Sep 19, 2026
Hukum

Dokter Tegaskan Diet Saja Tak Cukup Atasi Kolesterol Tinggi

Banyak dari kita yang percaya bahwa dengan hanya mengonsumsi makanan sehat, menghindari gorengan, dan rajin berolahraga setiap pagi, masalah kolesterol tin

Dokter Tegaskan Diet Saja Tak Cukup Atasi Kolesterol Tinggi

Banyak dari kita yang percaya bahwa dengan hanya mengonsumsi makanan sehat, menghindari gorengan, dan rajin berolahraga setiap pagi, masalah kolesterol tinggi akan otomatis sirna. Namun, realitanya tidak sesederhana itu. Dalam sebuah wawancara mendalam di studio LN+, pakar kardiologi ternama Dr. Jorge Tartaglione mengungkapkan fakta medis yang sering kali mengejutkan masyarakat umum: gaya hidup sehat memang penting, tetapi dalam banyak kasus, langkah tersebut tidak cukup untuk mengendalikan kadar kolesterol secara menyeluruh.

Fenomena ini membuat banyak orang bingung, terutama mereka yang sudah menjalani pola makan ketat seperti vegetarian namun tetap didiagnosis memiliki kolesterol tinggi. Dr. Tartaglione menjelaskan bahwa ada peran organ hati dan faktor genetik yang jauh lebih dominan dalam memproduksi lemak darah tersebut daripada sekadar apa yang kita santap sehari-hari.

Mengenal Cara Kerja Statin dalam Melindungi Jantung dan Otak

Untuk mengatasi masalah kolesterol yang membandel, dunia medis mengandalkan kelompok obat yang dikenal sebagai statin. Dokter Tartaglione menggambarkan mekanisme kerja obat ini dengan cara yang sangat sederhana namun ampuh untuk dipahami oleh masyarakat awam.

“Obat statin bekerja dengan cara menangkap satu enzim spesifik di dalam tubuh, menekan aktivitasnya, sehingga hati tidak lagi memproduksi kolesterol dalam jumlah berlebihan,” ujar Dr. Jorge Tartaglione saat menjelaskan fungsi obat medis utama tersebut.

Penggunaan obat statin bukan sekadar untuk menurunkan angka pada lembar hasil laboratorium. Menurut penjelasannya, mengontrol kolesterol secara efektif dengan bantuan medis secara signifikan mampu menekan risiko terjadinya komplikasi fatal. Pengobatan yang tepat dapat menurunkan risiko terjadinya serangan jantung, stroke (ACV), hingga penyakit neurodegeneratif serius seperti Alzheimer dan demensia pada masa tua.

Faktor Genetik vs Pola Makan: Mengapa Vegetarian Bisa Kena Kolesterol?

Salah satu fakta kunci yang kerap diabaikan adalah asal-usul kolesterol di dalam tubuh manusia. Banyak orang mengira seluruh kolesterol berasal dari makanan berminyak atau daging merah. Padahal, kontribusi makanan ternyata jauh lebih kecil dibandingkan produksi internal tubuh sendiri.

Dr. Tartaglione membeberkan proporsi nyata antara faktor luar dan faktor internal dalam pembentukan kolesterol:

Sumber Kolesterol Proporsi Kontribusi Penyebab & Solusi Medis
Asupan Makanan (Diet) 30% Dapat dikendalikan melalui diet rendah lemak dan olahraga teratur.
Produksi Hati (Genetik) 70% Dipicu oleh faktor genetik bawaan, membutuhkan intervensi obat medis.

Fakta bahwa 70% kolesterol diproduksi secara genetik oleh hati menjelaskan mengapa seseorang yang menjalani diet vegan atau vegetarian ketat sekalipun masih bisa mengidap kolesterol tinggi. Tanpa bantuan pengobatan yang menekan produksi di tingkat enzim hati, perubahan pola makan saja hanya mampu menyumbang penurunan kadar kolesterol secara terbatas.

Menangkal Maraknya Hoaks Kesehatan dan Misinformasi Medis

Selain membahas masalah medis teknis, Dr. Tartaglione memberikan peringatan keras mengenai bahaya misinformasi yang beredar luas di tengah masyarakat. Saat ini, banyak pasien yang merasa takut atau enggan mengonsumsi obat kolesterol akibat membaca artikel bohong atau rumor tak berdasar di media sosial.

“Sangat mengkhawatirkan melihat banyaknya berita palsu yang beredar. Hampir 50% dari berita medis di internet adalah hoaks. Tidak ada keraguan ilmiah sedikit pun bahwa obat kolesterol itu baik, aman, dan terbukti menyelamatkan jutaan nyawa,” tegasnya dengan penuh penekanan.

Ia menekankan bahwa masyarakat harus lebih bijak dan kritis dalam menyerap informasi kesehatan. Menghindari obat medis yang dibutuhkan hanya karena terpengaruh hoaks dapat berakibat fatal bagi kesehatan pembuluh darah dan organ vital. Kombinasi seimbang antara edukasi medis yang akurat, gaya hidup aktif, pola makan bergizi, serta terapi obat sesuai petunjuk dokter adalah kunci utama untuk meraih kualitas hidup yang panjang dan sehat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User