AURA BRI Peduli Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Bogor

Program AURA BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil di Indonesia, kali ini melalui pendampingan

Jul 11, 2026 - 19:54
0 0
AURA BRI Peduli Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Bogor

Program AURA BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil di Indonesia, kali ini melalui pendampingan intensif kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kelompok yang beranggotakan puluhan ibu rumah tangga ini berhasil mengolah komoditas pala menjadi aneka produk bernilai tambah tinggi berkat dukungan pelatihan, permodalan, dan akses pemasaran dari BRI.

Potensi Lokal yang Terabaikan

Bogor dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pala berkualitas di Indonesia. Namun selama bertahun-tahun, hasil panen petani perempuan di Kecamatan Ciampea dan sekitarnya hanya dijual dalam bentuk biji mentah dengan harga sangat rendah ke tengkulak. Minimnya pengetahuan tentang teknik pengolahan dan keterbatasan akses ke pasar modern membuat potensi ekonomi ini nyaris tidak tergarap. Harga jual pala mentah seringkali tidak sebanding dengan biaya perawatan dan panen, sehingga banyak anggota kelompok yang putus asa dan meninggalkan kebun mereka.

Intervensi AURA BRI Peduli: Pelatihan hingga Pendampingan

Pada awal 2025, BRI melalui program AURA (Akselerasi Usaha Rakyat) Peduli menyasar KWT Bina Tani Mysari Pala sebagai salah satu penerima manfaat. Tahapan intervensi tidak sekadar pemberian bantuan dana, melainkan mengikuti alur pengembangan kapasitas yang terstruktur:

  1. Pemetaan Potensi dan Kebutuhan: Tim BRI Peduli bersama pendamping lokal melakukan survei untuk mengidentifikasi masalah utama, yaitu lemahnya keterampilan pengolahan dan ketiadaan merek dagang.
  2. Pelatihan Teknis Olahan Pala: Anggota kelompok diberi pelatihan membuat sirup pala, dodol, manisan, minyak esensial, hingga sabun kesehatan berbasis pala. Pelatihan melibatkan instruktur dari Jurusan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB).
  3. Bantuan Peralatan Produksi: BRI Peduli menyalurkan bantuan berupa mesin pengering, alat destilasi minyak pala, mesin pengemas, dan peralatan dapur higienis untuk meningkatkan volume dan kualitas produksi.
  4. Pendampingan Manajemen Usaha: Kelompok diajarkan pembukuan sederhana, manajemen stok, strategi penetapan harga, dan pengelolaan modal kerja agar usaha berjalan berkelanjutan.
  5. Akses Permodalan Mikro: KWT difasilitasi untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dengan bunga rendah, sehingga modal untuk memperbesar skala produksi tidak lagi menjadi kendala.
  6. Penguatan Pemasaran Digital: Anggota dilatih menggunakan media sosial, marketplace, dan platform e-commerce untuk menjual produk. BRI juga membantu mendapatkan sertifikasi halal dan izin edar BPOM agar produk bisa masuk ke pasar swalayan modern.

Hasil Nyata: Dari Kebun ke Pasar Modern

Dampak program mulai terasa dalam kurun waktu kurang dari setahun. Produk-produk olahan pala KWT Bina Tani Mysari kini tidak hanya dijual di warung-warung sekitar Bogor, tetapi telah menembus beberapa gerai oleh-oleh di pusat perbelanjaan dan dipasarkan secara daring hingga ke luar Pulau Jawa. Omzet bulanan kelompok melonjak hingga 300 persen dibandingkan masa sebelum pendampingan, dari rata-rata Rp5 juta per bulan menjadi lebih dari Rp20 juta. Pendapatan per anggota pun meningkat signifikan, sehingga mampu menopang kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak.

Salah satu anggota, Siti Nurhasanah (42), mengaku perubahan ini sangat berarti. โ€œDulu kami cuma bisa jual pala gelondongan, harganya murah. Sekarang kami bisa bikin sirup dan sabun yang lebih laku. Anak-anak bisa lanjut sekolah, suami juga terbantu,โ€ ungkapnya penuh haru saat ditemui di sela-sela pameran produk unggulan Jawa Barat, pekan lalu.

Dukungan BRI Berbasis Pemberdayaan Perempuan

Program AURA BRI Peduli memang secara khusus menyasar kelompok perempuan di sektor pertanian dan ekonomi kreatif. Direktur Utama BRI Sunarso dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan salah satu pilar utama strategi penciptaan nilai sosial perusahaan. โ€œPerempuan adalah motor penggerak ekonomi keluarga. Ketika kapasitas mereka ditingkatkan, efek bergandanya sangat besar, mulai dari perbaikan gizi, pendidikan anak, hingga stabilitas keuangan rumah tangga,โ€ ujar Sunarso.

Keberlanjutan dan Rencana Pengembangan

Ke depan, BRI Peduli berencana memperluas pola pendampingan ini ke kelompok-kelompok wanita tani lainnya di berbagai sentra pala di Indonesia, seperti di Aceh, Sulawesi Utara, dan Maluku. KWT Bina Tani Mysari dijadikan sebagai model percontohan (pilot project) yang diharapkan bisa direplikasi. Saat ini, kelompok tersebut sedang merintis wisata edukasi kebun pala sebagai sumber pendapatan alternatif sekaligus sarana promosi langsung ke konsumen akhir. Total aset produktif kelompok yang semula hanya berupa beberapa alat tradisional kini telah berkembang menjadi home industry kecil dengan nilai inventaris mencapai Rp150 juta.

Melalui sinergi antara pelatihan teknis, akses modal, dan pembukaan jalur distribusi, AURA BRI Peduli menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas mampu mengubah nasib keluarga petani kecil secara fundamental. Kisah KWT Bina Tani Mysari Pala menjadi bukti nyata bahwa dengan pendampingan yang tepat, potensi lokal sekecil apa pun bisa menjelma menjadi sumber kesejahteraan berkelanjutan.

[SOCIAL_TWEET]: Dari jualan pala mentah ke produk bernilai tambah, kelompok wanita tani di Bogor ini buktikan pendampingan tepat bisa lipatgandakan pendapatan. Keren banget inisiatif AURA BRI Peduli! #PemberdayaanPerempuan #UMKMNaikKelas #BRIPeduli[SOCIAL_TG]: ๐ŸŒฟ KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor kini makin berdaya! Dengan dukungan AURA BRI Peduli, mereka mengolah pala jadi produk bernilai jual tinggi. Omzet naik drastis, hidup lebih sejahtera. Simak perjalanannya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User