Rooney Sebut Argentina Panik Usai Singkirkan Inggris di Semifinal

Legenda Manchester United sekaligus mantan kapten timnas Inggris, Wayne Rooney, melontarkan catatan pahit terhadap performa The Three Lions setelah mereka

Jul 17, 2026 - 23:41
0 0
Rooney Sebut Argentina Panik Usai Singkirkan Inggris di Semifinal

Legenda Manchester United sekaligus mantan kapten timnas Inggris, Wayne Rooney, melontarkan catatan pahit terhadap performa The Three Lions setelah mereka disingkirkan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Kekalahan tersebut terjadi di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Kamis (16/7) waktu setempat, dan sekaligus mengakhiri mimpi Inggris untuk mengangkat trofi Jules Rimet untuk pertama kalinya sejak 1966.

Dalam kolom eksklusifnya untuk media olahraga Inggris, Rooney menilai bahwa anak asuh pelatih Gareth Southgate tampil terlalu ragu-ragu sejak menit pertama. Ia bahkan menyayangkan sikap para pemain yang dianggap kehilangan nyali saat menghadapi tekanan dari skuad Tango. “Mereka terlihat panik di lapangan. Bukan panik karena takut kalah, tapi panik karena tidak tahu harus bermain seperti apa,” tulis Rooney.

Detil Kekalahan Menyakitkan

Pertarungan di semifinal berlangsung dramatis selama 120 menit sebelum akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 di babak tos-tosan, setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 di waktu normal dan perpanjangan waktu. Gol-gol Inggris dicetak oleh Jude Bellingham di menit ke-38 dan Harry Kane melalui titik putih di menit ke-67, sementara Argentina membalas lewat aksi Lionel Messi dan Lautaro Martinez.

Momen paling kontroversial terjadi pada menit ke-89 ketika wasit memberikan hadiah penalti kedua kepada Argentina setelah video assistant referee (VAR) mendeteksi handball di kotak terlarang. Keputusan tersebut sontak menuai protes dari kubu Inggris yang merasa bahwa bola lebih dahulu menyentuh dada pemain mereka.

“Saya sudah bermain di level tertinggi selama hampir dua dekade. Saya tahu kapan sebuah tim sedang dalam tekanan dan kapan mereka hanya menikmati permainan. Malam itu, Inggris bermain seperti orang yang ketakutan,” ujar Rooney dalam wawancara dengan BBC Sport.

Analisis Taktik Southgate

Rooney juga menyentil pendekatan taktik yang diterapkan Southgate, terutama keputusan untuk tidak menurunkan Marcus Rashford sejak awal pertandingan. “Anda tidak bisa mengalahkan Argentina dengan bermain aman. Mereka adalah juara dunia dua kali, dan mereka datang untuk menang,” tambah pemilik rekor pencetak gol terbanyak timnas Inggris itu.

Statistik pertandingan menunjukkan Argentina mendominasi penguasaan bola dengan 58 persen berbanding 42 persen milik Inggris. Jumlah tembakan ke gawang juga dimenangkan Argentina dengan 9 berbanding 5. Angka-angka tersebut, menurut Rooney, sudah cukup menjadi bukti bahwa The Three Lions memang bukan yang lebih baik di lapangan.

Duka dan Air Mata Pemain

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi generasi emas Inggris yang selama turnamen tampil begitu meyakinkan. Bek tengah Harry Maguire tak kuasa menahan tangis saat meninggalkan lapangan, sementara Declan Rice hanya bisa menundukkan kepala saat berjalan menuju ruang ganti. “Ini adalah malam terburuk dalam karier saya,” ujar Maguire dengan suara bergetar.

Pelatih Southgate mengakui bahwa timnya memang tampil di bawah standar. “Saya harus bertanggung jawab atas kekalahan ini. Para pemain sudah memberikan segalanya, tapi di semifinal seperti ini, detail kecil menentukan segalanya,” akunya dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Warisan dan Masa Depan

Bagi Rooney, kegagalan ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi federasi sepak bola Inggris. Ia mendesak agar FA tidak terburu-buru dalam menentukan masa depan Southgate. “Kita butuh evaluasi mendalam, bukan reaksi emosional. Pelatih terbaik berikutnya bisa jadi ada di luar negeri atau bahkan di liga domestik,” paparnya.

Kini Inggris harus kembali ke Tanah Air dengan kepala tertunduk, sementara Argentina bersiap menghadapi final melawan pemenang laga antara Brasil dan Prancis yang akan digelar Sabtu (18/7) di stadion yang sama. Messi, yang mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-83, berpeluang menambah koleksi trofi internasionalnya sebelum pensiun dari timnas.

  • Inggris tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 3-4 dari Argentina.
  • Wayne Rooney menilai The Three Lions tampil panik dan kehilangan identitas.
  • Gareth Southgate menolak mundur dan berjanji mengevaluasi seluruh aspek tim.
  • Harry Maguire dan Declan Rice menjadi pemain yang paling terpukul secara emosional.
[SOCIAL_TWEET]: Wayne Rooney menuding Inggris bermain dengan kepanikan saat disingkirkan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Nota pahit legenda untuk The Three Lions! #PialaDunia2026 #Inggris #Rooney [SOCIAL_TG]: 🔴 Rooney murka! Inggris panik di semifinal vs Argentina. Nota pahit dari legenda 🔥⚽

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User