Sep 19, 2026
Hukum

ARGENTINA — Peringatan Hari Petinju Kenang Pertarungan Legendaris Firpo Kontra Dempsey

Tanggal 14 September selalu memiliki tempat istimewa dalam lembaran sejarah olahraga dunia, khususnya bagi masyarakat Argentina. Setiap tahunnya, tanggal i

ARGENTINA — Peringatan Hari Petinju Kenang Pertarungan Legendaris Firpo Kontra Dempsey

Tanggal 14 September selalu memiliki tempat istimewa dalam lembaran sejarah olahraga dunia, khususnya bagi masyarakat Argentina. Setiap tahunnya, tanggal ini diperingati secara resmi sebagai Hari Petinju Nasional (Día del Boxeador) di Negeri Tango tersebut. Perayaan ini berakar dari sebuah peristiwa bersejarah yang terjadi lebih dari seabad silam, tepatnya saat berlangsungnya duel legendaris bertajuk "Pertarungan Abad Ini" antara petinju kebanggaan Argentina, Luis Ángel Firpo, melawan juara dunia kelas berat asal Amerika Serikat, Jack Dempsey.

Pertarungan dramatis yang berlangsung di Polo Grounds, New York, pada 14 September 1923 itu menjadi tonggak kebangkitan olahraga tinju di Argentina, sekaligus melahirkan momen paling ikonik dalam sejarah tinju internasional.

Kronologi Detik-Detik Duel Epik di Polo Grounds 1923

Meskipun duel perebutan gelar tersebut hanya berlangsung singkat, yakni selama 3 menit dan 57 detik, tensi dan aksi yang tersaji di atas ring tercatat sebagai salah satu yang paling brutal dan mendebarkan sepanjang masa. Berikut urutan kejadian penting dalam laga bersejarah tersebut:

  1. Ronde Pertama Dimulai dengan Agresif: Begitu bel berbunyi, Dempsey langsung melancarkan serangan bertubi-tubi. Firpo sempat terjatuh hingga tujuh kali di ronde pembuka akibat kombinasi pukulan keras sang juara bertahan.
  2. Pukulan Balasan yang Mengguncang Dunia: Menjelang akhir ronde pertama, Firpo bangkit dan melancarkan pukulan right hand keras tepat ke rahang Dempsey. Pukulan tersebut membuat Dempsey terlempar keluar ring hingga mendarat di meja jurnalis tepi lapangan.
  3. Kontroversi Hitungan Wasit: Dempsey berada di luar ring selama kurang lebih 18 detik dan sempat dibantu naik kembali oleh orang-orang di area pers. Wasit Jack Gallagher menuai kontroversi besar karena tidak menghitung KO Dempsey yang telah melebihi batas waktu 10 detik regulasi.
  4. Penyelesaian di Ronde Kedua: Pada ronde berikutnya, Dempsey yang berhasil memulihkan staminanya kembali mendominasi pertarungan dan akhirnya menganvaskan Firpo hingga wasit menyatakan kemenangan Knockout (KO) untuk Dempsey.
"Momen ketika Firpo melempar Dempsey keluar dari arena ring menjadi simbol keberanian dan daya juang atlet Amerika Latin di kancah internasional."

Warisan Bersejarah dan Dampak bagi Tinju Argentina

Kekalahan Firpo di New York justru disambut sebagai pencapaian luar biasa oleh publik Argentina. Sebelum peristiwa tersebut, olahraga tinju sempat dilarang di Buenos Aires karena dianggap terlalu berbahaya dan ilegal. Namun, aksi heroik Firpo berhasil mengubah pandangan publik serta pemerintah setempat.

Tidak lama setelah pertarungan itu, otoritas Argentina mencabut larangan olahraga tinju dan meresmikan federasi tinju profesional. Sejak saat itulah tanggal 14 September diresmikan sebagai Hari Petinju Nasional untuk menghormati dedikasi serta kontribusi para atlet tinju tanah air.

Catatan Peristiwa Penting Lain pada 14 September

Selain momentum emas di dunia tinju, tanggal 14 September juga mencatat beberapa peristiwa bersejarah dunia lainnya. Pada 14 September 1321, dunia sastra kehilangan salah satu tokoh terbesarnya, penyair legendaris asal Italia Dante Alighieri, pencipta mahakarya epik Divina Commedia yang wafat di Ravenna.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User