Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

ibu Kena Love Scam, Rp 120 Miliar Melayang!

Kasus penipuan bermodus asmara atau love scam kembali menelan korban. Kali ini, seorang ibu rumah tangga di Medan, Sumatera Utara, harus merelakan dana hingga Rp 120 miliar dalam waktu empat bulan. K

Jul 08, 2026 - 08:37
0 0
ibu Kena Love Scam, Rp 120 Miliar Melayang!

Kasus penipuan bermodus asmara atau love scam kembali menelan korban. Kali ini, seorang ibu rumah tangga di Medan, Sumatera Utara, harus merelakan dana hingga Rp 120 miliar dalam waktu empat bulan. Korban terperdaya oleh pria yang mengaku tampan, sukses, dan berasal dari Singapura. Padahal, sosok tersebut hanyalah karakter fiktif hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Berdasarkan penelusuran media kami, korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Pelaku secara intensif membangun komunikasi dan hubungan asmara secara virtual, hingga akhirnya korban merasa percaya dan menyerahkan uang dalam jumlah fantastis secara bertahap. Dana tersebut dikirimkan ke rekening-rekening yang diduga milik sindikat penipuan internasional.

Imbauan OJK dan Satgas PASTI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menyoroti maraknya love scam yang memakan korban dari berbagai kalangan. Ketua Satgas PASTI, Rizal Ramadhani, menegaskan bahwa baik laki-laki maupun perempuan berpotensi menjadi sasaran kejahatan ini.

“Modus love scam sangat licik. Pelaku biasanya menampilkan sosok menarik, seringkali buatan AI, untuk memikat hati korban. Kami minta masyarakat lebih kritis terhadap profil-profil tak dikenal yang tiba-tiba mendekati secara romantis,” ujar Rizal Ramadhani dalam keterangan yang diterima Beritaseputar.com.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah korban terpikat, pelaku mulai melancarkan berbagai skenario untuk menguras harta. Mulai dari meminta pinjaman modal usaha, biaya pengobatan darurat, hingga hadiah-hadiah palsu yang memerlukan biaya pengiriman atau bea cukai.

Tren Penipuan Digital Meningkat

Satgas PASTI mencatat, sepanjang tahun ini laporan love scam terus meningkat, seiring masifnya penggunaan platform digital. Kemampuan pelaku memanfaatkan AI untuk menghasilkan gambar wajah dan video deepfake membuat korban semakin sulit membedakan antara identitas asli dan palsu.

OJK mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada profil sempurna di dunia maya dan selalu melakukan verifikasi jika diminta mentransfer uang oleh orang yang baru dikenal secara daring. “Jangan ragu melapor ke kontak resmi OJK atau Satgas PASTI jika mencurigai adanya upaya penipuan,” tambah Rizal.

Kasus senilai Rp 120 miliar ini menjadi pengingat pahit bahwa love scam bukan sekadar cerita, melainkan ancaman nyata yang bisa menghancurkan keuangan siapa pun. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui kanal resmi dan laporan terbaru dari Beritaseputar.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User