Sep 18, 2026
DI Yogyakarta

YOGYAKARTA — Toyota Uji Efisiensi Veloz Hybrid EV di Rute Jogja-Solo

Dua baris mobil ramah lingkungan tampak berjejer rapi di area parkir Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulon Progo. Udara pagi yang sejuk menjadi lat

YOGYAKARTA — Toyota Uji Efisiensi Veloz Hybrid EV di Rute Jogja-Solo

Dua baris mobil ramah lingkungan tampak berjejer rapi di area parkir Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulon Progo. Udara pagi yang sejuk menjadi latar belakang dimulainya sesi uji kendara eksklusif bersama Toyota Veloz Hybrid EV. Mobil yang menyasar segmen MPV keluarga premium ini siap melahap berbagai karakter jalanan di Yogyakarta hingga melintasi Kota Surakarta (Solo).

Perjalanan diawali dengan menyusuri Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) menuju kawasan pesisir Parangtritis. Mengemudikan Veloz Hybrid EV di trek lurus dengan angin pantai yang berembus kencang memberikan sensasi berkendara yang stabil. Kekedapan kabin terasa sangat menonjol saat sistem Electric Vehicle (EV) Mode aktif secara otomatis, menyajikan keheningan total tanpa getaran mesin konvensional.

Menyusuri Jalur Selatan: Performa dan Kenyamanan Suspensi

Lintasan menuju Parangtritis menghadirkan kombinasi jalan bergelombang dan tikungan tajam. Di sinilah suspensi depan dan belakang Veloz Hybrid EV diuji secara optimal. Karakter peredaman terasa pas—tidak terlalu keras saat melibas lubang, namun tetap minim body roll ketika diajak bermanuver pada kecepatan menengah.

"Integrasi antara motor listrik dan mesin bensin berjalan sangat mulus. Saat membutuhkan dorongan tenaga instan di tanjakan, sistem hybrid langsung merespons tanpa ada jeda yang mengganggu," ungkap salah satu penguji dari tim teknis.

Kombinasi motor listrik berdaya tinggi dan mesin pembakaran internal berkapasitas 1.500 cc terbukti memberikan distribusi tenaga yang presisi. Pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam untuk mendapatkan akselerasi yang responsif, membuat perjalanan jarak jauh terasa jauh lebih santai dan mengasyikkan.

Menembus Kemacetan Urban Menuju Kota Solo

Puas menikmati pemandangan pesisir selatan, rombongan penguji mengarahkan kemudi menuju Kota Solo melalui jalur arteri nasional. Karakter jalanan berubah drastis: kemacetan lalu lintas kota, lampu merah yang rapat, serta lalu lalang kendaraan berat menjadi tantangan nyata bagi sebuah mobil keluarga modern.

Dalam kondisi *stop and go*, teknologi pengereman regeneratif (regenerative braking) bekerja secara maksimal mengumpulkan energi kinetik untuk mengisi ulang baterai. Efisiensi bahan bakar menjadi sorotan utama saat melintasi jalur sibuk ini.

Parameter Uji Veloz Hybrid EV Veloz Standar (Bensin)
Konsumsi BBM Rata-rata 24,5 km/liter 15,2 km/liter
Tingkat Kebisingan Kabin Sangat Rendah (EV Mode) Sedang
Respon Akselerasi Awal Instan (Motor Listrik) Bertahap (CVT)

Efisiensi Bahan Bakar dan Kesimpulan Perjalanan

Setelah menempuh rute Solo dan kembali membelah kemacetan hingga tiba di pusat Kota Yogyakarta (kawasan Malioboro), angka pada layar *Multi Information Display* (MID) mencatatkan konsumsi bahan bakar rata-rata yang mengagumkan, yakni 24,5 kilometer per liter. Angka ini dicapai dengan kondisi pendingin udara (AC) tetap menyala aktif sepanjang hari dan gaya berkendara normal.

Sentuhan interior yang elegan, didukung oleh fitur keselamatan aktif modern, menjadikan MPV hybrid ini sangat ideal bagi keluarga Indonesia yang menginginkan kendaraan ekonomis tanpa mengorbankan kenyamanan. Perjalanan jarak jauh antar-kota seperti Yogyakarta-Solo kini terasa lebih hemat, hijau, dan menyenangkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User