Tuchel Tetap Pimpin Timnas Inggris Pasca Gagal ke Final

LONDON – Mimpi Timnas Inggris untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026 harus kandas di babak semifinal setelah takluk 1-2 dari Argentina. Kekalahan ini me

Jul 17, 2026 - 17:56
0 0
Tuchel Tetap Pimpin Timnas Inggris Pasca Gagal ke Final

LONDON – Mimpi Timnas Inggris untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026 harus kandas di babak semifinal setelah takluk 1-2 dari Argentina. Kekalahan ini memicu hujan kritik terhadap pelatih Thomas Tuchel, terutama terkait taktik defensif yang dinilai terlalu hati-hati. Namun, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memastikan posisi Tuchel tetap aman dan akan terus memimpin The Three Lions dalam sisa kontraknya hingga 2028.

Babak Pertama: Argentina Unggul Cepat

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, pada Senin (13/7/2026) malam WIB, dimulai dengan tekanan dari Argentina. Lionel Messi dan kawan-kawan langsung menguasai lini tengah.

  1. Menit ke-12: Lautaro Martínez membuka keunggulan Argentina melalui tembakan kaki kiri yang tak bisa dihalau Jordan Pickford.
  2. Menit ke-28: Inggris menyamakan kedudukan lewat aksi individu Bukayo Saka yang menusuk dari sayap kanan dan melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang Emiliano Martínez.
  3. Menit ke-45+3: Argentina kembali unggul melalui sundulan Julian Álvarez memanfaatkan sepak pojok Rodrigo De Paul. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Inggris Gagal Membalas

Memasuki babak kedua, Tuchel melakukan perubahan dengan memasukkan Marcus Rashford dan Cole Palmer untuk menambah daya gedor. Namun, lini belakang Argentina yang dikomandoi Cristian Romero tetap solid. Inggris mendominasi penguasaan bola (62%) namun hanya mencatatkan 3 tembakan tepat sasaran.

“Kami kurang berani. Seharusnya sejak menit awal kami bermain lebih agresif. Argentina pantas menang karena mereka lebih klinis,” ujar kapten Harry Kane dalam wawancara usai laga.

Kritik Tajam untuk Taktik Tuchel

Kekalahan ini membuat banyak pengamat sepak bola Inggris mempertanyakan keputusan Tuchel. Pendekatan konservatif yang diterapkan saat menghadapi Argentina dianggap sebagai faktor utama kegagalan.

  • Tanpa striker murni: Tuchel memainkan sistem 4-2-3-1 dengan Harry Kane sebagai false nine, yang justru membuat lini depan tumpul.
  • Lini tengah kalah duel: Jude Bellingham dan Declan Rice kewalahan menghadapi trio Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan De Paul.
  • Substitusi terlambat: Rashford dan Palmer baru dimasukkan pada menit ke-60, saat Argentina sudah nyaman dengan tempo permainan.
“Ini adalah kesalahan taktis terbesar Tuchel di turnamen ini. Dia terlalu takut kalah hingga lupa cara menang,” tulis jurnalis olahraga ternama, Peter G. Smith, melalui kolom di The Guardian.

FA Beri Dukungan Penuh

Meski mendapat tekanan, FA melalui CEO Mark Bullingham langsung memberikan pernyataan resmi bahwa posisi Thomas Tuchel tidak dalam bahaya. Kontrak Tuchel yang berlaku sejak Januari 2025 hingga 2028 tetap dihormati.

“Kami sudah melihat progres di bawah Tuchel. Dia membawa Inggris ke semifinal, hasil terbaik sejak 2018. Keputusan untuk tetap mempertahankannya sudah final,” tegas Bullingham dalam konferensi pers, Selasa (14/7/2026).

Data menunjukkan bahwa sejak ditangani Tuchel, Inggris mencatat 12 kemenangan, 3 imbang, dan hanya 2 kekalahan di semua kompetisi. Salah satu kekalahan itu adalah laga melawan Argentina ini.

Tanggapan Publik dan Media

Media Inggris terbelah. The Daily Mail mengusung tajuk “Tuchel Out?” pada halaman depannya, sementara The Times menulis “FA Beri Kredit untuk Tuchel.” Survei cepat dari Sky Sports menunjukkan 53% responden ingin Tuchel tetap bertahan, sementara 47% ingin perubahan.

Di sisi lain, para pemain kunci seperti Declan Rice dan Jude Bellingham memberikan dukungan terbuka. “Kami percaya penuh pada manajer. Dia yang membawa kami ke sini. Kami akan bangkit di turnamen berikutnya,” ujar Rice.

Jadwal ke Depan: Kualifikasi Euro 2028

Timnas Inggris akan kembali bertanding dalam kualifikasi Piala Eropa 2028 yang dimulai September mendatang. FA menargetkan tampil di final turnamen tersebut sebagai bukti bahwa proyek Tuchel berjalan sesuai rencana.

“Kegagalan di semifinal adalah pukulan keras, tapi bukan akhir segalanya. Kami akan evaluasi dan makin kuat,” pungkas Tuchel dalam konferensi pers.

[SOCIAL_TWEET]: Tuchel tetap aman setelah Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. FA dukung penuh kontrak hingga 2028. Apakah Anda setuju? #ThreeLions #TuchelIn #WorldCup2026[SOCIAL_TG]: 🇬🇧⚽ Inggris gagal ke final! Tuchel dikritik habis-habisan, tapi FA tetap percaya. Kontraknya aman hingga 2028. Bagaimana menurut kalian? #PialaDunia2026

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User