Sido Muncul Resmikan Lab Farmakologi, Nicholas Saputra Jadi Wajah Baru Tolak Angin

UNGARAN, Beritaseputar.com – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mengambil langkah strategis ganda pada pertengahan tahun ini dengan meresmikan La

Jul 12, 2026 - 02:05
0 0
Sido Muncul Resmikan Lab Farmakologi, Nicholas Saputra Jadi Wajah Baru Tolak Angin

UNGARAN, Beritaseputar.com – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mengambil langkah strategis ganda pada pertengahan tahun ini dengan meresmikan Laboratorium Farmakologi modern sekaligus meluncurkan wajah baru produk ikoniknya, Tolak Angin, yang kini dibintangi aktor Nicholas Saputra. Kedua peristiwa tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat basis saintifik jamu dan memperluas pasar herbal Indonesia ke kancah global.

Peresmian Laboratorium Farmakologi

Pada Selasa, 9 Juni 2026, Sido Muncul meresmikan Laboratorium Farmakologi yang berlokasi di kompleks Pabrik Bergas, Kabupaten Semarang. Fasilitas ini dibangun sebagai pusat uji praklinis untuk membuktikan khasiat produk berbasis bahan alam secara ilmiah, mulai dari analisis toksisitas hingga uji efikasi pada berbagai formula jamu. Menurut Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, laboratorium tersebut menjadi wujud nyata transformasi perusahaan dari sekadar produsen jamu tradisional menjadi pemain industri farmasi herbal berstandar global.

“Kami tidak ingin sekadar mewarisi resep leluhur. Dengan laboratorium ini, setiap produk akan melewati validasi farmakologi yang ketat. Ini adalah jembatan antara kearifan lokal dan sains modern,” ujar Irwan dalam sambutannya.

Laboratorium seluas 1.200 meter persegi ini dilengkapi dengan instrumen canggih seperti High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), spektrofotometer massa, dan animal testing facility yang sesuai standard Good Laboratory Practice (GLP). Tim peneliti internal akan berkolaborasi dengan sejumlah universitas dan lembaga riset untuk menguji lebih dari 300 varian simplisia yang menjadi bahan baku utama produk Sido Muncul. Peresmian ini menandai babak baru dalam perjalanan riset perusahaan yang telah dirintis sejak dekade 1990-an.

Nicholas Saputra, Wajah Baru Tolak Angin

Berselang kurang dari sebulan sebelumnya, tepatnya pada Senin, 18 Mei 2026, Sido Muncul memperkenalkan aktor Nicholas Saputra sebagai brand ambassador terbaru Tolak Angin. Iklan bertema “Dari Indonesia untuk Dunia” itu tayang perdana secara serentak di televisi nasional dan platform digital. Pemilihan Nicholas—yang dikenal dengan citra tenang, alami, dan berkelas—diharapkan mampu membawa produk warisan tersebut ke segmen konsumen yang lebih luas, terutama generasi muda dan pasar mancanegara.

“Saya merasa terhormat menjadi bagian dari cerita besar jamu Indonesia. Tolak Angin bukan sekadar produk masuk angin, ia adalah simbol ketangguhan kultur kita. Saya ingin membantu menyampaikan pesan itu ke seluruh dunia,” ungkap Nicholas Saputra saat konferensi pers virtual.

Materi iklan menampilkan Nicholas dalam latar alam tropis serta laboratorium modern, mencitrakan perpaduan tradisi dan inovasi. Sido Muncul menegaskan bahwa kampanye ini sejalan dengan penguatan riset yang mereka lakukan, bukan sekadar gimmick pemasaran. Dengan ekspor yang sudah menjangkau lebih dari 20 negara, Tolak Angin kini diposisikan sebagai produk herbal preventif yang siap bersaing dengan suplemen global.

Sinergi Riset dan Branding untuk Pasar Dunia

Kedua langkah yang dilaksanakan dalam rentang waktu berdekatan ini menunjukkan strategi terpadu Sido Muncul. Laboratorium Farmakologi akan memperkuat klaim ilmiah produk, sementara kehadiran Nicholas Saputra sebagai wajah kampanye mendorong persepsi modern dan prestise. Direktur Pemasaran Sido Muncul menyebut bahwa kolaborasi riset dan branding adalah fondasi untuk memasuki pasar Uni Eropa dan Amerika Utara yang memiliki regulasi ketat terhadap suplemen herbal.

Data internal menunjukkan penjualan Tolak Angin mengalami pertumbuhan rata-rata 12% per tahun dalam lima tahun terakhir, dengan kontribusi ekspor yang meningkat dari 8% menjadi 15% pada 2025. Diharapkan setelah kampanye global dan validasi laboratorium, angka ekspor bisa menembus 25% pada 2028. Untuk mendukung ambisi itu, perusahaan mengalokasikan anggaran riset sebesar Rp 180 miliar pada tahun 2026, naik 22% dari tahun sebelumnya.

Respons Pasar dan Komunitas Herbal

Pengamat industri jamu, Prof. Dr. Arief Rachman, menilai bahwa sinergi ini sebagai langkah cerdas. “Masyarakat internasional semakin kritis terhadap bukti ilmiah. Laboratorium farmakologi adalah keharusan, tapi tanpa narasi yang kuat, produk bisa tenggelam. Nicholas Saputra membawa narasi elegan yang menjembatani gap persepsi,” katanya. Sementara itu, di media sosial, tagar #TolakAnginGoGlobal menjadi trending topik pada hari peluncuran iklan, dengan lebih dari 50 ribu unggahan dalam 24 jam.

Dengan fondasi riset yang kokoh dan strategi komunikasi yang segar, Sido Muncul optimistis dapat menjadikan jamu sebagai warisan budaya yang mendunia, bukan sekadar obat tradisional yang hanya dikonsumsi di dalam negeri.

[SOCIAL_TWEET]: Sido Muncul resmikan Laboratorium Farmakologi dan gandeng Nicholas Saputra sebagai wajah baru Tolak Angin. Kombinasi sains dan narasi elegan siap bawa jamu ke pentas dunia. #TolakAnginGoGlobal #SidoMuncul #HerbalIndonesia[SOCIAL_TG]: 🧪 Sido Muncul buka lab farmakologi canggih, ✨ Nicholas Saputra jadi wajah Tolak Angin. Dua jurus pamungkas bawa jamu Indonesia mendunia. Simak kisahnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User