Sep 18, 2026
Hukum

MADRID — Ultras Real Madrid Kecam Aksi Mbappe dan Vinicius

Suasana menjelang pertandingan tandang Real Madrid melawan Elche yang seharusnya diwarnai semangat olahraga, mendadak berubah menjadi panggung kontroversi

MADRID — Ultras Real Madrid Kecam Aksi Mbappe dan Vinicius

Suasana menjelang pertandingan tandang Real Madrid melawan Elche yang seharusnya diwarnai semangat olahraga, mendadak berubah menjadi panggung kontroversi politik dan emosional yang cukup panas. Tiga bintang lapangan hijau, yakni Kylian Mbappé, Vinicius Junior, dan Ibrahima Konaté, kini berada di tengah pusaran kritik tajam dari para pendukung Los Blancos sendiri. Insiden tersebut bermula saat aksi pemanasan pra-pertandingan, di mana ketiganya kedapatan melipat kaos solidaritas yang mereka kenakan sehingga menutupi pesan moral penting yang tercetak di bagian depan.

Pesan yang tertutup tersebut berbunyi “Todos somos caballas”, sebuah frasa dukungan yang ditujukan untuk warga Ceuta—sebuah wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara yang tengah menghadapi situasi sulit. Kata "caballas" sendiri merupakan julukan akrab bagi para penduduk kota tersebut. Keputusan ketiga pemain untuk menutupi tulisan tersebut dengan cara mengangkat separuh kaos mereka langsung memicu gelombang kekecewaan berat, baik di kalangan fans biasa hingga figur-figur berpengaruh dari sayap kanan Spanyol.

Kemarahan Kelompok Ultras dan Tuntutan Maaf

Reaksi paling keras datang dari kelompok suporter garis keras yang dikenal sebagai Real Madrid Ultras Sur. Kelompok pendukung yang sering dikaitkan dengan ideologi radikal ini menyampaikan kecaman terbuka yang sangat menohok atas sikap para pemain di lapangan. Bagi mereka, tindakan melipat kaos tersebut bukan sekadar gesture sepele, melainkan sebuah bentuk ketidakhormatan yang nyata terhadap warga Spanyol yang sedang berjuang.

"Sangat tidak dapat diterima ketika pemain yang mengenakan lambang klub kita dan menerima gaji dari uang para anggota (socio), justru memilih untuk memperlihatkan sikap tidak menghormati warga negara Spanyol yang sedang menderita," tegas pernyataan resmi dari Real Madrid Ultras Sur.

Kelompok ini dengan tegas menuntut agar Mbappé, Vinicius, dan Konaté segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik atas tindakan mereka yang dianggap mencederai nilai-nilai dasar klub.

Ancaman Terhadap Kursi Presiden Florentino Pérez

Kemarahan Ultras Sur ternyata tidak berhenti pada ketiga pemain saja. Posisi Florentino Pérez selaku Presiden Real Madrid turut terancam akibat krisis nilai moral yang dinilai sedang melanda klub raksasa Spanyol tersebut. Kelompok suporter ini mengancam akan menuntut pengunduran diri Pérez jika para pemain tidak memberikan klarifikasi atau permohonan maaf resmi.

"Jika tidak ada permohonan maaf, kami menuntut pengunduran diri Florentino Pérez sebagai sosok yang bertanggung jawab atas hilangnya nilai-nilai dan martabat klub kami. Pertandingan, gelar, dan uang bisa saja hilang atau kalah. Namun ketika Anda kehilangan nilai-nilai dan membiarkan hal seperti ini terjadi, Anda telah kehilangan generasi yang seharusnya melanjutkan sejarah klub," tambah pernyataan keras tersebut.

Analisis Poin Kontroversi di Lapangan

Insiden ini menambah panjang daftar ketegangan antara isu sosial-politik nasional Spanyol dengan dinamika sepak bola profesional. Untuk memahami lebih rincinya krisis ini, berikut adalah gambaran utama dari perseteruan tersebut:

Elemen Kontroversi Keterangan Resmi
Pemain Terlibat Kylian Mbappé, Vinicius Junior, Ibrahima Konaté
Pesan Kaos "Todos somos caballas" (Solidaritas warga Ceuta)
Pihak Mengecam Ultras Sur & Tokoh Politik Sayap Kanan Spanyol
Tuntutan Utama Permohonan maaf atau pengunduran diri Florentino Pérez

Hingga saat ini, publik sepak bola masih menanti bagaimana manajemen Real Madrid dan para pemain yang bersangkutan akan merespons tuntutan berat ini demi meredam gejolak emosional di internal pendukung setia mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User