenal tenang dan berkarisma khas kucing senior.
"Alhamdulillah ya, meski usianya sudah termasuk tua untuk ukuran kucing ya, tapi Messi masih diberikan kesehatan sampai sekarang," cerita Azman dengan penuh syukur, dalam laporan yang diterima media kami, Selasa (7/7/2026).
Keputusan memberi KTAM kepada Messi tidak sekadar simbolis tanpa makna. Dalam tradisi Muhammadiyah, kartu tersebut merupakan identitas formal yang menandakan keterhubungan nilai: kepedulian, tanggung jawab, dan keberpihakan terhadap sesama makhluk hidup. Bagi Azman dan keluarga, Messi bukan hanya hewan peliharaan, tetapi juga bagian dari keseharian yang menghadirkan kebahagiaan dan pelajaran tentang kesetiaan.
KucingMu dan Perluasan Makna Kepedulian
Keberadaan Komunitas Kucing Muhammadiyah atau KucingMu selama ini menjadi wadah bagi para pecinta kucing di lingkungan persyarikatan untuk berbagi pengetahuan seputar perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan. Masuknya Messi sebagai anggota membuka perspektif baru: bahwa nilai-nilai Islam Berkemajuan juga menuntut kasih sayang terhadap hewan, sebuah ajaran yang berakar kuat sejak masa Nabi Muhammad SAW. Dengan KTAM miliknya, Messi menjadi simbol keberpihakan Muhammadiyah terhadap seluruh makhluk.
Hingga Senin, tanggapan dari masyarakat Yogyakarta dan warganet di berbagai platform terus mengalir. Banyak yang menganggap langkah ini sebagai gebrakan segar di tengah organisasi keagamaan besar. Tak sedikit yang ikut menyampaikan doa agar Messi tetap sehat dan aktif di usia senjanya.
Azman menutup dengan pesan ringan namun penuh arti: "Semoga dengan adanya Messi di KucingMu, kelak bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap kucing-kucing jalanan yang membutuhkan perlindungan dan kasih sayang." Bagi keluarga Muhammadiyah DIY, Messi kini bukan sekadar kucing—dia adalah primadona persyarikatan sekaligus pengingat akan hakikat cinta yang melampaui spesies.
Comments (0)