Oct 13, 2026
Hukum

Washington — Trump Dianggap Bebani Partai, GOP Panik Jelang Midterm

Partai Republik sedang tidak baik-baik saja. Tiga minggu sebelum pemilu tengah (midterm) November, kampanye mereka berubah jadi semacam operasi triase — is

Washington — Trump Dianggap Bebani Partai, GOP Panik Jelang Midterm

Partai Republik sedang tidak baik-baik saja. Tiga minggu sebelum pemilu tengah (midterm) November, kampanye mereka berubah jadi semacam operasi triase — istilah medis untuk memilih siapa yang bisa diselamatkan dan siapa yang harus dibiarkan. Para petinggi GOP kini berlomba menambal kebocoran di sejumlah kursi yang selama ini dianggap aman, karena mereka makin takut kehilangan kendali penuh atas Kongres.

Yang paling bikin heboh: kekhawatiran itu bukan lagi soal distrik pinggiran yang memang rawan. Beberapa wilayah battleground yang dulu nyaman buat Republik sekarang masuk daftar prioritas darurat. Alhasil, partai terpaksa menguras sumber daya ke daerah-daerah merah tradisional — sesuatu yang biasanya baru dilakukan kalau keadaan sudah benar-benar gawat.

Dari Andalan Jadi Beban

Ironi terbesarnya ada di sosok Donald Trump. Selama berbulan-bulan, para operatif GOP mendesak Presiden itu agar lebih rajin turun kampanye demi mendongkrak kandidat-kandidat kunci. Kini, sebagian dari mereka justru waswas. Mereka menilai tingkat penerimaan Trump sudah sedemikian rendah sehingga kehadirannya di panggung kampanye bisa jadi lebih banyak merugikan ketimbang menguntungkan.

"Trump is dragging the party down."

— Seorang anggota DPR dari Partai Republik yang sedang mencalonkan diri kembali, menanggapi angka survei presiden.

Kalimat itu bukan sekadar keluhan di grup chat. Itu semacam pengakuan terbuka bahwa bintang utama partai justru jadi beban yang harus dijinjing ke mana-mana. Di beberapa daerah, kandidat bahkan dikabarkan mulai menjaga jarak — memasang wajah sendiri di baliho, menghindari sorotan kamera bersama presiden, dan berbicara soal harga cabai ketimbang politik nasional.

Perang Iran dan Harga Hidup Jadi Biang Kerok

Pemicunya bukan satu hal saja. Deretan survei selama beberapa pekan terakhir menunjukkan kemarahan pemilih yang cukup dalam, terutama soal dua isu yang menyentuh langsung dapur rumah tangga:

  • Perang Iran yang berkepanjangan dan menimbulkan ketidakpastian politik luar negeri.
  • Biaya hidup yang terus naik, dari bahan pokok sampai sewa rumah, yang makin menggerus daya beli keluarga kelas menengah.

Kombinasi keduanya membuat posisi Republik di DPR disebut berada di jalur kehilangan mayoritas. Yang lebih bikin ngeri: kursi mayoritas mereka di Senat — yang selama ini dianggap kokoh seperti beton — kini masuk kategori berisiko serius.

Kandidat Mulai Main Aman

Strategi kampanye pun berubah wajah. Alih-alih ekspansi agresif ke daerah-daerah Demokrat seperti yang semula direncanakan, banyak kandidat sekarang bertahan di kandang sendiri. Iklan-iklan bergeser dari isu ideologis ke janji-janji pragmatis: harga sembako, lapangan kerja, dan keamanan lingkungan.

Bagi mesin partai, ini adalah minggu-minggu paling menentukan. Setiap dana yang digelontorkan ke satu distrik berarti distrik lain dibiarkan berjuang sendiri. Dan dengan waktu yang makin mepet, pilihan-pilihan itu harus diambil cepat — bahkan kalau artinya menyerahkan kandidat yang dulu dianggap pasti menang.

Pertanyaannya sekarang sederhana tapi menakutkan bagi GOP: apakah mereka masih bisa menahan gelombang, atau justru sedang menyaksikan fondasi kekuasaannya runtuh pelan-pelan di depan mata?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User