Nominasi Primetime Emmy 2026 Diumumkan, Persaingan Ketat di Kategori Drama

Industri televisi kembali bergairah. Academy of Television Arts & Sciences resmi merilis daftar nominasi Primetime Emmy Awards 2026 pada Selasa (15/7) pagi waktu Los Angeles. Pengumuman yang digelar d...

Jul 12, 2026 - 09:38
0 0
Nominasi Primetime Emmy 2026 Diumumkan, Persaingan Ketat di Kategori Drama

Industri televisi kembali bergairah. Academy of Television Arts & Sciences resmi merilis daftar nominasi Primetime Emmy Awards 2026 pada Selasa (15/7) pagi waktu Los Angeles. Pengumuman yang digelar di Dolby Theatre ini menghadirkan deretan nama besar sekaligus pendatang baru yang siap bersaing memperebutkan piala emas paling bergengsi di jagat pertelevisian.

Presenter tahun ini, duo komedian pemenang Emmy, Quinta Brunson dan Ayo Edebiri, membacakan nominasi dengan penuh semangat. Momen paling mencuri perhatian adalah ketika serial fantasi epik "The Last Kingdom: Destiny" berhasil menyabet 14 nominasi, termasuk Outstanding Drama Series. Capaian ini sekaligus menempatkan Netflix sebagai studio dengan nominasi terbanyak tahun ini, mengungguli HBO Max yang sudah bertahun-tahun mendominasi.

Dominasi Genre Fantasi di Drama Series

Kategori Outstanding Drama Series tahun ini dipenuhi oleh kisah-kisah berlatar dunia alternatif. Selain "The Last Kingdom: Destiny", serial prekuel "House of the Dragon" musim ketiga kembali masuk nominasi setelah musim lalu absen karena jadwal tayang. HBO Max juga mengandalkan adaptasi video game "The Last of Us" Season 2 yang berhasil meraup pujian kritikus berkat performa akting Pedro Pascal dan Bella Ramsey yang semakin matang.

Kejutan datang dari Apple TV+ lewat serial fiksi ilmiah "Dark Matter" yang baru tayang awal tahun ini. Serial yang diadaptasi dari novel Blake Crouch ini mendapat enam nominasi termasuk Aktor Utama untuk Joel Edgerton. Sementara itu, drama politik "The Diplomat" musim kedua dan "The Morning Show" musim keempat juga memperkuat persaingan, membuktikan bahwa genre thriller politik masih memiliki tempat di hati pemilih.

Namun yang paling menyita perhatian adalah masuknya serial berbahasa non-Inggris pertama dalam sejarah kategori ini: "The Silent Sea" Season 2 dari Korea Selatan. Serial Netflix ini tidak hanya mendapatkan nominasi Drama Series tetapi juga Penyutradaraan dan Penulisan, menandai babak baru inklusivitas di Emmy.

Komedi dan Limited Series: Wajah Lama dan Baru

Di kategori Outstanding Comedy Series, perseteruan antara "The Bear" musim ketiga dan "Hacks" musim keempat diprediksi akan kembali memanas. Keduanya mendominasi dengan masing-masing 12 nominasi. "Abbott Elementary" tetap menjadi favorit berkat chemistry para pemainnya, sementara "Only Murders in the Building" musim kelima membuktikan bahwa trio Steve Martin, Martin Short, dan Selena Gomez masih menjadi formula ampuh.

Sementara itu, kategori Outstanding Limited or Anthology Series menyajikan pertarungan sengit antara adaptasi novel sejarah "The Nightingale" dari Hulu dan miniseri kriminal "The Wager" besutan Martin Scorsese untuk Apple TV+. Keduanya sama-sama mendapatkan pujian luas dan menjadi ajang pembuktian bagi para sineas film yang merambah format miniseri.

Aktor dan Aktris: Reuni Bintang Lama

Deretan nominasi akting tahun ini menghadirkan nostalgia. Meryl Streep kembali masuk nominasi Outstanding Lead Actress in a Drama Series berkat perannya dalam "The Corrections" di HBO Max, bersaing dengan Jennifer Aniston yang untuk keempat kalinya dinominasikan lewat "The Morning Show". Di kategori Aktor Utama Drama, pertarungan akan berlangsung antara Pedro Pascal, Joel Edgerton, dan Lee Jung-jae yang kembali mencatat sejarah.

Menariknya, nominasi Aktris Pendukung Drama diramaikan oleh dua bintang muda: Bella Ramsey dan Milly Alcock, yang sebelumnya bersinar di "House of the Dragon" sebelum karakternya digantikan. Alcock yang kini membintangi serial "Supergirl: Tomorrow" justru mendapat nominasi lewat peran tamu di serial antologi "Tales of the Seven Kingdoms", membuktikan bahwa semesta "Game of Thrones" masih menyimpan magnet kuat.

Prediksi dan Reaksi Industri

Para kritikus menilai tahun ini adalah salah satu tahun paling kompetitif dalam sejarah Emmy. "Kita melihat pergeseran besar ke arah cerita-cerita yang berani dan beragam," kata editor senior Variety, Michael Schneider. "Streaming bukan lagi sekadar alternatif; ia adalah kekuatan utama yang mendorong batasan kreativitas." Pernyataan ini diperkuat dengan fakta bahwa 80% nominasi tahun ini berasal dari platform streaming, dengan Netflix memimpin dengan total 42 nominasi.

Di sisi lain, ketidakhadiran beberapa nama besar seperti "Stranger Things" (yang menunda musim terakhirnya) dan "Succession" yang telah tamat meninggalkan ruang bagi serial-serial baru untuk bersinar. "Ini era baru televisi. Tidak ada lagi dominasi satu atau dua judul. Setiap platform memiliki amunisi kuat," ujar analis media, Cynthia Littleton.

Malam puncak Primetime Emmy Awards 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 September mendatang dan akan disiarkan langsung oleh ABC. Siapa yang akan membawa pulang piala? Satu hal yang pasti: pesta pertelevisian tahun ini akan menjadi perayaan keberanian bercerita dan inklusivitas yang semakin menjadi nadi industri.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User