Satu Detak Jantung Baru: Perjalanan Barbara dan Dylan
Di sudut ruang tamu berwarna krem, di tengah tumpukan buku anak-anak berpigmen pastel, sepasang tangan saling menggenggam. Jari-jemari Barbara Palvin menyusuri tiap lekuk buku “Goodnight Moon”, se...
Di sudut ruang tamu berwarna krem, di tengah tumpukan buku anak-anak berpigmen pastel, sepasang tangan saling menggenggam. Jari-jemari Barbara Palvin menyusuri tiap lekuk buku “Goodnight Moon”, sementara Dylan Sprouse—suaminya—duduk bersila di lantai, menyimak dengan tatapan penuh cinta. Bukan sekadar dongeng pengantar tidur, ini adalah babak baru perjalanan cinta yang akan segera terpatri oleh suara tangis pertama seorang manusia kecil. Di antara dinding yang akan segera dihiasi coretan krayon, sepasang hati tengah menghitung hari, merayakan setiap tendangan kecil yang mengetuk lembut dinding perut Barbara.
Comments (0)