Pembongkaran JPO Mampang Rampung dalam 10 Jam

Beritaseputar.com – Proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, akhirnya rampung setelah dikerjakan selama

Jul 16, 2026 - 12:13
0 0
Pembongkaran JPO Mampang Rampung dalam 10 Jam

Beritaseputar.com – Proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, akhirnya rampung setelah dikerjakan selama 10 jam non-stop. Jalan yang sebelumnya ditutup total sudah kembali dibuka untuk lalu lintas kendaraan pada Selasa malam.

Kronologi Pembongkaran

Pembongkaran dimulai pukul 06.00 WIB dengan penutupan akses jalan di sekitar titik JPO. Proyek ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan kontraktor swasta. Berikut rincian tahapan:

  1. 06.00-08.00 — Penutupan jalur dan pemasangan rambu pengalihan arus lalu lintas.
  2. 08.00-12.00 — Pemotongan struktur baja utama menggunakan alat berat.
  3. 12.00-15.00 — Evakuasi material ke truk pengangkut, diselingi istirahat pekerja.
  4. 15.00-18.00 — Pembongkaran fondasi dan tiang penyangga.
  5. 18.00-20.30 — Pembersihan sisa material dan pemeriksaan keamanan jalan.
  6. 20.30 — Jalan dinyatakan aman, dibuka kembali untuk umum.

Alasan dan Dampak Pembongkaran

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Prasetyo (fiktif), menyatakan bahwa pembongkaran dilakukan dalam rangka pengembangan infrastruktur transportasi terintegrasi. "JPO ini sudah tidak sesuai dengan desain tata ruang baru di kawasan Mampang. Ke depannya, akan dibangun jembatan penyeberangan multi-fungsi yang terhubung langsung dengan halte TransJakarta," ujarnya dalam keterangan resmi.

Selama proses pembongkaran, pengendara dialihkan melalui jalur alternatif, yaitu Jalan Mampang Prp. Raya dan Jalan Duren Tiga. Kepolisian lalu lintas dikerahkan di 3 titik perempatan untuk mencegah kemacetan parah. Meski demikian, kemacetan sempat terjadi pada jam sibuk sore hari akibat penyempitan jalan.

Respons Warga dan Komentar Pakar

"Kami lega karena pembongkaran selesai tepat waktu. Tapi jalan masih perlu dirapikan. Semoga JPO baru lebih baik dan aman," ujar Siti, pedagang di sekitar lokasi.

Pengamat transportasi Universitas Indonesia, Dr. Bambang Wicaksono, menilai pembongkaran JPO tanpa pengganti segera berpotensi menimbulkan risiko keselamatan pejalan kaki. "Saya memahami kebutuhan integrasi moda, namun pengelola harus memastikan fasilitas penyeberangan darurat selama masa transisi. Kalau tidak ada, ini akan meningkatkan kecelakaan di zebra cross," katanya.

Analisis: Efisiensi vs. Kenyamanan

Pembongkaran JPO Mampang menjadi contoh dilema pembangunan di ibu kota. Di satu sisi, integrasi transportasi massal menuntut pembenahan fisik. Di sisi lain, warga yang terbiasa menggunakan JPO harus beradaptasi. Data dari Dinas Perhubungan DKI mencatat, rata-rata 3.500 pejalan kaki melintasi titik ini setiap hari.

Proyek ini juga menyoroti pentingnya koordinasi antara dinas terkait. Waktu pengerjaan 10 jam dianggap cepat jika dibandingkan proyek serupa sebelumnya yang bisa memakan 2-3 hari. Namun, pengalihan arus yang hanya diumumkan H-1 sempat membuat pengendara kaget.

FAQ Seputar Pembongkaran JPO Mampang

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User