MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan seluruh kendaraan dinas dan kendaraan operasional Pemerintah Kota (Pemko) Medan merupakan aset negara yang wajib dijaga, dirawat, dan digunakan sesuai peruntukannya. Penegasan itu disampaikan Rico saat memimpin apel kendaraan dinas dan kendaraan operasional Pemko Medan di Lotte Grosir, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (6/10).
Dalam arahannya, Rico menekankan bahwa kendaraan dinas adalah fasilitas yang dibeli menggunakan uang rakyat melalui pajak. Oleh karena itu, setiap aparatur yang menggunakannya bertanggung jawab penuh terhadap kondisi maupun pemanfaatan kendaraan tersebut.
Kendaraan Dinas Dibeli dari Uang Pajak Masyarakat
Rico mengatakan, kendaraan dinas bukan barang pribadi yang bisa dipakai seenaknya. Menurutnya, kesadaran untuk merawat dan menjaga aset negara harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur Pemko Medan.
"Ini aset pemerintah yang dibayarkan oleh pajak masyarakat. Maka dari itu aset tersebut jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak semestinya," tegas Rico di hadapan peserta apel.
Ia menjelaskan, perawatan rutin menjadi kunci agar kendaraan dinas tetap dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja untuk mendukung pelayanan publik. Kendaraan yang terawat, lanjutnya, juga mencerminkan profesionalisme serta kedisiplinan aparatur pemerintah di mata masyarakat.
Apel Kendaraan Dinas Digelar untuk Cek Kondisi Aset
Apel kendaraan dinas dan kendaraan operasional ini menjadi ajang pengecekan menyeluruh terhadap aset milik Pemko Medan. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah perangkat daerah dengan kendaraan dinas masing-masing yang dikerahkan ke lokasi apel.
- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin langsung apel kendaraan dinas di Lotte Grosir, Jalan Gatot Subroto, Medan Sunggal.
- Rico menegaskan kendaraan dinas merupakan aset pemerintah yang dibeli menggunakan uang pajak masyarakat.
- Seluruh aparatur pengguna kendaraan dinas diminta bertanggung jawab atas kondisi dan penggunaan kendaraan.
- Kendaraan dinas dilarang dipakai untuk kepentingan yang tidak sesuai peruntukan.
- Perawatan rutin ditekankan agar kendaraan tetap prima dan mendukung pelayanan publik.
Disiplin ASN Jadi Sorotan Utama
Melalui apel ini, Pemko Medan ingin memastikan tidak ada kendaraan dinas yang terbengkalai atau justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Rico berharap seluruh aparatur menunjukkan tanggung jawab yang sama dalam mengelola aset daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap penggunaan kendaraan dinas akan terus dilakukan. Aparatur yang terbukti menyalahgunakan fasilitas negara tidak akan luput dari evaluasi dan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemko Medan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Masyarakat pun diharapkan dapat ikut mengawasi penggunaan aset daerah agar tetap diperuntukkan bagi kepentingan publik.
Dengan penegasan ini, Rico berpesan agar setiap aparatur menjadikan kendaraan dinas sebagai sarana pelayanan, bukan fasilitas pribadi. Kendaraan yang terawat dan digunakan secara tepat, menurutnya, adalah bentuk nyata penghormatan terhadap uang rakyat.
Comments (0)