Sep 18, 2026
Nasional

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil Nazara

Suasana hangat dan penuh rasa khidmat menyelimuti Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat. Estafet kepemimpinan bendahara n

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil Nazara

Suasana hangat dan penuh rasa khidmat menyelimuti Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat. Estafet kepemimpinan bendahara negara resmi bergulir setelah Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan tongkat estafet jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara dalam seremoni serah terima jabatan (sertijab) yang dihadiri jajaran pejabat eselon I dan pegawai kementerian.

Momen ini menandai babak baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal Indonesia. Purbaya, yang telah mengawal stabilitas kas negara, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh keluarga besar Kementerian Keuangan atas dedikasi dan kerja keras tanpa henti selama masa tugasnya.

Momen Hangat dan Estafet Kepemimpinan Fiskal

Dalam sambutan perpisahannya, Purbaya menegaskan bahwa menjaga ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah kerja tim yang luar biasa berat namun mulia. Ia optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Suahasil Nazara, Kemenkeu akan semakin solid dan tangguh menghadapi dinamika ekonomi domestik maupun global.

"Menjaga amanah keuangan negara membutuhkan integritas tanpa kompromi. Saya percaya penuh kepada kepemimpinan Pak Suahasil yang memiliki jam terbang tinggi dan pemahaman mendalam tentang setiap sudut kebijakan fiskal kita," ujar Purbaya dengan nada haru di hadapan para hadirin.

Suahasil Nazara bukanlah sosok asing di lingkungan Kemenkeu. Berbekal pengalaman panjang sebagai birokrat ulung, akademisi, serta mantan Wakil Menteri Keuangan, ia dinilai sangat memahami seluk-beluk manajemen anggaran dan reformasi birokrasi perpajakan yang sedang berjalan.

Fokus Utama Menkeu Suahasil Nazara

Menerima tanggung jawab besar sebagai nakhoda baru Kemenkeu, Suahasil menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan fiskal yang prudent sekaligus responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa APBN harus tetap berfungsi sebagai peredam kejut (shock absorber) di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar komoditas dunia.

Beberapa prioritas strategis yang langsung digarisbawahi oleh Menkeu Suahasil antara lain:

  • Optimalisasi Pendapatan Negara: Mendorong rasio pajak secara adil dan berkelanjutan tanpa menekan daya beli masyarakat.
  • Kualitas Belanja Berkualitas: Memastikan setiap rupiah dari APBN memberikan dampak nyata terhadap pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur prioritas.
  • Penguatan Ketahanan Fiskal: Mengendalikan defisit anggaran dan mengelola rasio utang pada level yang aman dan terukur.

Tantangan Ekonomi Menanti di Depan Mata

Langkah Suahasil ke depan tentu tidak lepas dari tantangan berat. Tren suku bunga global, tekanan inflasi impor, serta tuntutan pembiayaan transisi energi hijau membutuhkan orkestrasi kebijakan fiskal yang lincah dan berani. Kolaborasi erat dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dipastikan tetap menjadi pilar utama guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Acara sertijab diakhiri dengan penandatanganan memori jabatan dan pemberian ucapan selamat dari seluruh jajaran direktur jenderal, staf khusus, serta perwakilan lembaga mitra kerja pemerintah. Publik kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru ini demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User