Sep 19, 2026
Hukum

BRI Buka Akses KUR Rp100 Juta untuk Modal UMKM

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR

BRI Buka Akses KUR Rp100 Juta untuk Modal UMKM

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tengah merencanakan ekspansi usaha, plafon pinjaman sebesar Rp100 juta menjadi salah satu opsi favorit berkat suku bunga yang disubsidi pemerintah serta pilihan tenor cicilan yang fleksibel, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

Program pembiayaan ini dirancang khusus untuk mempermudah permodalan usaha produktif dengan beban bunga rendah, yaitu 6 persen efektif per tahun untuk pengajuan pertama di skema KUR Mikro.

Simulasi Angsuran dan Pilihan Tenor KUR BRI Rp100 Juta

Besaran cicilan bulanan yang terjangkau membuat para pelaku usaha dapat mengalokasikan arus kas secara terukur tanpa mengganggu operasional harian. Berikut adalah rincian estimasi skema angsuran untuk plafon Rp100 juta:

  • Tenor 12 bulan (1 tahun): Cicilan sekitar Rp8.606.700 per bulan
  • Tenor 24 bulan (2 tahun): Cicilan sekitar Rp4.432.100 per bulan
  • Tenor 36 bulan (3 tahun): Cicilan sekitar Rp3.042.200 per bulan
  • Tenor 48 bulan (4 tahun): Cicilan sekitar Rp2.348.600 per bulan
  • Tenor 60 bulan (5 tahun): Cicilan sekitar Rp1.933.300 per bulan
"Penyaluran KUR diprioritaskan bagi pelaku usaha produktif yang ingin meningkatkan kapasitas usahanya secara berkelanjutan, dengan proses seleksi yang cepat dan transparan," ungkap perwakilan manajemen pembiayaan mikro perbankan.

Syarat Utama Pengajuan KUR BRI

Agar proses persetujuan berjalan lancar, debitur wajib memenuhi sejumlah kriteria dasar yang telah ditetapkan pihak bank dan regulator:

  1. Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan aktif minimal 6 bulan berturut-turut.
  2. Tidak sedang menikmati fasilitas kredit modal kerja atau investasi komersial dari perbankan lain (fasilitas kredit konsumtif seperti KPR atau KKB masih diperbolehkan).
  3. Memiliki riwayat kredit yang bersih tanpa catatan tunggakan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
  4. Menyiapkan dokumen identitas resmi, meliputi e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  5. Menyertakan legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/desa setempat.

Tahapan Alur Pengajuan Pembiayaan

Pelaku usaha dapat mengajukan pinjaman baik secara langsung ke kantor cabang maupun melalui platform daring:

  1. Pengajuan Berkas: Kunjungi kantor unit BRI terdekat dengan membawa seluruh kelengkapan dokumen asli dan salinannya, atau daftar mandiri melalui portal resmi kur.bri.co.id.
  2. Verifikasi dan Survei Lapangan: Petugas Mantri BRI akan memeriksa keabsahan dokumen serta melakukan survei lokasi usaha secara langsung untuk menilai kelayakan usaha dan perputaran omzet.
  3. Akad Kredit dan Pencairan: Jika survei disetujui, debitur akan menandatangani akad kredit di kantor cabang, dan dana pinjaman langsung ditransfer ke rekening tabungan BRI milik nasabah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User