Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti kawasan Depok Open Space, Jawa Barat. Puluhan insan pers dari berbagai organisasi profesi berkumpul bersama jajaran Pemerintah Kota Depok dan Polres Metro Depok untuk memanjatkan doa bersama bagi keselamatan lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan.
Aksi solidaritas ini menjadi simbol kepedulian mendalam sekaligus bentuk dukungan moral bagi keluarga korban yang tengah menanti kabar kepastian. Lilin-lilin kecil dinyalakan mengitari panggung terbuka, menemani lantunan doa yang dipanjatkan secara bergantian lintas agama.
Kronologi dan Rangkaian Aksi Solidaritas
Kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas jurnalis lokal bersama pemangku kepentingan setempat ini berlangsung tertib dan sarat pesan kemanusiaan. Berikut alur jalannya aksi solidaritas tersebut:
- Pukul 19.00 WIB – Registrasi dan Pembagian Lilin: Puluhan awak media cetak, televisi, radio, dan daring mulai memadati area Depok Open Space sembari membawa atribut solidaritas pers.
- Pukul 19.30 WIB – Pembacaan Doa Lintas Agama: Perwakilan jurnalis, tokoh agama, serta pejabat Pemkot Depok memimpin doa bersama memohon perlindungan dan keselamatan bagi kelima jurnalis.
- Pukul 20.00 WIB – Orasi Kemanusiaan dan Keselamatan Jurnalis: Sejumlah perwakilan organisasi pers menyampaikan pesan penting mengenai perlindungan kerja bagi para pewarta di lapangan.
- Pukul 20.30 WIB – Tabur Bunga dan Hening Cipta: Seluruh peserta mengheningkan cipta selama tiga menit, diiringi simbolisasi tabur bunga di depan foto rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak.
Menegaskan Pentingnya Perlindungan Profesi Pers
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan komunitas jurnalis menegaskan bahwa profesi pewarta memiliki risiko tinggi, terutama saat meliput di wilayah konflik, bencana alam, maupun investigasi mendalam. Solidaritas ini bukan sekadar doa, melainkan juga seruan terbuka kepada aparat penegak hukum dan pihak berwenang untuk mempercepat proses pelacakan.
"Kami tidak akan berhenti menyuarakan keselamatan kawan-kawan kami. Kebebasan pers dan keselamatan jurnalis adalah harga mati dalam demokrasi. Kami memohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat," ujar salah satu koordinator aksi di lokasi.
Pihak kepolisian dan Pemkot Depok yang hadir turut menyampaikan komitmen mereka dalam mendukung perlindungan kemerdekaan pers serta memberikan empati sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.
Poin Penting Pernyataan Sikap Komunitas Pers
- Akselerasi Pencarian: Mendorong tim SAR dan instansi terkait memaksimalkan operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak.
- Jaminan Keamanan Kerja: Mengingatkan perusahaan media agar selalu membekali jurnalis dengan protokol keselamatan terstandar saat bertugas di medan berisiko.
- Dukungan Terhadap Keluarga: Membuka posko informasi terpadu dan pendampingan psikologis bagi keluarga korban.
Doa bersama ini diakhiri dengan penandatanganan petisi solidaritas di atas kain putih sepanjang sepuluh meter. Komunitas jurnalis berharap titik terang segera muncul sehingga kelima rekan seperjuangan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalankan tugas jurnalistik seperti sedia kala.
Comments (0)