Sep 19, 2026
Sulawesi Selatan

Makassar — Antrean BBM Subsidi Viral, Pasokan Sulsel Menipis

Pemandangan tak biasa menghiasi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Selatan (Sulsel) belakangan ini. Kendaraan roda dua maupun r

Makassar — Antrean BBM Subsidi Viral, Pasokan Sulsel Menipis

Pemandangan tak biasa menghiasi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Selatan (Sulsel) belakangan ini. Kendaraan roda dua maupun roda empat mengular panjang hingga meluber ke bahu jalan utama, memicu kemacetan parah dan kekesalan warga. Fenomena kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya jenis Pertalite dan Solar, menjadi pembicaraan hangat setelah rekaman video antrean panjang tersebut tular di berbagai platform media sosial.

Tim Beritaseputar.com memantau bahwa antrean mengular ini tidak hanya terjadi di pusat Kota Makassar, tetapi juga meluas ke beberapa kabupaten pendukung seperti Maros, Gowa, hingga Pangkep. Para pengemudi angkutan umum, sopir logistik, hingga nelayan menjadi kelompok yang paling terdampak. Mereka harus mengorbankan waktu berjam-jam yang seharusnya digunakan untuk bekerja, hanya demi mendapatkan beberapa liter bahan bakar untuk menyambung hidup.

Penyebab Utama Kelangkaan dan Analisis Kuota BBM

Berdasarkan penelusuran di lapangan dan analisis distribusi energi daerah, krisis bahan bakar ini dipicu oleh akumulasi beberapa faktor krusial. Salah satu penyebab utamanya adalah pembatasan kuota BBM bersubsidi yang dialokasikan untuk wilayah Sulawesi Selatan di tahun 2024, di tengah melonjaknya konsumsi masyarakat seiring meningkatnya mobilitas ekonomi daerah.

Berikut adalah gambaran estimasi kondisi penyaluran dan konsumsi BBM subsidi di wilayah Sulawesi Selatan berdasarkan data perbandingan lapangan:

Jenis BBM Subsidi Status Kuota Tahunan Realisasi Lapangan Dampak Utama
Solar Subsidi Menipis (Sisa < 15%) Tinggi (Sektor Logistik) Antrean truk armada dan angkutan barang
Pertalite Mendekati Batas Maksimal Sangat Tinggi (Kendaraan Pribadi & Ojol) Antrean panjang kendaraan roda dua & empat

Kondisi ini diperparah oleh dugaan keterlambatan pasokan dari tanker pengangkut akibat cuaca buruk di perairan, serta kendala teknis pada rantai distribusi dari depo ke SPBU lokal.

"Kami sudah mengantre sejak pukul 05.00 WITA, tetapi baru bisa dapat giliran jam 09.00 WITA. Bahkan kadang saat sudah mendekati mesin pompa, petugas bilang BBM-nya sudah habis. Ini sangat menyulitkan kami yang menggantungkan pendapatan dari tarikan harian," ungkap Daeng Naba (45), salah seorang pengemudi angkutan kota di Makassar.

Kelangkaan BBM subsidi ini mengancam stabilitas ekonomi warga kelas bawah yang menggantungkan pendapatan harian pada sektor transportasi. Data dari otoritas terkait menunjukkan bahwa realisasi penyerapan Solar subsidi di Sulsel telah menembus angka di atas 85% sebelum kuartal keempat berakhir, yang memicu pengetatan penyaluran oleh pihak pengelola.

Langkah Pertamina dan Imbauan Resmi bagi Masyarakat

Menanggapi gejolak dan keresahan di masyarakat, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengurai antrean. Mereka mengklaim telah melakukan langkah intervensi berupa penambahan pasokan darurat (extra dropping) ke sejumlah SPBU yang mengalami lonjakan antrean signifikan.

Selain menambah pasokan harian, pengawasan ketat melalui digitalisasi sistem QR Code (Subsiditepat) terus ditingkatkan di setiap operator SPBU. Langkah ini diambil guna meminimalisasi praktik pelangsiran, penimbunan, serta pembelian berulang oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pasokan BBM secara umum aman, namun pengaturan penyaluran harus dilakukan secara ketat agar BBM subsidi tepat sasaran dan kuota yang tersisa bisa mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun," jelas pihak perwakilan Pertamina Patra Niaga Sulawesi.

Di sisi lain, para pengamat ekonomi daerah mendorong Pemerintah Daerah bersama BPH Migas untuk melakukan reevaluasi kuota secara transparan. Tanpa adanya perhitungan ulang kuota yang sesuai dengan pertumbuhan jumlah kendaraan, bayang-bayang kelangkaan serupa dikhawatirkan akan terus berulang dan merugikan masyarakat kecil yang sangat bergantung pada BBM subsidi.

Fenomena antrean panjang kendaraan di SPBU Sulsel kini sedang viral di media sosial. Konsumsi masyarakat meningkat sementara kuota makin menipis. Baca laporan selengkapnya hanya di Beritaseputar.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User