Pengusaha Suku Cadang Soroti Mobil Nasional Probowo di Tengah Gempuran Produk China

Rencana proyek mobil nasional yang digagas oleh tokoh politik dan bisnis Probowo kembali menjadi perbincangan, kali ini mendapat tanggapan serius dari kala

Jul 12, 2026 - 04:05
0 1

Rencana proyek mobil nasional yang digagas oleh tokoh politik dan bisnis Probowo kembali menjadi perbincangan, kali ini mendapat tanggapan serius dari kalangan pengusaha suku cadang. Dalam sebuah video yang viral, seorang pengusaha suku cadang terkemuka menyatakan dukungannya namun juga mengingatkan tantangan besar dari membanjirnya produk otomotif China yang kompetitif.

Pernyataan Pengusaha dalam Video

Video berdurasi dua menit yang diunggah di platform sosial menampilkan H. Darmanto, pemilik jaringan toko suku cadang besar di Jawa Timur. Ia dengan gamblang menyoroti kebijakan Probowo terkait mobil nasional.

"Saya mendukung penuh proyek Mas Probowo, tapi jangan sampai kita hanya jadi konsumen. Pasar Indonesia sudah kebanjiran mobil murah dari China. Produsen suku cadang lokal bisa mati kalau tidak ada keberpihakan,"
ujarnya dalam video tersebut.

Proyek Mobil Nasional Probowo

Probowo, yang dikenal sebagai mantan menteri dan pengusaha pertahanan, sebelumnya mengumumkan inisiatif mobil nasional bernama Mahesa dengan target produksi massal pada 2027. Proyek ini digadang-gadang akan menggunakan 70% komponen lokal dan menyasar segmen kendaraan multiguna (MPV) dengan harga terjangkau. Namun, rincian teknis dan mitra strategis masih minim.

Persaingan dengan Produk China

Mobil asal China, seperti Wuling, Chery, dan BYD, telah menguasai lebih dari 15% pangsa pasar Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Keunggulan harga dan fitur teknologi tinggi menjadi daya tarik, namun di sisi lain mengancam keberlangsungan industri komponen dalam negeri. Data Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) menunjukkan penurunan permintaan suku cadang lokal hingga 12% pada 2025 akibat konsumen beralih ke produk impor.

"Bahkan bengkel-bengkel kecil sekarang lebih mudah dapat parts China karena harganya 30% lebih murah, padahal kualitasnya sering di bawah standar kami," tambah Darmanto.

Harapan dan Tantangan

Pengusaha suku cadang berharap proyek mobil nasional tidak hanya memproduksi unit, tetapi juga membangun ekosistem rantai pasok yang melibatkan UMKM. Mereka mendesak pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan pajak bahan baku dan subsidi riset agar komponen lokal mampu bersaing. Tanpa itu, mobil nasional dikhawatirkan hanya akan menjadi perakitan produk global yang minim dampak ekonomi lokal.

  • Kebutuhan investasi awal untuk alat produksi modern mencapai Rp2 triliun.
  • Target produksi 50.000 unit per tahun dinilai terlalu kecil untuk menciptakan skala ekonomi yang kompetitif.
  • Dukungan Kementerian Perindustrian masih terbatas pada regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Tanggapan Probowo

Melalui juru bicaranya, Probowo menyambut baik masukan pengusaha suku cadang dan menegaskan komitmen untuk melibatkan pemain lokal. Pihaknya mengklaim telah menjalin kerja sama dengan tiga perusahaan komponen besar dalam negeri dan membuka peluang bagi UMKM melalui platform digital.

"Ini proyek bangsa, bukan proyek pribadi. Kami ingin mobil nasional benar-benar lahir dari tangan-tangan Indonesia," kata Probowo dalam siaran persnya.
[SOCIAL_TWEET]: Pengusaha suku cadang buka suara soal mobil nasional Probowo: dukung asal komponen lokal diprioritaskan, jangan kalah saing sama gempuran mobil China. #MobilNasional #Probowo #IndustriOtomotif[SOCIAL_TG]: 🔧 Pengusaha suku cadang akhirnya bicara! Mobil nasional Probowo dihadapkan pada realita gempuran mobil China. Apa solusinya? Simak komentar lengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User