Sep 19, 2026
Sulawesi Selatan

Makassar Catat 255 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari Hingga September

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mencatat lonjakan kasus kebakaran yang cukup signifikan sejak awal tahun. Berdasarkan re

Makassar Catat 255 Kasus Kebakaran Sepanjang Januari Hingga September

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mencatat lonjakan kasus kebakaran yang cukup signifikan sejak awal tahun. Berdasarkan rekapitulasi data operasional periode Januari hingga September, total peristiwa amukan si jago merah di wilayah ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini menembus angka 255 kejadian. Fenomena musim kemarau dan kelalaian aktivitas rumah tangga dinilai menjadi faktor dominan di balik maraknya insiden tersebut.

Tingginya frekuensi kebakaran ini menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh posko pemadam kebakaran yang tersebar di Kota Makassar. Pihak Damkarmat terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam pemanfaatan energi listrik dan pengelolaan pembakaran sampah di area permukiman maupun lahan terbuka.

Kronologi dan Tren Kebakaran Sepanjang 2024

Berdasarkan catatan tim evaluasi Damkarmat Makassar, dinamika kebakaran mengalami pergerakan fluktuatif sepanjang sembilan bulan pertama dengan rincian timeline kejadian sebagai berikut:

  1. Periode Triwulan I (Januari - Maret): Intensitas kebakaran relatif terkendali karena masih berada dalam masa peralihan musim hujan, dengan rata-rata insiden menyasar instalasi listrik permukiman padat.
  2. Periode Triwulan II (April - Juni): Angka kejadian mulai merangkak naik seiring berkurangnya curah hujan dan meningkatnya suhu udara harian di perkotaan.
  3. Periode Triwulan III (Juli - September): Puncak lonjakan kebakaran terjadi pada fase ini. Dampak puncak musim kemarau menyebabkan ilalang kering dan lahan tidur mudah tersulut bara api, disusul insiden korsleting akibat beban daya berlebih pendingin ruangan.
"Kami melihat tren peningkatan kebakaran lahan dan bangunan meningkat tajam saat cuaca panas ekstrem melanda. Sebanyak 255 kejadian ini menjadi peringatan keras bahwa edukasi mitigasi bencana di tingkat lingkungan harus diperkuat," ungkap perwakilan Damkarmat Makassar.

Faktor Pemicu Utama dan Titik Rawan

Dari total 255 peristiwa kebakaran yang ditangani, petugas Damkarmat mengidentifikasi beberapa faktor utama yang kerap memicu bencana:

  • Korsleting Listrik: Pemicu tertinggi berasal dari korsleting arus pendek pada instalasi kabel yang tidak terstandarisasi serta penumpukan steker colokan di perumahan.
  • Kebakaran Lahan dan Sampah: Praktik membakar sampah sembarangan di lahan kosong yang ditinggalkan tanpa pengawasan hingga api merembet luas.
  • Kebocoran Gas Elpiji: Insiden di area dapur rumah tangga dan tempat usaha kuliner akibat selang atau regulator tabung gas yang rusak.

Langkah Antisipasi dan Imbauan Kesiapsiagaan Warga

Guna menekan angka insiden kebakaran di sisa akhir tahun, Damkarmat Makassar mengintensifkan patroli serta sosialisasi pencegahan ke tingkat kelurahan dan kecamatan. Warga diminta tidak ragu segera menghubungi nomor darurat Call Center 112 atau pos Damkar terdekat apabila melihat kepulan asap mencurigakan.

Masyarakat juga diimbau untuk memastikan seluruh peralatan elektronik dicabut saat meninggalkan rumah, rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik secara berkala, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di tempat-tempat strategis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User