Prancis Singkirkan Maroko, Inggris Gilas Meksiko di Piala Dunia 2026

Dua raksasa sepakbola Eropa memastikan tempat di babak selanjutnya Piala Dunia 2026 melalui jalur kontras namun sama-sama meyakinkan. Di Foxborough, Massac

Jul 12, 2026 - 02:48
0 0
Prancis Singkirkan Maroko, Inggris Gilas Meksiko di Piala Dunia 2026

Dua raksasa sepakbola Eropa memastikan tempat di babak selanjutnya Piala Dunia 2026 melalui jalur kontras namun sama-sama meyakinkan. Di Foxborough, Massachusetts, Prancis menghentikan laju kejutan Maroko dengan kemenangan dramatis; sementara di Mexico City, Inggris berpesta gol ke gawang tuan rumah Meksiko. Kedua laga menghadirkan aksi bintang-bintang top dunia serta drama taktis yang memikat perhatian jutaan pasang mata.

Prancis Mematahkan Semangat Singa Atlas

Pada Kamis malam (9/7) di Gillette Stadium, tim asuhan Didier Deschamps tampil penuh disiplin untuk meredam agresivitas Maroko yang mengejutkan dunia dengan lolos ke perempat final. Meski sempat ditekan di awal-awal babak, Prancis sukses memanfaatkan celah di pertahanan lawan. Gol pembuka dicetak oleh Antoine Griezmann melalui eksekusi penalti pada menit ke-31 setelah Kylian Mbappe dilanggar oleh Nayef Aguerd di kotak terlarang.

Maroko tidak tinggal diam. Serangan balik cepat yang digerakkan Brahim Diaz berhasil merepotkan bek-bek Prancis. Hasilnya, pada menit ke-57, Youssef En-Nesyri menyundul bola umpan silang Diaz untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Stadion bergemuruh saat penonton netral bersorak mendukung kejutan lanjutan dari tim Afrika tersebut.

Namun mental juara bertahan berbicara. Pelatih Deschamps memasukkan Lucas Digne yang kemudian menjadi penentu kemenangan. Di menit ke-83, Digne menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak bisa dijangkau kiper Maroko. Skor 2-1 untuk Prancis bertahan hingga peluit akhir. Digne, yang sebelumnya hanya bermain sebagai pengganti, membuktikan kedalaman skuad Les Bleus.

"Saya hanya fokus membantu tim. Gol itu adalah hasil kerja keras seluruh pemain," ujar Digne singkat seusai pertandingan kepada media.

Secara statistik, Prancis mencatatkan penguasaan bola 58% dan total 14 tembakan, dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Lini belakang yang dikawal Dayot Upamecano dan Ibrahima Konaté tampil solid meredam serangan balik Maroko yang hanya mampu melepaskan 7 tembakan sepanjang laga.

Inggris Pesta Gol di Kandang Meksiko

Beberapa jam sebelumnya, Estadio Azteca yang dipenuhi sekitar 90.000 pendukung tuan rumah menjadi saksi keperkasaan Inggris dalam babak 16 besar. Pertandingan pada 6 Juli 2026 itu memperlihatkan performa ofensif mematikan dari skuad Gareth Southgate. Harry Kane menjadi inspirator dengan dua gol, sementara Jude Bellingham dan pemain muda Nico O'Reilly masing-masing menyumbang satu gol.

Inggris unggul cepat melalui eksekusi penalti Kane pada menit ke-22 setelah Declan Rice dijatuhkan di kotak terlarang. Namun Meksiko membalas lewat gol Hirving Lozano di menit ke-39, memanfaatkan kelengahan lini belakang. Babak pertama berakhir 1-1 dengan tensi tinggi.

Di babak kedua, Southgate melakukan penyesuaian taktik yang membuat permainan The Three Lions semakin dominan. Menit ke-54, umpan terobosan Elliot Anderson berhasil dimanfaatkan oleh Bellingham untuk membawa Inggris kembali unggul. Gol ketiga lahir dari aksi individu Bellingham yang menusuk ke lini pertahanan dan mencetak gol keduanya sekaligus mengubah skor menjadi 3-1. Pada menit ke-78, Kane kembali mencatatkan nama di papan skor lewat titik penalti kedua, setelah Nico O'Reilly yang berlari dari posisi bek kiri dilanggar di area terlarang.

O'Reilly yang baru berusia 21 tahun menjadi sorotan, bukan hanya karena berhasil memaksakan penalti tapi juga tampil disiplin sepanjang laga. Ia bergabung dalam selebrasi kemenangan bersama para senior seperti Bellingham, Rice, dan Kane—momen yang ikonik saat para pemain berfoto bersama usai laga.

"Kami menunjukkan karakter hebat setelah kebobolan gol penyama. Kualitas individu pemain kami membuat perbedaan," ungkap Harry Kane dalam konferensi pers pasca laga.

Inggris menguasai 67% penguasaan bola, melepaskan 18 tembakan dengan 9 tepat sasaran, sangat kontras dengan Meksiko yang hanya mencatatkan 5 tembakan. Kemenangan ini mengantarkan The Three Lions melaju ke perempat final untuk menghadapi pemenang laga Belanda versus Senegal.

Statistik Kunci Dua Laga Krusial

StatistikPrancis vs MarokoInggris vs Meksiko
Penguasaan Bola58% — 42%67% — 33%
Total Tembakan14 — 718 — 5
Tembakan Tepat Sasaran6 — 39 — 2
Gol2 — 14 — 1
Kartu Kuning2 — 31 — 4

Peta Persaingan dan Implikasi Taktis

Kedua hasil ini menegaskan dominasi Eropa di peta sepakbola dunia, meskipun tim dari Afrika dan CONCACAF menunjukkan peningkatan signifikan. Keberhasilan Prancis menundukkan Maroko—yang sebelumnya menyingkirkan Spanyol—memperlihatkan kematangan mental juara bertahan. Sementara itu, Inggris menjawab keraguan publik dengan kekuatan skuad yang dalam, menggabungkan pengalaman Kane dengan talenta generasi emas seperti Bellingham, Rice, dan O'Reilly.

Maroko patut berbangga dengan pencapaian perempat final kedua sepanjang sejarah, melanjutkan tradisi kejutan dari Piala Dunia 2022. Brahim Diaz menjadi simbol perlawanan dengan aksi individu memukau yang acap kali merepotkan lini pertahanan Prancis. Sayangnya, disiplin taktik Deschamps dan ketajaman momen kunci Les Bleus menjadi pembeda.

Untuk Meksiko, tersingkir sebagai tuan rumah di babak 16 besar merupakan pil pahit. Dukungan fanatik publik Azteca tak cukup untuk mengimbangi superioritas fisik dan kecepatan para pemain Inggris. Era transisi El Tri butuh evaluasi menyeluruh setelah gagal melampaui pencapaian di turnamen sebelumnya.

Kedua laga juga menjadi panggung bagi bintang muda yang diproyeksikan menjadi ikon masa depan. Elliot Anderson tampil sebagai penghubung serangan yang elegan, sementara Nico O'Reilly dipercaya mengisi pos bergengsi dan menjawabnya dengan penampilan solid. Di sisi lain, Lucas Digne mengonfirmasi reputasi sebagai full-back modern yang mampu mencetak gol-gol penting.

Prancis kini melaju ke semifinal dan menunggu lawan dari perempat final antara Argentina atau Portugal yang akan berlangsung sehari setelahnya. Inggris masih harus menjalani perempat final melawan pemenang laga Belanda vs Senegal. Jika keduanya terus melaju, bukan tidak mungkin publik akan menyaksikan ulangan final Piala Dunia masa lalu antara dua negara Eropa ini di partai puncak.

Dengan tensi kompetisi yang semakin memanas, mata dunia kini tertuju pada aksi-aksi selanjutnya dari para kandidat juara. Bisakah Prancis mempertahankan gelar, atau akankah Inggris mengakhiri puasa trofi selama 60 tahun? Pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab dalam beberapa hari ke depan.

[SOCIAL_TWEET]: Prancis dan Inggris melaju di Piala Dunia 2026! Les Bleus kalahkan Maroko 2-1 lewat gol penentu Lucas Digne, sementara Three Lions gilas Meksiko 4-1 dengan brace Harry Kane. Bintang muda O'Reilly dan Bellingham bersinar. #FIFAWorldCup #Prancis #Inggris [SOCIAL_TG]: ⚽🇫🇷🇲🇦 Prancis 2-1 Maroko | Digne cetak gol kemenangan menit 83, antarkan Les Bleus ke semifinal. 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿🇲🇽 Inggris 4-1 Meksiko | Brace Kane, Bellingham on fire. The Three Lions melaju ke perempat final!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User