Oct 15, 2026
entertainment

Di Balik Gaya Manja Syahrini, Ada Cerita Cinta yang Sederhana

Di sudut ruang rias yang terang oleh lampu, Syahrini duduk menghadap cermin. Tangannya cekatan merapikan anak rambut yang jatuh di dahi, sementara matanya menatap pantulan dirinya sendiri. Suara khasn...

Di Balik Gaya Manja Syahrini, Ada Cerita Cinta yang Sederhana

Di sudut ruang rias yang terang oleh lampu, Syahrini duduk menghadap cermin. Tangannya cekatan merapikan anak rambut yang jatuh di dahi, sementara matanya menatap pantulan dirinya sendiri. Suara khasnya yang manja bergema memanggil seseorang di balik pintu: nama suaminya, Reino Barack. Bagi perempuan kelahiran Bogor itu, suara tersebut bukan sekadar gaya panggung yang biasa ia perlihatkan di depan kamera. Ia mengakui gaya bicara manja itu sudah menjadi bagian dari dirinya, terbawa hingga ke ruang makan, kamar tidur, dan obrolan ringan setiap hari bersama sang suami.

Bukan Sekadar Topeng Panggung

Selama bertahun-tahun, publik mengenal Syahrini lewat gaya bicaranya yang lembut dan berlebihan, sering disebut sebagai bahasa manja. Banyak yang menduga itu hanya bagian dari persona yang ia bangun untuk hiburan. Namun, dalam sebuah pengakuan yang menyentuh, ia mengisahkan bahwa cara bicara tersebut tidak pernah ia tinggalkan ketika kamera mati. "Aku bicara seperti itu ya memang seperti itu, bukan dibuat-buat," tuturnya suatu kali, dikutip dari perbincangannya dengan awak media. "Di rumah, sama suami, ya sama saja. Itu aku."

Kesederhanaan itulah yang justru membuat kisahnya terasa manusiawi. Di tengah gemerlap dunia hiburan yang sering menuntut penampilan sempurna, Syahrini memilih untuk tidak berpura-pura. Ia membiarkan suaranya yang khas mengalir apa adanya, bahkan ketika hanya ada dua orang di ruangan: dirinya dan Reino.

Ketika Nama Itu Dipanggil dengan Nada Berbeda

Bagi banyak pasangan, cara memanggil nama adalah bahasa cinta yang paling intim. Syahrini mengaku kerap memanggil "Reino" dengan nada yang panjang dan menggoda, sebuah kebiasaan yang sudah berjalan sejak awal pernikahan mereka pada 2019 silam.

"Kalau manggil Reino, ya seperti itu. Kadang dia cuma ketawa, kadang balas dengan nada yang sama," ucapnya, tersenyum kecil.
Momen-momen kecil seperti itu, lanjutnya, adalah bagian dari perjalanan rumah tangga yang jarang tersorot kamera. Di balik gaun mewah dan jadwal padatnya, ada rutinitas sederhana: sarapan bersama, bercerita tentang hari yang melelahkan, atau sekadar duduk berdua sambil menonton televisi. Di situlah gaya manja itu menemukan rumahnya yang sebenarnya.

Air Mata dan Tawa di Balik Layar

Tidak selalu manis. Syahrini juga bercerita tentang momen mengharukan ketika komunikasi mereka diuji oleh kesibukan dan jarak. Ia pernah menangis karena rindu, dan Reino, dengan kesabarannya, selalu berusaha menenangkan. "Aku ini orangnya manja, jadi kalau jauh ya pasti rewel," akunya dengan tawa lepas. "Tapi justru dari situ aku belajar bahwa pernikahan itu bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang mau saling mengerti."

Kisah Syahrini mungkin terdengar sederhana. Namun, di dalamnya tersimpan inspirasi tentang keberanian menjadi diri sendiri. Di dunia yang sering meminta perempuan untuk tampil tegar dan tanpa cela, ia justru menunjukkan bahwa kelembutan, bahkan kemanjaan, bisa menjadi kekuatan. "Aku nggak perlu jadi orang lain untuk dicintai," ujarnya suatu ketika, sebuah kalimat yang pantas direnungkan siapa saja yang sedang berjuang menemukan jati diri.

Di ujung wawancara, ia kembali memanggil nama suaminya dengan nada yang sama, nada yang telah menjadi ciri khasnya selama bertahun-tahun. Bukan untuk panggung, bukan untuk kamera, melainkan untuk seseorang yang telah memilihnya apa adanya. Dan di situlah letak keindahan sebuah kisah: ketika cinta tidak menuntut perubahan, melainkan merangkul setiap sisi, termasuk suara manja yang selalu setia menemani.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User