Pagi yang seharusnya riuh dengan suara anak-anak berseragam sekolah mendadak berubah menjadi sunyi di sudut-sudut Kota Makassar. Pemandangan tak biasa justru terlihat meliuk di sepanjang jalan protokol menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Antrean kendaraan bermotor mengular hingga berkilometer-kilometer, menciptakan kemacetan parah dan kepanikan massal akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda kota ini dalam beberapa hari terakhir.
Dampak kelangkaan energi ini rupanya tidak hanya melumpuhkan sektor transportasi dan roda ekonomi lokal, tetapi juga menjangkau ruang-ruang kelas. Merespons situasi krisis yang kian memprihatinkan, Dinas Pendidikan Kota Makassar akhirnya mengambil langkah darurat dengan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) alias sekolah daring bagi seluruh siswa tingkat PAUD, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama satu pekan penuh.
Imbas Krisis Energi ke Ruang Kelas
Keputusan mengalihkan proses belajar mengajar dari metode tatap muka menjadi dalam jaringan (daring) diambil demi meminimalkan mobilitas warga yang kian terbatas akibat krisis pasokan bensin. Banyak orang tua murid mengaku kesulitan mendapatkan BBM untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Di sisi lain, armada transportasi umum maupun ojek daring beroperasi sangat terbatas karena sebagian besar waktunya dihabiskan untuk mengantre di SPBU.
"Kami tidak punya pilihan lain selain mengutamakan keselamatan dan kenyamanan fisik serta psikologis peserta didik dan para guru. Tanpa BBM yang memadai, akses menuju sekolah menjadi sangat berisiko dan membebankan orang tua," ungkap salah satu perwakilan Dinas Pendidikan Kota Makassar. "Pembelajaran harus tetap berjalan secara efektif, namun mobilitas fisik perlu dikurangi sampai kondisi pasokan BBM kembali stabil."
Kebijakan mendadak ini tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi para orang tua dan tenaga pengajar. Banyak dari mereka yang harus kembali menata jadwal harian serta menyiapkan perangkat digital, persis seperti masa pandemi beberapa tahun lalu.
Dampak Kebijakan PJJ di Berbagai Jenjang Pendidikan
Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai penyesuaian sistem pendidikan di Makassar selama sepekan ke depan, berikut adalah pemetaan skema pembelajaran darurat yang diterapkan oleh pihak dinas:
| Jenjang Pendidikan | Skema Pembelajaran | Durasi Kebijakan | Fokus Kegiatan Belajar |
|---|---|---|---|
| PAUD / TK | Daring / Penugasan Kreatif Rumah | 1 Sepekan | Aktivitas motorik & pendampingan orang tua |
| Sekolah Dasar (SD) | PJJ / Kelas Virtual (Zoom & WA) | 1 Sepekan | Penyelesaian materi pokok & modul mandiri |
| SMP | PJJ Pembelajaran Interaktif | 1 Sepekan | Diskusi daring, tugas terintegrasi, & evaluasi |
Antrean Panjang dan Kelumpuhan Transportasi
Kondisi di lapangan menunjukkan betapa parahnya dampak krisis pasokan bensin ini. Beberapa warga bahkan melaporkan harus mengantre sejak subuh hanya untuk mendapatkan beberapa liter Pertalite atau Solar. Ribuan pengendara mengeluhkan keterlambatan pasokan yang menyebabkan banyak SPBU terpaksa memajang papan pengumuman bahwa stok bahan bakar sedang habis.
"Saya sudah memutar ke tiga SPBU sejak jam lima pagi dan semuanya antre parah atau malah tutup. Kalau harus antar anak sekolah lagi, bensin motor saya dipastikan mogok di tengah jalan," keluh Rahma (34), salah satu orang tua murid SD di kawasan Panakkukang, Makassar.
Fenomena ini memicu kekhawatiran meluas di masyarakat. Sektor swasta dan perkantoran pun mulai merasakan dampaknya, di mana keterlambatan karyawan menjadi pemandangan sehari-hari dalam beberapa hari terakhir akibat keterbatasan akses transportasi.
Langkah Antisipasi dan Harapan Warga
Pemerintah Kota Makassar bersama pihak Pertamina kini tengah berkoordinasi ketat untuk mengurai sumbatan distribusi pasokan BBM di wilayah Sulawesi Selatan. Diharapkan pasokan tambahan dapat segera disalurkan guna memulihkan ketahanan energi daerah dan menghentikan aksi *panic buying* di kalangan warga.
Di sisi lain, pengamat kebijakan publik mengingatkan pentingnya mitigasi krisis logistik agar tidak mengorbankan sektor vital seperti pendidikan. Pengalihan sekolah ke mode daring dinilai sebagai keputusan taktis yang tepat untuk sementara waktu, namun solusi permanen atas kelangkaan pasokan BBM harus segera direalisasikan.
Bagi warga Makassar, sepekan ke depan akan menjadi ujian kesabaran. Para siswa kini kembali berhadapan dengan layar gawai di rumah masing-masing, sementara para orang tua terus berharap agar antrean panjang di SPBU segera melenyap dan roda kehidupan kota kembali pulih seperti sediakala.
Comments (0)