AS Roma Ditahan Imbang Sassuolo 1-1 di Olimpico
Pertandingan pekan ke-20 Liga Italia 2025/2026 antara AS Roma menghadapi Sassuolo di Stadio Olimpico, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan sko
Pertandingan pekan ke-20 Liga Italia 2025/2026 antara AS Roma menghadapi Sassuolo di Stadio Olimpico, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 1-1. Hasil ini membuat Giallorossi gagal memangkas jarak dengan empat besar, sementara Sassuolo pulang dengan satu poin berharga dari markas raksasa ibukota.
Babak Pertama: Tekanan Roma, Sassuolo Efektif
Finizio di bawah asuhan Pelatih Roberto Mancini langsung menerapkan pressing tinggi. Serangan dibangun dari sayap dengan Penhendra dan Dybala bergerak leluasa. Namun, Sassuolo yang diasuh oleh Andrea Pirlo menyiapkan blok defensif rendah yang disiplin. Manu Kone, yang menjadi andalan di lini tengah Roma, sering kali dihimpit dua pemain lawan hingga menyulitkan umpan progresif—sebuah pemandangan yang terekam jelas oleh lensa Alberto Pizzoli dari AFP. Meski demikian, Roma mencatat 62% penguasaan bola dan menciptakan empat peluang emas, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Babak Kedua: Gol Cepat dan Balasan Dramatis
Memasuki paruh kedua, Sassuolo mengejutkan publik tuan rumah. Sebuah serangan balik cepat di menit ke-54 diselesaikan oleh Armand Laurienté lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau kiper Roma, Mile Svilar. Tertinggal 0-1, Mancini merespons dengan memasukkan Tommaso Baldanzi dan Sardar Azmoun untuk menambah daya gedor.
Tekanan membabi buta Roma akhirnya berbuah hasil pada menit ke-78. Berawal dari sepak pojok Dybala, terjadi kemelut di muka gawang. Bola muntah disambar Gianluca Mancini dengan sontekan kaki kanan, mengubah skor menjadi 1-1. Bek tengah yang maju membantu serangan itu langsung berlari ke sudut lapangan merayakan gol di hadapan Curva Sud.
“Kami kecolongan, tapi reaksi di 30 menit terakhir sangat luar biasa. Poin ini tetap penting bagi moral tim,” ujar Roberto Mancini dalam konferensi pers usai laga.
Manu Kone Jadi Sorotan
Sorotan utama pertandingan justru tertuju pada Manu Kone. Gelandang asal Prancis itu bertugas sebagai penghubung antarlini sekaligus perusak serangan Sassuolo. Statistik mencatat ia melakukan 5 tekel sukses, 3 intersepsi, dan 87% operan akurat, meski terus menerus dikawal ketat oleh Matheus Henrique dan Luca Lipani. Karena terus dihimpit, ia sempat kehilangan bola dua kali di area berbahaya—salah satunya berujung gol Sassuolo—namun secara keseluruhan, energinya menjadi kunci transisi Roma.
- Jalannya pertandingan: Sassuolo unggul lebih dulu lewat Laurienté (54′), Roma menyamakan kedudukan melalui Mancini (78′).
- Penguasaan bola: AS Roma 62% – Sassuolo 38%.
- Peluang signifikan: Roma 14 (6 tepat sasaran), Sassuolo 5 (2 tepat sasaran).
- Kartu kuning: 3 untuk Roma (Bove, Cristante, Kone), 4 untuk Sassuolo.
Dampak di Klasemen
Dengan hasil imbang ini, AS Roma tertahan di peringkat ke-6 dengan 33 poin dari 20 laga, terpaut 5 poin dari zona Liga Champions yang saat ini ditempati Napoli. Sassuolo naik ke posisi ke-11 dengan 23 poin, menjauh dari ancaman degradasi. Kedua tim akan kembali bertanding pada akhir pekan depan; Roma bertandang ke markas Fiorentina, sementara Sassuolo menjamu Genoa.
[SOCIAL_TWEET]: AS Roma harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Sassuolo 1-1 di Olimpico. Manu Kone terus jadi sorotan karena dihimpit lawan. Akankah Roma kembali ke jalur kemenangan? #ASRoma #SerieA #Sassuolo[SOCIAL_TG]: 🤯 Hasil Liga Italia: AS Roma 1-1 Sassuolo. Drama malam di Roma! Mancini sang penyelamat. Poin penting atau kegagalan?
Comments (0)