Sep 20, 2026
Hukum

Karl Bushby Hampir Selesaikan Misi Jalan Kaki Keliling Dunia 28 Tahun

Kisah kegigihan luar biasa datang dari seorang petualang asal Inggris bernama Karl Bushby. Setelah menghabiskan waktu hampir tiga dekade di jalanan, pria b

Karl Bushby Hampir Selesaikan Misi Jalan Kaki Keliling Dunia 28 Tahun

Kisah kegigihan luar biasa datang dari seorang petualang asal Inggris bernama Karl Bushby. Setelah menghabiskan waktu hampir tiga dekade di jalanan, pria berusia 55 tahun ini kini berada di ambang garis akhir untuk menuntaskan salah satu perjalanan terpanjang dalam sejarah manusia: mengelilingi dunia murni dengan berjalan kaki tanpa moda transportasi bermotor.

Perjalanan legendaris yang dinamai Goliath Expedition ini telah menempuh jarak hampir 50.000 kilometer dan melintasi empat benua. Kini, rintangan terakhir yang memisahkannya dari kampung halamannya di Hull, Inggris, hanyalah bentangan perairan Selat Channel (La Manche).

Awal Mula Misi dari Ujung Selatan Chili (1998)

Karl Bushby, yang merupakan mantan prajurit pasukan penerjun payung Inggris, memulai langkah pertamanya pada 1 November 1998 dari Punta Arenas, sebuah kota di ujung selatan Chili. Dia mengikat janji pada dirinya sendiri dengan sebuah aturan ketat: tidak boleh menggunakan transportasi apa pun untuk bergerak maju, serta tidak boleh kembali ke Inggris sebelum seluruh rute selesai ditempuh dengan langkah kakinya sendiri.

"Misi ini bukan sekadar berjalan, melainkan tentang ketahanan mental dan janji untuk menghubungkan kembali setiap jengkal bumi hanya dengan kekuatan fisik manusia," ungkap Bushby dalam catatan perjalanannya.

Kronologi Perjalanan: Menembus Hutan Belantara hingga Es Membeku

Perjalanan Bushby penuh dengan tantangan ekstrem yang nyaris merenggut nyawanya berkali-kali. Berikut adalah garis waktu rute panjang yang telah ia taklukkan selama 28 tahun terakhir:

  1. Tahun 1998–2006 (Amerika Selatan ke Amerika Utara): Menyusuri Amerika Latin dan menembus Darien Gap, kawasan hutan rimba dan rawa paling berbahaya di perbatasan Kolombia-Panama, hingga tiba di Alaska.
  2. Tahun 2006 (Penyeberangan Selat Bering): Menorehkan sejarah dengan berjalan kaki menyeberangi lapisan es membeku di Selat Bering dari Alaska menuju wilayah timur jauh Rusia.
  3. Tahun 2006–2018 (Hambatan Birokrasi dan Siberia): Menghadapi dingin ekstrem Siberia serta kendala visa diplomatik yang sempat menunda perjalanannya selama bertahun-tahun di Rusia.
  4. Tahun 2018–2024 (Asia ke Eropa): Melintasi negara-negara Asia Tengah, Timur Tengah, hingga akhirnya melangkahkan kaki menembus daratan Eropa Barat.

Tantangan Terakhir: Menyeberangi Selat Channel

Kini, Bushby telah tiba di pantai utara Prancis. Rintangan penutup yang tersisa adalah menyeberangi Selat Channel menuju daratan Inggris. Karena aturan ekspedisinya melarang penggunaan kapal bermotor umum atau feri secara pasif, Bushby berencana menggunakan metode tenaga manusia—seperti berenang atau memanfaatkan perahu kayuh khusus—agar keaslian misinya tetap terjaga.

Pencapaian Bushby menjadi simbol dedikasi manusia yang tak tertandingi. Berikut adalah rangkuman fakta penting dari ekspedisi ini:

  • Total jarak: Lebih dari 50.000 kilometer.
  • Waktu tempuh: 28 tahun (dimulai sejak 1998).
  • Benua yang dilintasi: Amerika Selatan, Amerika Utara, Asia, dan Eropa.
  • Titik akhir: Kota Hull, Inggris, tempat keluarga dan pendukung setianya telah menanti.

Bagi publik dunia, keberhasilan Karl Bushby nantinya bukan hanya sekadar rekor ketahanan fisik, melainkan bukti nyata bahwa batas tekad manusia mampu melampaui waktu dan ganasnya alam semesta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User