Antusiasme para pencinta musik di Tanah Air kembali memuncak seiring mencuatnya kabar rencana panggung megah musisi global, The Weeknd, yang diprediksi menyambangi Jakarta. Komunitas penggemar setia berjuluk XO di Indonesia mulai ramai membedah dan menyusun perkiraan repertoar lagu alias setlist yang kemungkinan besar akan dibawakan oleh pemilik nama asli Abel Tesfaye tersebut.
Melihat rangkaian tur dunia sang megabintang bertajuk After Hours Til Dawn Tour di berbagai benua sebelumnya, konser The Weeknd selalu menyajikan pertunjukan teatrikal penuh visual distopia dengan transisi lagu yang sangat dinamis dan berenergi tinggi.
Babak Awal: Pembuka Enerjik Bernuansa Sinematik
Berdasarkan pola konser di berbagai stadion internasional, The Weeknd kerap mengawali penampilannya dengan trek bertempo cepat bernuansa synth-pop retro dan R&B futuristik untuk langsung membakar semangat puluhan ribu penonton.
- "Take My Breath" / "Sacrifice" – Menjadi lagu pemanasan dengan ketukan disko elektronik yang langsung mengajak seluruh penonton melompat.
- "Can't Feel My Face" – Hit legendaris pembakar nostalgia awal kejayaan sang artis di kancah musik global.
- "How Do I Make You Love Me?" – Transisi mulus yang menyajikan aransemen vokal falseto khas Abel di atas panggung megah.
"Konser The Weeknd bukan sekadar penampilan musik biasa, melainkan pengalaman sinematik penuh transisi mulus antar-lagu yang membuat penonton serasa larut dalam alur cerita distopia," ujar salah satu perwakilan komunitas musik Jakarta.
Babak Utama: Ledakan Hit Global 'Starboy' dan 'After Hours'
Memasuki pertengahan konser, panggung dipastikan makin memanas ketika deretan karya paling populer sepanjang masa mulai dimainkan. Bagian ini menjadi puncak dari interaksi massal penonton melalui sing-along yang bergemuruh.
- "Starboy" – Karya kolaborasi ikonis bersama Daft Punk yang tidak pernah absen memicu koor massal di setiap stadion.
- "Heartless" dan "Often" – Membawa kembali akar genre gelap R&B yang kental dengan sentuhan bass bertenaga.
- "Save Your Tears" – Anthem emosional yang menjadi salah satu lagu paling ditunggu oleh jutaan pendengar di Indonesia.
- "Blinding Lights" – Lagu pemecah rekor tangga lagu dunia yang dipastikan diiringi atraksi tata cahaya laser dan kembang api spektakuler.
Babak Nostalgia dan Penutup: Era 'The Hills' yang Menggema
Konser diprediksi akan ditutup dengan deretan trek penuh emosi yang menandai perjalanan panjang kariernya dari era awal hingga proyek terbarunya. Lagu-lagu bernuansa murung nan megah siap menjadi penutup malam yang tak terlupakan.
- "Die For You" – Lagu cinta klasik yang kembali viral secara global dan menjadi lagu wajib untuk dinyanyikan bersama.
- "The Hills" – Hit legendaris bertempo trap berat dengan klimaks dentuman panggung yang luar biasa.
- "Creepin'" atau "Moth to a Flame" – Pilihan penutup kolaborasi populer yang manis untuk mengakhiri konser berdurasi lebih dari 90 menit tersebut.
Bagi para penggemar di Jakarta, menghafal lirik dari sekarang tentu menjadi agenda wajib agar pengalaman menonton konser spektakuler ini terasa kian berkesan saat hari pertunjukan tiba.
Comments (0)