Sep 18, 2026
Nasional

Menteri LH Pastikan Kebakaran 31 TPA Berhasil Dipadamkan

Kabar melegakan datang dari penanganan bencana lingkungan di berbagai penjuru tanah air. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat mengonfirmas

Menteri LH Pastikan Kebakaran 31 TPA Berhasil Dipadamkan

Kabar melegakan datang dari penanganan bencana lingkungan di berbagai penjuru tanah air. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat mengonfirmasi bahwa kobaran api di 31 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang sempat terbakar selama musim kemarau kini telah berhasil dikendalikan dan ditangani dengan sangat baik oleh tim gabungan lintas sektoral.

Kondisi cuaca panas ekstrem disertai akumulasi gas metana di bawah tumpukan sampah sempat memicu kebakaran beruntun di puluhan TPA. Berkat kolaborasi intensif antara pemerintah pusat, dinas pemadam kebakaran daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan, seluruh titik kritis berhasil dipadamkan tanpa menelan korban jiwa.

Kronologi Langkah Cepat Pemadaman di 31 Titik

Penanganan kebakaran di puluhan fasilitas pembuangan sampah tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan menerapkan prosedur darurat berlapis. Tim satgas bergerak cepat guna memutus rantai penyebaran api dan meminimalisasi dampak kabut asap ke pemukiman sekitar.

  1. Deteksi Dini dan Pemetaan Titik Api: Tim gabungan memanfaatkan pemantauan termal dan drone udara untuk melokalisasi area tumpukan sampah yang mengalami peningkatan suhu panas ekstrem.
  2. Operasi Pemadaman Terpadu: Armada damkar bersama unit tangki air menyemprotkan cairan busa khusus (foam) dan air bertekanan tinggi untuk meredam api di permukaan tumpukan sampah.
  3. Teknik Injeksi Pendinginan Bawah Tanah: Petugas melakukan pembongkaran lapisan sampah menggunakan alat berat sembari menginjeksikan air ke lapisan dalam untuk memadamkan bara api tersembunyi yang terus memproduksi gas metana.
  4. Pengawasan Emisi dan Kualitas Udara: Posko pemantauan kualitas udara didirikan di sekitar lokasi TPA guna memastikan tingkat polusi udara kembali ke ambang batas aman bagi warga sekitar.
"Seluruh 31 TPA yang dilaporkan terbakar sudah mendapatkan intervensi terpadu dan saat ini kondisinya telah terkendali penuh. Prioritas kami selanjutnya adalah mencegah titik api kembali muncul melalui tata kelola sampah yang lebih modern dan aman," tegas Mohammad Jumhur Hidayat.

Evaluasi Menyeluruh dan Mitigasi Gas Metana

Peristiwa kebakaran berulang ini menjadi alarm penting bagi pengelolaan sampah nasional. Kementerian Lingkungan Hidup menekankan bahwa model pembuangan sampah terbuka (open dumping) sangat rentan terhadap kebakaran spontan akibat perangkap gas metana di bawah timbunan organik.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang agar insiden serupa tidak terulang kembali, kementerian telah menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah strategis berikut:

  • Peralihan ke Sanitary Landfill: Mempercepat transisi sistem pembuangan dari open dumping menjadi controlled landfill atau sanitary landfill yang dilengkapi sistem ventilasi gas metana.
  • Instalasi Pipa Gas Metana: Memasang jaringan pipa penangkap gas metana secara berkala untuk dialirkan menjadi energi terbarukan atau dibakar secara terkontrol (flaring).
  • Pemantauan Suhu Timbunan Sampah: Mengaktifkan sensor pemantau suhu pada zona-zona tumpukan sampah padat selama periode puncak musim kemarau.
  • Pengetatan Pengawasan Area TPA: Melarang keras aktivitas pembakaran sampah terbuka atau pembuangan puntung rokok sembarangan di area operasional tempat pembuangan sampah.

Dengan berakhirnya masa tanggap darurat di 31 TPA ini, Kementerian LH terus mendorong pemerintah daerah memperketat pengawasan operasional harian guna menjamin kesehatan lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User