Sep 19, 2026
Hukum

Bawaslu Bali Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Pura Taman Ayun

Komitmen menjaga keasrian Pulau Dewata terus digelorakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali. Tidak hanya fokus mengawal integritas

Bawaslu Bali Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Pura Taman Ayun

Komitmen menjaga keasrian Pulau Dewata terus digelorakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali. Tidak hanya fokus mengawal integritas pemilu dan demokrasi, lembaga pengawas ini membuktikan kepedulian ekologisnya melalui aksi nyata bertajuk JALA Bali (Jaga Alam Bali) edisi keenam yang diselenggarakan di kawasan cagar budaya Pura Taman Ayun, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Kawasan Pura Taman Ayun dipilih bukan tanpa alasan. Kompleks pura bersejarah peninggalan Kerajaan Mengwi ini merupakan bagian integral dari lanskap budaya Bali yang telah diakui sebagai Situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO sejak 2012. Langkah Bawaslu Bali ini menegaskan bahwa nilai-nilai pengawasan beriringan erat dengan kearifan lokal dalam memelihara keseimbangan alam semesta.

Menjaga Demokrasi Sekaligus Merawat Kelestarian Semesta

Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menegaskan bahwa gerakan ramah lingkungan ini adalah manifestasi rasa syukur sekaligus tanggung jawab moral institusi. Terlebih saat ini Bawaslu Provinsi Bali telah menapaki usia ke-13, sedangkan Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota memasuki tahun kedelapan dalam mengabdi kepada masyarakat.

"JALA Bali merupakan upaya kita untuk menjaga lingkungan, menjaga alam Bali. Pertama kali kita lakukan di Klungkung di pantai, kemudian ada unsur gunung di Karangasem, estuari di Pura Narmada Denpasar, dan sekarang waduk di Pura Taman Ayun Badung," ungkap Tirta Suguna.

Tirta Suguna menambahkan bahwa keharmonisan alam merupakan modal fundamental bagi kehidupan masyarakat Bali. Merawat tatanan ekologi sama pentingnya dengan menjaga kedaulatan hak pilih rakyat agar pesta demokrasi berjalan damai dan bermartabat.

Jejak Perjalanan JALA Bali dari Pesisir hingga Cagar Budaya

Pelaksanaan aksi JALA Bali dirancang secara tematik dengan memperhatikan karakter bentang alam di berbagai penjuru Bali. Berikut rekam jejak pelaksanaan kegiatan pelestarian lingkungan tersebut:

  1. Kawasan Pesisir Pantai (Kabupaten Klungkung): Fokus pada pembersihan area pantai serta perlindungan ekosistem laut.
  2. Kawasan Pegunungan (Kabupaten Karangasem): Menitikberatkan pada reboisasi dan penjagaan wilayah hulu sebagai sumber mata air.
  3. Kawasan Estuari (Pura Narmada, Kota Denpasar): Revitalisasi area muara dan pelestarian tanaman mangrove penyangga daratan.
  4. Kawasan Waduk Irigasi (Pura Taman Ayun, Kabupaten Badung): Konservasi daerah tangkapan air dan penataan lanskap warisan budaya dunia.

Kronologi Rangkaian Aksi Hijau di Pura Taman Ayun

Aksi JALA Bali ke-6 ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan staf Bawaslu dengan suasana penuh kekeluargaan dan khidmat. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan:

  • Persembahyangan Bersama: Acara diawali dengan doa bersama di area Mandala Utama guna memohon kelancaran serta keselamatan semesta.
  • Penanaman Pohon Langka: Kegiatan dilanjutkan dengan menanam pohon sandat dan cempaka di area belakang Utama Mandala, dua jenis tanaman beraroma khas yang memiliki nilai sakral dalam tradisi upacara Bali.
  • Pelepasliaran Satwa: Sebanyak tujuh pasang burung dilepaskan secara simbolis di area Jaba Tengah sebagai wujud doa agar ekosistem satwa liar tetap lestari dan seimbang.

Gerakan berkelanjutan ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai elemen masyarakat luas untuk turut aktif menjaga kelestarian alam Bali dari ancaman degradasi lingkungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User